Mencukur rambut adalah kegiatan rutin pria dan wanita. Baik pertumbuhan rambut di area yang terlihat, seperti kumis dan jenggot, atau di area yang tidak terlihat, seperti ketiak dan daerah V kewanitaan. Namun, setelah mencukur umumnya akan timbul benjolan-benjolan merah di kulit akibat penggunaan alat cukur. Anda pernah mengalami hal ini? Jika iya, Anda perlu menyimak informasi berikut ini.

Secara medis kondisi kulit benjol ini disebut sebagai Pseudodolliculitis Barae dan ada yang menyebutnya pula barber’s itch. Iritasi kulit ini disebabkan oleh reaksi kulit yang timbul ketika rambut dicukur dari tubuh, terutama dari daerah sensitif yang mengalami pertumbuhan rambut keriting. Karena pertumbuhan rambut keriting tersebut, rambut yang kembali tumbuh setelah dicukur cenderung melengkung ke dalam folikel. Ketika dicukur maka akan menyebabkan peradangan, infeksi, nyeri, gatal, dan kemerahan pada kulit. Dalam kondisi tertentu juga dapat menyebabkan jerawat, pustula, jaringan parut, dan penyakit kulit lainnya. Penggunaan produk pencabut rambut dan sejenisnya dapat membantu mencegah munculnya kulit benjol (1, 2).

Cara Mengatasi Kulit Benjol Setelah Mencukur

  1. Lidah buaya
  2. Tea tree oil
  3. Witch hazel
  4. Madu
  5. Cuka apel
  6. Deodorant
  7. Jus lemon
  8. Baking soda
  9. Alkohol gosok
  10. Pasta aspirin
  11. Castor oil
  12. Teh putih
  13. Teh hitam
  14. Kompres dingin / hangat
  15. Tepung jagung/ tepung maizena
  16. Bedak bayi
  17. Minyak kelapa
  18. Pasta stroberi
  19. Sugar scrub
  20. Oatmeal
  21. Timun dan susu
  22. Minyak atsiri
  23. Krim hydrocortisone
  24. Krim glikolat
  25. Krim antibakteri
  26. Retin A cream
  27. Tawas padat
  28. Tips saat mencukur rambut

1. Lidah Buaya

LIdah buaya dapat membantu menghilangkan benjolan akibat pisau cukur.

Bahan

Gel lidah buaya segar

Langkah-langkah

  1. Ambil ekstrak gel lidah buaya secukupnya dan oleskan pada daerah kulit yang terinfeksi.
  2. Diamkan hingga mengering beberapa menit.
  3. Bilas dengan air dingin dan keringkan.

Dosis Penggunaan

Anda dapat mengulangi perawatan ini dua hingga tiga kali sehari.

Khasiat

Lidah buaya adalah alternatif terbaik untuk menyingkirkan benjolan pada kulit. Gel ini dapat mengurangi peradangan dan iritasi kulit. Kandungan mucopolysaccharides dalam lidah buaya membantu melembabkan kulit. Komponen antivirus dan antiseptik dalam gel ini akan mencegah perkembangan infeksi di bagian kulit yang benjol (3).

2. Tea Tree Oli

Tea tree oil dapat mengurangi pembengkakan pada kulit benjol.

Bahan

  • Beberapa tetes tea tree oil
  • 1 sendok makan minyak zaitun

Langkah-langkah

  1. Campurkan tea tree oil dan minyak zaitun dan gunakan pada benjolan di kulit.
  2. Biarkan selama 10-15 menit.
  3. Bilas dengan air hangat.

Dosis Penggunaan

Lakukan perawatan ini 2 kali sehari hingga kulit tidak lagi merah dan berbenjol.

Khasiat

Kandungan sifat antimikroba, antioksidan, dan anti-inflamasi dalam tea tree oil dapat membantu mengurangi pembengkakan kulit akibat pisau cukur. Minyak ini juga dapat mengobati infeksi berkepanjangan akibat kulit benjol (4).

3. Witch Hazel

Witch hazel dapat mengobati kulit benjol akubat pisau cukur.

Bahan

Beberapa tetes ekstrak wtich hazel

Langkah-langkah

  1. Oleskan minyak ini langsung pada area yang terkena dan biarkan hingga mengering.
  2. Diamkan dan tidak perlu dicuci kembali.

Dosis Penggunaan

Gunakan witch hazel dua atau tiga kali sehari.

Khasiat

Tanin dalam witch hazel berguna sebagai astringen yang dapat menghilangkan kemerahan, peradangan kulit, dan bersifat antibakteri (5).

4. Madu

Kandungan humektan dan emolien dalam madu efektif mengatasi kulit benjol.

Bahan

  • 1/2 sendok teh madu
  • 1 sendok makan yogurt tawar

Langkah-langkah

  1. Campurkan dua bahan tersebut, kemudian oleskan pada kulit yang terluka akibat pisau cukur.
  2. Diamkan hingga mengering selama 15 menit.
  3. Bilas dengan air hangat.

Dosis Penggunaan

Ulangi perawatan ini 2 kali sehari.

Khasiat

Madu bersifat humektan dan emolien yang sangat baik untuk menenangkan dan melembabkan kulit. Sifat antibakteri dalam madu juga baik untuk mengatasi kulit yang benjol (6). Selain madu, yogurt juga efektif menghilangkan benjolan akibat pisau cukur. Yogurt akan menenangkan iritasi dan mengurangi rasa gatal serta kemerahan (7).

5. Cuka Apel

Sari cuka apel dapat mengurangi pembengkakan pada kulit yang benjol akibat bercukur.

Bahan

  • Sari cuka apel
  • Bola kapas

Langkah-langkah

  1. Celupkan bola kapas dalam cuka dan oleskan pada bagian kulit yang menonjol.
  2. Diamkan hingga mengering dengan sendirinya.

Dosis Penggunaan

Gunakan cuka apel ini 3-4 kali sehari.

Khasiat

Sari cuka apel memiliki beragam manfaat yang baik bagi kesehatan, salah satunya adalah menyingkirkan kulit yang benjol akibat pisau cukur. Kandungan sifat antimikroba dan anti-inflamasi dalam cuka ini efektif menghilangkan pembengkakan dan gatal serta membunuh bakteri pada area sekitar kulit (8).

Perhatian

Jika Anda memiliki kulit sensitif, encerkan sari cuka apel dalam air dengan rasio 1:3.

6. Deodoran

Deodoran akan membuat kulit cepat kering dan menghilangkan bakteri.

Bahan

Deodoran batang

Langkah-langkah

Setelah Anda mencukur, bersihkan area kulit dan gosokkan deodoran batang ke area tersebut.

Dosis Penggunaan

Gunakan deodoran setiap kali Anda bercukur.

Khasiat

Deodoran akan membuat area yang dicukur menjadi lebih cepat kering dan membebaskan kulit dari bakteri (9). Deodoran juga akan mencegah radang dan perkembangan timbulnya tonjolan akibat pisau cukur. Anda juga dapat menggunakan deodoran di sekitar daerah V.

Perhatian

Jangan menggunakan deodoran gel, cair, atau semprot.

7. Jus Lemon

Kandungan sifat antibakteri dan antijamur dalam jus lemon dapat mengurangi benjol pada kulit.

Bahan

  • Jus lemon
  • Bola kapas

Langkah-langkah

  1. Tempelkan jus lemon di bagian kulit dengan bantuan bola kapas.
  2. Biarkan hingga mengering.
  3. Setelah kering, bersihkan dengan air hangat.

Dosis Penggunaan

Ulangi pemakaian setiap kali Anda bercukur untuk mencegah kulit benjol akibat pisau cukur.

Khasiat

Sifat asam yang dimiliki lemon ternyata mengandung antibakteri dan antijamur yang baik bagi kulit. Menggunakan air lemon pada kulit yang benjol akan membunuh mikroba di area sekitar kulit dan membantu menyembuhkan dengan cepat. Lemon juga dapat mencerahkan kulit dan mengurangi jaringan kulit parut (10).

8. Baking Soda

Baking soda dapat mencegah kulit teriritasi akibat pisau cukur.

Bahan

  • 1 sendok makan soda kue
  • Secangkir air
  • Bola kapas

Langkah-langkah

  1. Campurkan soda kue ke dalam air dan gunakan air ini ke area yang terkena menggunakan bola kapas.
  2. Diamkan hingga mengering selama beberapa menit.
  3. Jika sudah, bilas dengan air dingin.

Dosis Penggunaan

Ulangi perawatan ini 2-3 kali sehari.

Khasiat

Baking soda merupakan anti-inflamasi alami yang baik untuk membantu kulit yang iritasi akibat pisau cukur. Soda kue juga dapat menetralisir pH dalam kulit serta efektif membunuh bakteri (11).

9. Alkohol Gosok

Alkohol adalah disinfektan yang baik untuk menghilangkan kulit benjol akibat bercukur.

Bahan

  • 1 sendok makan alkohol gosok
  • Bola kapas

Langkah-langkah

  1. Oleskan alkohol pada kulit yang benjol akibat pisau cukur dengan menggunakan bola kapas.
  2. Biarkan hingga mengering.

Dosis Penggunaan

Gunakan alkohol 2 kali sehari hingga kulit Anda menjadi lebih baik.

Khasiat

Alkohol merupakan disinfektan yang baik untuk mengatasi masalah kulit. Alkohol gosok dapat membunuh mikroba yang ada di area kulit benjol dan membantu penyembuhan kulit lebih cepat (12).

10. Pasta Aspirin

Aspirin bekerja dengan cepat dan efisien untuk menghilangkan kulit benjol.

Bahan

  • 4-5 tablet aspirin
  • Air

Langkah-langkah

  1. Hancurkan tablet aspirin dan campur dengan air hingga berbentuk pasta.
  2. Oleskan pasta ini pada area yang terinfeksi dan biarkan mengering selama 10-12 menit.
  3. Bilas dengan air hangat.

Dosis Penggunaan

Ulangi penggunaan pasta ini sekali atau dua kali sehari.

Khasiat

Aspirin dapat bekerja secara cepat dan efisien untuk mengatasi kulit yang benjol akibat bercukur. Sifat anti-peradangan yang ada dalam aspirin efektif menyembuhkan kulit benjol (13).

11. Castor Oil

Minyak jarak dapat mengangkat sel kulit mati dan membunuh bakteri pada area kulit benjol.

Bahan

Beberapa tetes minyak jarak

Langkah-langkah

  1. Bersihkan area kulit yang terinfeksi dengan lembut, kemudian oleskan minyak jarak di atasnya dengan gerakan memijat yang lembut.
  2. Diamkan hingga kering dan jangan menyeka atau membersihkan minyak.

Dosis Penggunaan

Ulangi perawatan ini 2 kali sehari.

Khasiat

Minyak jarak efektif untuk menjaga kulit, mengangkat sel-sel kulit mati, dan membunuh bakteri. Kandungan antioksidan dalam Castor oil juga membantu meringankan bekas luka yang telah lama berbekas dan dapat menyembuhkan kulit (14, 15, 16).

12. Teh Putih

Asam tannic dalam teh putih sangat baik untuk menghilangkan pembengkakan pada kulit.

Bahan

1 kantong teh putih

Langkah-langkah

  1. Celupkan kantong teh putih ke dalam secangkir air hangat.
  2. Jika sudah, saring airnya.
  3. Ambil kantong teh dan tempelkan pada area kulit yang benjol selama 2 menit.
  4. Diamkan hingga kantong mengering.

Dosis Penggunaan

Ulangi perawatan ini 2 kali sehari.

Khasiat

Teh putih mengandung asam tannic yang berperan sebagai agen anti-inflamasi alami. Menggunakan kantong teh putih secara teratur pada kulit dapat mengurangi pembengkakan dan nyeri (17).

13. Teh Hitam

Teh hitam adalah astringen alami yang baik untuk kulit benjol akibat pisau cukur.

Bahan

1 kantong teh hitam

Langkah-langkah

  1. Basahi kantong teh dan simpan di kulkas selama 10 menit.
  2. Oleskan kantong teh di area kulit selama sekitar 5 menit.
  3. Bilas dengan air dingin dan keringkan.
  4. Oleskan pelembab medis (jika digunakan di area V).

Dosis Penggunaan

Lakukan perawatan ini 4-5 kali sehari.

Khasiat

Tanin dalam teh hitam merupakan astringen alami yang baik untuk membantu mengurangi pembengkakan, kemerahan, dan nyeri (18). Kantong teh yang didinginkan membantu menenangkan benjolan yang gatal setelah mencukur.

14. Kompres Dingin / Hangat

Bahan

  • Handuk
  • Semangkuk air hangat
  • Semangkuk air dingin

Langkah-langkah

  1. Untuk kompres dingin, celupkan handuk ke dalam mangkuk berisi air dingin.
  2. Dengan lembut peras air dan oleskan handuk pada area kulit yang terkena selama sekitar 1 menit.
  3. Ulangi tahap mengompres sekitar 5 kali.
  4. Untuk kompres panas, celupkan handuk ke dalam mangkuk air panas atau hangat dan oleskan pada area kulit selama seitar 2 menit.
  5. Ulangi juga tahap mengompres ini 5 kali.

Dosis Penggunaan

Ulangi kompres panas atau dingin ini 2 kali sehari.

Khasiat

Kompres dingin membantu mengurangi rasa gatal pada kulit benjol akibat pisau cukur dengan mematikan ujung saraf. Menggunakan kompres dingin tepat setelah bercukur dapat membantu mencegah benjolan di kulit. Sedangkan kompres panas dapat membantu mengurangi benjolan dengan membuka pori-pori kulit dan mencegah rambut tumbuh keriting. Kompres panas atau dingin sangat baik untuk melembabkan kulit Anda.

15. Tepung Jagung/ Tepung Maizena

Bahan

  • 2-3 sendok makan maizena
  • Air
  • Bantalan kapas

Langkah-langkah

  1. Campur tepung maizena dan air hingga membuat pasta yang kental.
  2. Oleskan pasta ini pada area kulit yang terdampak.
  3. Diamkan selama 15-20 menit.
  4. Jika sudah bersihkan pasta dengan lembut menggunakan kapas yang sudah dibasahi.
  5. Oleskan pelembab.

Dosis Penggunaan

Lakukan perawatan ini 2 kali sehari atau setelah bercukur untuk mencegah timbulnya kulit berbenjol.

Khasiat

Tepung jagung dapat membantu mengurangi rasa gatal, iritasi, dan kemerahan. Tepung ini dapat memberi lapisan perlindungan setelah mencukur, sehingga dapat mencegah timbulnya kulit yang benjol (19).

16. Bedak Bayi

Bedak bayi efektif dalam mencegah benjolan dan ruam pada kulit.

Bahan

Bedak bayi

Langkah-langkah

Taburkan bedak bayi pada kulit Anda sebelum bercukur.

Dosis Penggunaan

Taburkan bedak bayi setiap kali sebelum Anda hendak bercukur.

Khasiat

Bedak bayi sering digunakan untuk mencegah ruam pada bayi. Formula yang sama ini juga ternyata dapat bekerja secara efektif dalam mencegah benjolan atau ruam pada kulit. Bedak bayi juga dapat membantu untuk menjaga kulit tetap kering dan lembab (20).

17. Minyak Kelapa

Bahan

  • Minyak kelapa
  • Bola kapas

Langkah-langkah

  1. Celupkan bola kapas bersih ke dalam minyak dan oleskan pada area kulit yang terdampak.
  2. Biarkan selama 15 menit.
  3. Bilas dengan air dingin dan keringkan.

Dosis Penggunaan

Ulangi perawatan ini 2 kali sehari.

Khasiat

Minyak kelapa digunakan untuk mengobati berbagai infeksi dan penyakit kulit. Selain melembutkan kulit, minyak kelapa juga dapat mengurangi peradangan dan kemerahan yang timbul akibat iritasi kulit benjol setelah bercukur. Minyak kelapa dapat menyembuhkan area kulit tersebut dengan cepat (21).

18. Pasta Stroberi

Stroberi dapat mengeluarkan tacun dan membantu regenerasi sel kulit.

Bahan

  • Buah stroberi secukupnya
  • Cobek dan ulekan

Langkah-langkah

  1. Gunakan ulekan untuk menghancurkan stroberi.
  2. Dinginkan dalam kulkas selama 10 menit.
  3. Oleskan pada area kulit yang terkena.
  4. Biarkan selama sekitar 10 menit.
  5. Bilas dengan air yang agak dingin dan diamkan hingga mengering.
  6. Oleskan pelembab.

Dosis Penggunaan

Ulangi perawatan ini 2 kali sehari.

Khasiat

Stroberi kaya akan vitamin C, asam folat, dan serat. Mikronutrien tersebut dapat membantu mengais radikal bebas, mengeluarkan racun, dan membantu regenerasi sel lebih cepat. Pasta stroberi dapat membantu masalah kulit seperti timbulnya kulit benjol akibat pisau cukur. Stroberi akan membantu mengurangi kemerahan, meregenerasi jaringan sel kulit yang rusak, dan mencegah timbulnya  infeksi kulit (22).

19. Sugar Scrub

Bahan

  • 1 sendok makan gula
  • 1 sendok makan minyak kelapa

Langkah-langkah

  1. Panaskan sedikit minyak kelapa kemudian campurkan gula di dalamnya.
  2. Gosokkan ramuan ini dengan gerakan memutar pada area kulit yang terkena selama 2 menit.
  3. Bersihkan dengan tisu yang bersih dan lembut.

Dosis Penggunaan

Lakukan perawatan ini setiap hari setelah 2 jam sehabis bercukur dan sebelum tidur.

Khasiat

Minyak kepala yang hangat dan campuran gula dapat membantu membuka pori-pori kulit dan membuat rambut tidak lagi tumbuh ke dalam. Minyak ini juga dapat mengurangi pembengkakan, kemerahan, dan rasa sakit di area kulit yang benjol (23).

20. Oatmeal

Kandungan sifat anti-inflamasi dalam oatmeal dapat mengobati kulit benjol akibat pisau cukur.

Bahan

  • 1 sendok makan bubur gandum
  • 1/2 sendok makan yogurt
  • 1 sendok teh madu

Langkah-langkah

  1. Campur semua bahan hingga menjadi pasta.
  2. Oleskan pasta ini pada area kulit yang benjol dan biarkan selama 10 menit.
  3. Cuci bersih dengan air dingin, kemudian keringkan.
  4. Oleskan pelembab.

Dosis Penggunaan

Lakukan perawatan ini 2 kali sehari untuk mendapat hasil yang lebih cepat.

Khasiat

Oatmeal, yogurt, dan madu memiliki sifat anti-inflamasi, antibakteri, dan dapat menenangkan kulit yang benjol akibat pisau cukur (24, 25, 26).

21. Timun dan Susu

Bahan

  • 1 sendok makan timun yang sudah dihaluskan
  • 2 sendok makan susu

Langkah-langkah

  1. Campurkan bubur mentimun dan susu ke dalam mangkuk kecil.
  2. Dinginkan dalam kulkas selama minimal 15 menit.
  3. Oleskan ramuan ini pada area kulit benjol dan biarkan selama 15 menit.
  4. Cuci bersih dengan air dingin.

Dosis Penggunaan

Ulangi penggunaan ramuan ini 2-3 kali setiap hari untuk mendapat hasil yang maksimal.

Khasiat

Susu dan mentimun merupakan bahan alami yang akan membantu mengurangi peradangan, mencegah infeksi bakteri, dan mendinginkan area kulit yang kemerahan (27, 28).

22. Minyak Atsiri

Minyak atsiri dapat membantu mengurangi pembengkakan dan kemerahan pada kulit benjol.

Bahan

  • 1 tetes minyak esensial lavender
  • 1 tetes minyak esensial calendula
  • 1/4 gelas air
  • Bola kapas bersih

Langkah-langkah

  1. Campurkan semua bahan dan dinginkan dalam kulkas selama 15 menit.
  2. Celupkan bola kapas ke dalam campuran dan oleskan pada area kulit yang benjol.
  3. Diamkan selama 10 menit.
  4. Bersihkan dengan tisu bersih yang lembut.

Dosis Penggunaan

Lakukan perawatan ini 3-4 kali sehari hingga Anda mendapat hasil yang diinginkan.

Khasiat

Minyak atsiri dapat membantu menenangkan kulit, mengurangi pembengkakan dan kemerahan, serta melindungi kulit dari kerusakan lebih lanjut yang lebih parah (29).

Obat-Obatan Untuk Mengobati Kulit Benjol Akibat Pisau Cukur

Pemilihan obat tergantung pada kepekaan kulit, sifat pisau cukur, dan teknik yang digunakan saat bercukur. Kulit yang benjol akibat bercukur bisa jadi sangat sakit dan sulit untuk dihilangkan. Anda kini tidak perlu khawatir, karena Anda dapat mencoba beberapa daftar obat di bawah ini untuk menyembuhkan kulit yang iritasi.

23. Krim Hydrocortisone

Bahan

  • 1% krim hidrokortison
  • Kapas

Langkah-langkah

  1. Oleskan krim hidrokortison pada area kulit yang terkena dengan bantuan kapas bersih.
  2. Gunakan sisi kapas yang lain pada area sekitar benjolan untuk mencegah penyebaran infeksi.
  3. Diamkan selama 20 menit.
  4. Cuci bersih dengan air dingin.

Dosis Penggunaan

Ulangi pemakaian obat ini sekali atau dua kali setiap hari tergantung pada intensitas pembengkakan kulit.

Khasiat

Hidrokortison membantu mengurangi pembengkakan, kemerahan, iritasi, dan peradangan dengan menyempitkan pembuluh darah dan membatasi aliran darah ke area kulit yang benjol (30). Krim ini dapat dengan cepat menghilangkan benjolan di kulit akibat pisau cukur.

24. Krim Glikolat

Bahan

  • Krim glikolat
  • Kapas

Langkah-langkah

  1. Oleskan salep dengan lembut pada area kulit yang terkena menggunakan kapas.
  2. Diamkan selama 20 menit.
  3. Cuci bersih dengan air dingin.

Dosis Penggunaan

Ulangi pemakaian ini sekali atau dua kali dalam sehari untuk hasil yang lebih cepat.

Khasiat

Krim glikolat dapat membantu mengurangi perubahan warna kulit, pembengkakan, iritasi, dan memperbaiki jaringan kulit yang keriput akibat benjolan. Salep ini juga membantu mengembalikan tekstur kulit menjadi lebih lembab (31).

25. Krim Antibakteri

Salep antibakteri dapat membantu mencegah terjadinya penyebaran infeksi akibat bakteri.

Bahan

  • Krim antibakteri sesuai pilihan Anda
  • Kapas

Langkah-langkah

  1. Oleskan sedikit krim antibakteri dengan lembut pada daerah kulit yang terkena menggunakan kapas bersih.
  2. Biarkan selama 20-30 menit.
  3. Gunakan kapas yang masih bersih untuk menghapus salep.

Dosis Penggunaan

Ulangi pemakaian salep ini 2 kali sehari.

Khasiat

Gumpalan benjolan di ketiak sering menyebabkan kerusakan jaringan kulit dan dapat menyebabkan infeksi bakteri yang berbahaya. Keadaan ini dapat diperburuk dengan munculnya kulit kemerahan dan bengkak. Antibakteri dalam salep dapat membantu mencegah terjadinya penyebaran infeksi bakteri (32).

26. Retin A Cream

Bahan

  • Retin A cream secukupnya
  • Kapas

Langkah-langkah

  1. Oleskan sedikit Retin A cream pada kapas.
  2. Tempelkan kapas pada area kulit yang benjol.
  3. Biarkan selama 20 menit.
  4. Bersihkan dengan bantuan kertas tisu yang bersih dan lembut.

Dosis Penggunaan

Ulangi penggunaan salep ini 2-3 kali sehari.

Khasiat

Retin krim mengandung retinoid yang dapat membantu menyembuhkan kerusakan jaringan kulit dan memperbaiki tekstur kulit. Krim ini secara efektif membantu meratakan kulit yang benjol akibat pisau cukur (33).

Peringatan

Ibu hamil dan menyusui dilarang menggunakan krim ini.

27. Tawas Padat

Bahan

Tawas padat secukupnya

Langkah-langkah

Gosok area kulit yang terkena menggunakan tawas.

Dosis Penggunaan

Ualngi perawatan ini hanya ketika selesai bercukur.

Khasiat

Tawas memiliki sifat antiseptik yang baik untuk mencegah penyebaran infeksi dan menutup pori-pori kulit. Tawas juga dapat membantu mencegah pendarahan dan munculnya jaringan parut pada kulit (34).

28. Tips Saat Mencukur Rambut

Beberapa tips berikut ini dapat ditiru sebelum Anda hendak bercukur.
  • Kenakan Pakaian yang Nyaman

Kulit benjol bisa menyebar jika Anda tidak memakai pakaian dalam yang nyaman. Pakaian dalam yang terbuat dari serat alami akan membantu kulit Anda bernafas lebih bebas. Sedangkan pakaian sintetis akan memudahkan kulit berkeringat dan menyebabkan bakteri mudah berkembang.

  • Jangan Menggaruk Kulit yang Benjol

Benjolan ini umumnya menyerupai jerawat, tetapi sebenarnya termasuk dalam iritasi kulit. Oleh karena itu, gumpalan benjol ini tidak boleh sembarang dicakar atau digaruk karena dapat menyebabkan infeksi dan jaringan parut di teluk. Hindari juga mencukur di daerah yang terkena benjolan untuk mencegahnya terus menyebar.

  • Hindari Pisau Dukur yang Tua dan Kotor

Pisau cukur lama dan kotor mengandung mikroba dan dapat menyebabkan infeksi di daerah kulit sensitif. Selain itu, alat cukur lama juga dapat membuat kulit Anda lebih rentan terluka. Oleh karena itu, solusi terbaik adalah menggunakan pisau baru setiap kali Anda bercukur.

  • Gunakan Pinset yang Didesinfeksi

Pinset tipis yang didesinfeksi juga dapat digunakan untuk menarik keluar atau melepaskan rambut ekstra-folik lembut yang berasal dari dalam kulit, sehingga dapat menghambat timbulnya benjolan pada kulit.

  • Siram Rambut dengan Air Hangat

Melembutkan rambut dengan air hangat sebelum mencukur akan mencegah terbentuknya benjolan akibat gesekan pisau cukur.

  • Jangan Mencukur Melawan Arah Pertumbuhan Rambut

Mencukur berlawanan arah dengan pertumbuhan rambut dapat menyebabkan rambut menjadi tumbuh ke dalam, kulit iritasi, dan benjolan di kulit. Selalu gerakkan pisau cukur ke arah pertumbuhan rambut dan jangan menekannya terlalu keras.

  • Jangan Mencukur Terlalu Sering

Mencukur terlalu sering dapat menyebabkan kulit meradang, gatal, dan merah. Hal ini dapat menyebabkan penyebaran bakteri dan menyebabkan benjolan di kulit yang menyakitkan. Sebaiknya biarkan rambut tumbuh alami dan bercukur ketika sudah lebat.

  • Gunakan Pelembab untuk Rambut

Jika rambut sudah lebat, gunakan pelembab untuk melembutkan folikel rambut. Hal ini akan mencegah Anda menekan pisau cukur terlalu keras sehingga dapat mencegah timbulnya kulit benjol.

  • Gunakan Krim Cukur untuk Menghindari Kuman

Mencukur dapat menyebabkan folikel rambut terbuka atau menyebabkan kerusakan pada jaringan kulit. Hal ini dapat menyebabkan kuman masuk ke tubuh dan menyebabkan infeksi. Untuk menghindari hal ini, gunakan lotion cukur untuk mendisinfeksi area kulit setelah bercukur.

  • Gunakan Krim Perontok Rambut

Krim penghilang rambut mengandung bahan kimia yang dapat membantu mengeluarkan bulu yang ada di kulit. Krim ini juga dengan lembut menghilangkan rambut tanpa membuat kulit menjadi kasar, sehingga membantu menghindari timbulnya benjolan di kulit.

  • Scrubbing atau Pengelupasan Kulit

Scrubbing atau pengelupasan kulit membantu menghilangkan kotoran, mikroba, dan mengangkat kulit mati. Hal ini dapat meminimalisir efek samping setelah bercukur. Lakukan scrubbing secara teratur untuk menghindari kulit benjol.

  • Gunakan Alkohol pada Kulit Benjol

Alkohol dapat digunakan untuk mencuci pisau cukur sebelum dan sesudah bercukur. Hal ini akan membantu mencegah penyebaran kuman dan infeksi.

Semoga informasi tadi dapat berguna untuk menyingkirkan benjolan di kulit akibat pisau cukur. Solusi mana yang pernah Anda coba sebelumnya? Mana yang paling berhasil menurut Anda? Bagikan komentar Anda di kolom komentar di bawah ini.

Tanya Jawab

Q: Apakah benjolan di kulit dapat hilang secara alami? Jika iya, berapa lama?

A: Benjolan di kulit paling lama dapat hilang selama seminggu sampai 15 hari. Namun, periode ini bisa lebih lama atau cepat tergantung pada jenis dan kebersihan kulit Anda. Dianjurkan untuk melakukan pengobatan sederhana di rumah untuk mempercepat hilangnya benjolan dan mencegah infeksi.

Q: Mengapa pusau cukur dapat menyebabkan kulit benjol dan rasa gatal?

A: Benjolan di kulit dapat menyebabkan rasa gatal karena tiga hal berikut ini:

  1. Anda menggunakan pisau cukur yang tumpul. Hal ini dapat menyebabkan Anda menerapkan tekanan yang lebih banyak pada kulit, sehingga menyebabkan iritasi dan peradangan.
  2. Anda mencukur terlalu dekat. Mencukur kulit dapat merusak epidermis (lapisan atas kulit) dan menyebabkan rasa gatal dan ruam yang intens.
  3. Menggunakan pisau cukur yang kering. Pisau cukur yang kering dapat menyebabkan timbulnya benjolan.

Untuk mencegah rasa gatal, Anda dapat menggunakan gel atau krim cukur. Anda juga dapat menggunakan minyak kelapa atau minyak zaitun untuk membuat kulit tetap lembab selama bercukur.