Mewarnai rambut dapat menjadi salah satu aktivitas yang menarik untuk perempuan. Banyak diantara mereka yang suka bereksperimen dengan warna yang ekstrem. Tetapi tidak sedikit perempuan yang takut akan kerusakan yang ditimbulkan pasca pewarnaan rambut.

Biasanya, setelah pewarnaan rambut banyak perempuan pergi ke salon untuk merawat rambut mereka agar warnanya tetap terjaga dengan indah. Akan tetapi proses inilah yang justru menjadi biang keladi kerusakan rambut.

Jangan khawatir, kami telah merekomendasikan Anda untuk membaca artikel ini agar terhindar dari segala masalah perawatan akibat pewarnaan rambut.

1. Siapkan Rambut Anda

1. Siapkan Rambut Anda
Persiapan memastikan bahwa rambut anda cukup ternutrisi dan terhidrasi.

Jika anda ingin menjaga kesehatan rambut setelah diwarnai, anda harus mulai mempersiapkan rambut anda untuk kerusakan yang disebabkan oleh pewarnaan rambut dari beberapa bulan sebelumnya.

Setidaknya Anda harus memastikan bahwa rambut anda benar-benar sehat, ternutrisi dan terhidrasi. Pastikan rambut Anda dalam kondisi lembab, dua bulan sebelum mengecat rambut. Jika kondisi rambut kering, tandanya Anda harus menunda proses pewarnaan dan harus dengan segera merawat rambut agar menjadi lembab.

Untuk melembabkan rambut yang kering, Anda harus memakai minyak rambut atau masker rambut secara rutin hingga kerusakan rambut berkurang. Pemangkasan ujung rambut yang bercabang juga mempercepat proses pemulihan, agar rambut kemali sehat.

Sedangkan jika Anda adalah orang yang pernah mengecat rambut dan ingin mengganti warna, ada baiknya untuk mengoleskan minyak kelapa sebelum mandi secara berkala, dua bulan sebelum pewarnaan rambut yang baru. Proses ini membantu melembabkan sekaligus melunturkan warna rambut, sehingga warna yang Anda inginkan di kemudian hari dapat terlihat lebih terang.

2. Pilihlah pewarna rambut yang tepat

Membaca komposisi produk adalah cara yang benar untuk membaca kandungan yang terdapat di dalam produk.

Saat Anda mewarnai rambut, sangat penting untuk mendapatkan pewarna dan pemutih rambut yang baik agar rambut anda tidak terlalu rusak. Jika Anda melakukan pengangkatan warna asli rambut anda dengan pemutih, pastikan Anda mendapatkan developer yang tepat untuk warna rambut Anda. Misalnya, jika Anda menggunakan developer dengan volume 40 untuk warna rambut pirang atau rambut blonde bisa berakibat rambut akan kering karena level volume developer yang terlalu tinggi. Jika rambut anda terang, untuk memulai, pilihlah developer dengan volume 20 atau 30. Namun jika rambut anda gelap dan ingin meningkatkan level rambut menjadi terang, maka sebaiknya dilakukan secara perlahan dan tetap menggunakan developer dengan volume 20 atau 30 saja agar rambut tidak kering dan mudah patah. Gunakan produk pelindung rambut seperti Brazilian bond builder yang akan meminimalkan kerusakan saat anda mengangkat warna rambut. Begitupula dengan pewarna, pilihlah pewarna yang bebas dari bahan kimia keras seperti ammonia.

3. Baca aturan pakai

Membaca petunjuk produk dengan seksama dapat menghindari Anda dari berbagai masalah.

Jika Anda berniat mewarnai sendiri rambut anda di rumah, alangkah lebih baik jika Anda melakukan pengujian terlebih dahulu pada rambut bagian dalam yang tidak terlihat. Baca instruksi dengan seksama dan pastikan bahwa anda tidak melewatkan proses apapun, sehingga

pemutih ataupun pewarna rambut pada saat akan digunakan. Akan lebih baik jika meminta seseorang membantu anda.

4. Jangan terburu-buru mencuci rambut

Beri jarak waktu yang tepat ketika ingin membersihkan rambut.

Biasakan mencuci rambut dua hari sekali, karena hal ini akan membantu warna terserap dengan baik. Semakin sering rambut dikeramas, tandanya semakin cepat semir rambut luntur. Selain itu, jika Anda terlalu sering keramas artinya Anda menghilangkan minyak alami dari kulit kepala yang bisa saja melindungi batang rambut.

5. Memangkas rambut rusak

Memangkas rambut adalah salah satu cara untuk menjaga kesehatan rambut.

Memangkas kerusakan pada rambut adalah suatu ide terbaik setelah melalui berbagai proses. Kerusakan rambut setelah diwarnai memang tidak dapat dihindari, dan dengan memangkas pada ujung-ujung rambut akan membuat kerusakan ini tidak menyebar. Jika anda merubah warna rambut dari dark brunette ke platinum blonde, bersiaplah untuk memotong rambut anda lebih panjang.

6. Pilih produk yang tepat

6. Pilih Produk yang Tepat
Sampo bebas sulfat tidak meninggalkan residu yang dapat mengubah warna rambut anda.

Rambut setelah diwarnai menjadi rentan terhadap kerusakan dan warnalebih cepat luntur. Untuk memastikan bahwa warna bertahan lebih lama dan rambut anda tetap sehat, sangat penting untuk menggunakan beberapa produk pelindung warna yang baik. Shampo dan kondisioner pelindung warna yang khusus untuk melindungi warna dari lapisan pelindung di atas batang rambut, membantu mencegah warna dari kerusakan. Jika sebagian besar shampo pelindung warna bekerja untuk warna rambut bernuansa hangat, maka pilihlah shampo pelindung warna yang bebas sulfat jika Anda memiliki warna rambut yang bernuansa dingin.

Sampo bebas sulfat selalu menjadi pilihan terbaik karena tidak menghilangkan minyak alami dari rambut Anda dan juga tidak meninggalkan endapan, yang dapat mengubah warna rambut anda.

7. Bilas dengan air dingin

Mencuci rambut dengan air panas menyebabkan kutikula di lapisan luar batang rambut terangkat. Proses tersebut menyebabkan rambut menjadi kering dan rentan terhadap masalah rambut. Maka dari itu, kami sarankan Anda untuk tetap membersihkan rambut dengan air dingin.

Air dingin mengikat kutikula Anda, mengendalikan rambut kering dan mempertahankan warna batang rambut. Jika Anda tidak terbiasa mandi dengan air dingin, bilas rambut Anda dengan air dingin setelah mandi dengan air hangat.

8. Gunakan Sampo Kering Tanpa Dibilas

Meskipun Anda masih dapat membilas rambut anda di sela-sela mandi, menggunakan sampo kering yang berkualitas adalah cara yang baik untuk mengurangi waktu mencuci rambut anda.

9. Gunakan Kondisioner Tanpa Bilas

Kondisioner tanpa bilas mengandung silikon yang membentuk lapisan pelindung di atas batang rambut. Hal ini membantu meminimalkan kerusakan akibat sinar matahari dan menenangkan rambut setelah diwarnai agar tidak menjadi kering. Kondisioner tanpa bilas juga membantu melindungi rambut anda dari kerusakan yang disebabkan oleh alat-alat penata rambut yang mengandung panas.

11. Pilih shampo bebas deterjen

Meskipun membersihkan rambut menggunakan sampo dengan detergen setidaknya sebulan sekali menjaga kesehatan rambut anda, akan tetapi jangan gunakan perawatan ini segera setelah anda selesai mewarnai rambut anda. Kandungan detergen yang keras dan kuat tidak hanya akan menghapus warna rambut yang baru akan tetapi juga membuat rambut anda terasa seperti jerami. Akan lebih baik untuk menghentikan dulu penggunaan clarifying shampoo sampai rambut anda kembali sehat dan warnanya telah sedikit memudar.

12. Masker alami buah-buahan

12. Hidrasi Rambut Anda dengan Masker Rambut
Gunakan masker ini pada akar hingga ujung rambut.

Kehilangan kelembaban dan kekeringan sering terjadi pada rambut setelah diwarnai. Satu-satunya cara untuk mengatasi masalah ini adalah melembabkan rambut Anda dengan perawatan conditioning yang meliputi pencucian rambut, mengoleskan rambut dengan minyak dan mengaplikasikan minyak rambut dengan bahan-bahan alami.

Bahan yang dibutuhkan:

  • 1/2 buah alpukat
  • 1 buah pisang
  • 1 sdm minyak zaitun

Waktu yang dibutuhkan: 1 jam

Tahap pembuatan masker dan perawatan rambut:

  1. Haluskan alpukat dan pisang dengan cara ditumbuk sampai keduanya benar-benar halus tanpa gumpalan. Saat menghaluskan pisang dan alpukat, tambahkan minyak zaitun dan aduk sampai rata.
  2. Gunakan masker alpukat dan pisang pada rambut Anda dari akar hingga ujung rambut.
  3. Setelah rambut anda sudah tertutup oleh masker, bungkus rambut anda dan diamkan selama sekitar satu jam.
  4. Lanjutkan dengan membilas rambut dengan shampo ringan bebas sulfat dan air dingin. Lakukan perawatan masker ini seminggu sekali.

Campuran alpukat dan pisang bermanfaat untuk melembutkan batang rambut. Perawatan ini membantu mengurangi rambut kusut, memperbaiki kerusakan rambut yang kering, dan mempertahankan kelembapan kulit kepala.

13. Berikan rambut Anda protein

Telur yang kaya protein dapat menjadi masker rambut yang manjur untuk mengobati kerusakan rambut.

Rambut yang diwarnai acap kali melunturkan struktur rambut sehingga zat protein yang menemepel juga hilang. Masalahnya jika protein itu luntur, batang rambut perlahan akan rusak, kering dan mudah patah. Untuk menanggulangi kerusakan itu, ada baiknya memberi nutrisi rambut dengan protein.

Meski telah banyak produk protein rambut yang dijual di pasaran, akan tetapi kami tetap merekomendasikan Anda untuk membuat ramuan protein alami agar terhindar dari zat-zat kimia yang mungkin akan memberi masalah baru pada rambut.

Bahan yang dibutuhkan:

  • 1 buah telur
  • 2 sdm mayones

Tahap pembuatan masker: 45 menit

Tahap pembuatan masker dan perawatan rambut:

  1. Aduk bahan-bahan tersebut di dalam mangkuk hingga teksturnya halus.
  2. Aplikasikan masker tersebut pada rambut yang kering. Prioritaskan masker ini ke bagian ujung bawah rambut agar rambut yang kering dapat ternutrisi dengan baik.
  3. Setelah semua rambut tertutup dengan masker, diamkan masker tersebut menempel ke rambut Anda selama 45 menit. Pada saat itulah masker bekerja menutrisi rambut.
  4. Lanjutkan dengan mencuci rambut Anda menggunakan shampo ringan bebas sulfat dan air dingin. Lakukan proses perawatan ini seminggu sekali.

Telur mengandung protein yang tinggi dan dapat membantu menyuburkan rambut, Sementara itu mayones membantu menutrisi rambut kering dan menghaluskan rambut yang kusut.

14. Minyak rambut

Mengaplikasikan minyak rambut dapat membantu melembabkan rambut dan menjaga elastisitas batang rambut.

Minyak rambut bisa sangat membantu meningkatkan kesehatan rambut yang rusak, maka dari itu mengaplikasikan minyak rambut secara teratur adalah elemen penting untuk merawat rambut. Mengaplikasikan minyak rambut dapat dilakukan sebelum keramas atau sebelum tidur dan membersihkannya di esok hari.

Waktu perawatan dengan minyak dapat disesuaikan dengan kegiatan Anda, akan tetapi kami menekankan Anda agar jangan sampai melewatkan tahapan ini.

Bahan yang dibutuhkan:

2-3 sdm minyak nabati seperti minyak kelapa, minyak zaitun, minyak jojoba, dsb (pilih salah satu sesuai keinginan).

Waktu yang dibutuhkan: 45 menit

Proses pengolesan minyak dan perawatan rambut:

  1. Panaskan minyak selama beberapa detik sampai sedikit hangat.
  2. Oles minyak hangat ke kulit kepala dan pijat ke arah ujung  rambut anda. Fokuskan pada ujung rambut karena pada bagian ujung rambut inilah bagian yang paling sering bermasalah.
  3. Setelah rambut dan kulit kepala selesai diminyaki, biarkan minyak meresap pada rambut sekitar 30-45 menit. Atau Anda bisa membiarkannya selama semalaman. Biasakan mengulangi proses perawatan ini 2-3 kali seminggu.

Minyak membantu mengikatkan nutrisi dan kelembaban yang ada di rambut anda. Mereka juga membentuk lapisan pelindung di rambut anda, yang melindunginya dari sinar matahari dan kerusakan suhu panas.

15. Puasa alat pemanas rambut

Sinar matahari sebenarnya sudah bisa merusak rambut, akan tetapi jangan biarkan rambut Anda bertambah rusak karena panas karena hairdryer atau alat catok.

Untuk tips yang satu ini cukup sederhana. Semua orang tahu bahwa sering menggunakan alat penata rambut bersuhu panas dapat menyebabkan kerusakan pada rambut. Cobalah untuk mengurangi penggunaan alat penata rambut yang bersuhu panas pada rambut setelah diwarnai.

Biarkan rambut Anda kering dengan kipas sate daripada kering karena hairdryer. Jika proses mengeringkan rambut dengan kipas sate dirasa terlalu lama, Anda bisa mengganti hairdryer panas dengan yang dingin. Saat ini, banyak produk hairdryer kian berinovasi dengan suhu angin yang tidak terlalu panas sehingga dapat meminimalisir kerusakan rambut.

Hindari penggunaan catok rambut yang membuat rambut semakin rusak. Gantilah alat catok dengan rol rambut, agar bentuk rambut bergelombang sempurna tanpa energi panas.

16. Persiapkan sebelum berenang

16. Persiapkan Sebelum Berenang
selalu kenakan topi renang yang mencegah air kolam merembas memasuki rambut anda.

Klorin dalam kolam renang dapat membuat rambut anda kotor, kusam dan rapuh. Untuk mengantisipasi zat klorin meresap ke rambut, selalu kenakan topi renang yang mencegah air merembas memasuki rambut.

Untuk beberapa perlindungan tambahan, gunakan kondisioner tanpa bilas atau beberapa minyak kelapa yang dapat melapisi rambut agar terhindar dari air klorin.

17. Pangkas rambut secara teratur

Memangkas rambut secara teratur dapat meningkatkan kesehatan rambut, karena proses inilah yang dapat menghilangkan rambut bercabang.

Ujung rambut bagian bawah sangat rentan akan kerusakan rambut akibat panas matahari atau hairdyer yang berlebihan.

Sekarang saat anda tahu bagaimana merawat rambut setelah diwarnai, apa yang anda tunggu? Ikutilah tips sederhana ini yang dapat memulihkan dan menjaga kesehatan rambut berwarna anda. Gunakan tips ini sebagai panduan saat anda akan bereksperimen pada rambut anda berikutnya. Beri tahu kami apa saja yang anda miliki untuk rambut anda di bagian komentar di bawah ini.