Sejak film drama Asia booming di tanah air, rambut lurus nan lembut menjadi tren dan digemari oleh banyak wanita hampir di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Bagi yang terlahir dengan rambut ikal, tentunya harus melalui teknik pelurusan rambut agar mirip dengan sang idola. Yang patut disayangkan, tak semua orang tahu bahwa pelurusan rambut, entah itu yang dilakukan di salon atau di rumah, memiliki efek samping bagi kesehatan serta keindahan rambut.

Apakah kamu tahu seberapa mengerikan efek samping pelurusan rambut? Apakah hanya sebatas rambut pecah-pecah atau bercabang? Atau benar-benar berbahaya dan berdampak serius? Baca lebih lanjut untuk mengetahuinya lebih dalam lagi!

Efek Samping Meluruskan Rambut

1. Rambut Kering

Pernahkah kamu memperhatikan asap yang keluar dari alat pelurus rambut atau catok yang biasa dipakai di salon-salon atau di rumah? Asap yang membumbung keluar itu sebenarnya bukan asap melainkan uap. Pada dasarnya, besi pada pelurus rambut bekerja dengan cara memaksa kelembaban keluar dari rambutmu agar mudah diluruskan dan bisa bertahan lurus cukup lama. Dan satu-satunya cara agar uap air dari rambutmu bisa keluar adalah dengan memanaskannya dan mengubahnya menjadi uap. Inilah mengapa rambutmu bakal kembali ke keadaan semula setelah dicuci karena kelembabannya dikembalikan lagi.

Namun, menggunakan alat pelurus rambut yang panas dan melakukan perawatan rambut dengan bahan kimia secara kontinyu dalam jangka waktu lama dapat mengambil minyak alami rambut dan membuatnya kering serta rapuh.

2. Menjadi Lebih Keriting

Jadi kamu pikir meluruskan rambut merupakan cara terbaik untuk menghilangkan jejak keriting alami, itu salah besar! Proses pelurusan rambut cukup kontra intuitif. Orang menganggap dengan memakai catok secara kontinyu rambut akan lurus. Padahal sebenarnya teknik pelurusan rambut menyebabkan rambut kering dan akhirnya malah membuat rambut lebih banyak keritingnya, bukan kurang.

3. Rambut Rusak

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, pelurusan rambut baik itu yang permanen maupun non permanen akan menyebabkan rambut kering. Tapi ternyata efeknya tak hanya itu. Meluruskan rambut juga bisa melemahkan struktur tiap helai rambut. Maka jangan kaget kalau rambutmu banyak yang rusak dan rentan patah dari bagian tengah sehabis meluruskan rambut.

4. Ujung Rambut Bercabang

Efek samping meluruskan rambut bisa membuat rambut indahmu bercabang.
Efek samping meluruskan rambut bisa membuat rambut indahmu bercabang.

Biasanya, setelah tiap helai rambutmu rentan patah dari bagian tengah, bagian ujungnya bakal bercabang. Ini merupakan indikasi bahwa rambutmu sudah sangat rapuh dan tak sedap dipandang sehingga membutuhkan penanganan lebih lanjut.

5. Rambut Menjadi Kusam

Minyak alami yang berasal dari kulit kepala dan kelembaban rambut akan mempengaruhi kilau rambut. Ketika minyak alami dan kelembaban itu dirampas dari rambutmu maka kilau rambutmu akan menghilang. Alhasil rambut terlihat kusam dan seperti kehilangan nyawa.

6. Rambut Rontok

‘Memanaskan’ rambut dengan alat catok secara terus menerus tidak hanya merusak rambut tetapi juga folikel. Ketika kamu meluruskan rambut secara permanen dan menggunakan bahan kimia, akar rambut akan melemah dan terus melemah. Dan apa yang terjadi ketika kondisi akar rambut menurun? Rambutmu mulai berguguran alias rontok sehelai demi sehelai.

7. Kerontokan Rambut Secara Permanen

Jika kamu pikir rambut bakal kembali sehat setelah kamu terbiasa mencatoknya setiap hari selama bertahun-tahun lalu rehat selama sehari, itu sangat keliru. Kesehatan rambut yang sudah terlanjur rusak tak bisa pulih dalam sekejap seperti sulapan. Apalagi jika kamu meluruskan rambut dengan bahan kimia, tak hanya rambut yang rusak tapi juga bagian folikelnya (kantong kelenjar rambut). Dan jika folikel rambut mati maka bersiaplah menghadapi mimpi paling buruk yang akan kamu sesali seumur hidup. Rambut indahmu bakal mengalami kerontokan secara permanen. Mengerikan bukan?

8. Iritasi Kulit

Kerusakan jaringan folikel bisa menjalar hingga mengakibatkan iritiasi kulit di bagian leher.
Kerusakan jaringan folikel bisa menjalar hingga mengakibatkan iritiasi kulit di bagian leher.

Kerusakan pada jaringan folikel juga dapat menurunkan produksi minyak alami yang semula berfungsi memberi kelembaban pada kulit kepala. Jika ini terjadi, kulit kepala akan mengalami iritasi dengan gejala terlihat sangat kering, mengelupas dan gatal. Parahnya, iritasi ini bisa menjalar ke dahi dan leher.

9. Mengubah Tekstur Rambut Secara Permanen

Bahan kimia yang digunakan dalam proses pelurusan rambut secara permanen dapat mengubah tekstur rambut secara permanen pula. Tidak ada perawatan atau masker rambut yang dapat membantu mengembalikan kesehatan alami helai rambutmu. Satu-satunya jalan adalah menunggu pertumbuhan rambut alami secara keseluruhan.

10. Pertumbuhan Rambut Lebih Lambat

Pelurusan rambut secara kontinyu tanpa menggunakan pelindung panas yang tepat dapat merusak kutikula (lapisan paling luar tubuh atau kulit permukaan) rambut secara permanen. Efeknya pertumbuhan rambutmu akan lebih lambat dari biasanya.

11. Rambut Menjadi Aneh Tak Sedap Dipandang

Kamu tahu efek buruk lain dari meluruskan rambut secara permanen? Rambut normal akan kembali seperti sedia kala di bagian akar namun akan mengalami kelambatan di bagian tengah dan ujung. Hasilnya? Rambut indahmu akan tercampur aduk. Di bagian akar terlihat ikal bergelombang lalu di bagian tengah dan ujung tampak lurus kaku. Benar-benar tak sedap dipandang!

12. Iritasi pada Bagian Tubuh Lainnya

Bahan pelembut rambut saat melakukan pelurusan rambut disinyalir dapat melepas gas formaldehyde ketika bersentuhan dengan panas. Pemaparan berulang kali terhadap gas yang kuat ini dapat menyebabkan iritasi pada kulit, hidung, mata, dan paru-paru.

13. Alergi

 

Kamu bisa tanpa sadar mengalami alergi terhadap bahan kimia yang digunakan dalam proses pelurusan rambut secara permanen. Reaksi alergi terhadap bahan kimia ini dapat terjadi langsung setelah proses pelurusan rambut usai atau beberapa hari kemudian. Alergi ini bisa menyebabkan iritasi pada kulit kepala, ruam pada kulit wajah dan iritasi pada mata.

Efek samping dari pelurusan rambut mengerikan bukan? Tapi kamu tetap ingin meluruskan rambut, ada beberapa tindakan pencegahan yang bisa diambil untuk menghindari efek samping yang mengerikan.

Cara Menghindari Efek Samping Saat Meluruskan Rambut

Hindari pemakaian alat catok sesering mungkin.
Hindari pemakaian alat catok sesering mungkin.
  • Selalu, selalu dan selalu pakai pelindung panas untuk rambut sebelum melakukan pelurusan rambut agar rambut indahmu tidak benar-benar terkesan ‘digoreng’ oleh alat catok.
  • Cobalah untuk membatasi penggunaan alat catok, setidaknya lakukan dua kali dalam seminggu saja. Jangan melakukannya setiap hari, entah itu di rumah atau di salon.
  • Gunakan alat catok pada pengaturan suhu rendah atau sedang.
  • Jangan meluruskan rambutmu saat masih basah karena masa-masa rambut basah itu merupakan momen yang paling lemah dan rentan patah.
  • Gunakan minyak rambut dan kondisioner setiap kali mencuci rambut untuk mengembalikan kelembabannya.
  • Pakai masker rambut alami yang terbuat dari yoghurt, minyak kelapa, madu dan minyak zaitun setiap minggunya untuk melembabkan rambut secara alami.
  • Bilas rambutmu dengan cuka sari apel (dua sendok makan cuka sari apel dicampur dalam secangkir air) untuk mengembalikan kilau rambut yang hilang.

Sekarang kamu sudah tahu apa saja efek samping meluruskan rambut, baik secara permanen maupun non permanen, serta triks pencegahan agar rambut kesayanganmu tak rusak jika ingin tetap melakukannya. Beri komentar di bawah ini untuk memberi tahu kami bagaimana kamu melakukan perawatan rambut sehabis meluruskannya.

Pertanyaan Seputar Pelurusan Rambut

Q. Apakah yang bahan kimia lakukan pada rambutmu ketika sedang dalam proses pelurusan rambut?

A. Bahan kimia pelurus rambut memecah ikatan disulfida pada rambutmu dan mengembalikannya kembali untuk proses pelurusan rambut.

Q. Dapatkah saya mewarnai rambut setelah meluruskannya secara permanen?

A. Ya, kamu bisa saja mewarnai rambut setelah meluruskannya, akan tetapi sebaiknya menunggu beberapa minggu untuk memberi waktu pada rambut untuk pulih dari proses pelurusan dengan bahan kimia.

Q. Berapa lama masa waktu pelurusan rambut permanen berakhir?

A. Secara teknis, pelurusan rambut permanen berlangsung selamanya. Namun, kamu harus meluruskannya lagi ketika akar rambut mulai terlihat tumbuh yang bisa memakan waktu sekitar 6 hingga 9 bulan.