Mewarnai rambut bisa jadi salah satu cara untuk tampil beda dan menawan. Warna rambut yang cocok dengan warna kulit dan mata akan menambah aura dan kharisma Anda. Namun tahukah Anda bahwa dibalik indahnya rambut nan berwarna-warni, ada beberapa efek samping dari proses ini yang perlu Anda lihat sebagai bahan pertimbangan jika saat ini Anda sedang berencana untuk mulai mewarnai rambut Anda.

Perlu diketahui dan diingat bahwa apa yang kami tulis di bawah ini berdasarkan proses pewarnaan rambut permanen. Pewarnaan rambut yang bersifat sementara mungkin juga menimbulkan efek yang serupa dengan tingkat yang lebih rendah.

1. Rambut Rusak

Rambut Rusak
Rambut Rusak

Dalam proses pewarnaan rambut, sebelum cat rambut digunakan, rambut kita perlu di-bleaching terlebih dahulu. Dalam bahasa yang lebih sederhana, bleaching adalah proses pematian pigmen alami rambut. Tujuan dari proses ini supaya warna cat rambut lebih terlihat. Untuk cat warna terang (neon), dibutuhkan proses bleaching berkali-kali. Proses ini menggunakan bahan kimia yang banyak dan sangat berpotensi merusak rambut. Satu-satunya cara untuk menyelamatkan rambut yang terlanjur rusak karena proses ini adalah dengan memotongnya.

2. Ketergantungan dengan Pewarnaan

Ketergantungan
Ketergantungan

Seiring berjalannya waktu, rambut Anda akan tumbuh dan Anda perlu untuk mewarnainya lagi untuk menjaga warnanya tetap indah sebagai mahkota Anda. Maka, ketika Anda memutuskan untuk mewarnai rambut Anda, bersiaplah untuk setiap bulan atau dalam kurun waktu tertentu Anda harus kembali mewarnai rambut Anda.

3. Kemungkinan Alergi

Risiko mewarnai rambut bisa alergi juga lho
Risiko mewarnai rambut bisa alergi juga lho

Kandungan kimia seperti parafenilenediamin berpotensi menyebabkan alergi pada kulit. Baik kulit kepala dan kulit sekitar leher yang biasanya terpapar cat rambut saat proses pewarnaan. Reaksi alergi bisa separah munculnya bercak-bercak seperti eksema, atau alergi ringan semacam kulit memerah dan gatal-gatal.

4. Iritasi Mata

Iritasi Mata
Iritasi Mata

Bagian sensitif yang mungkin terpapar cat rambut adalah mata. Beberapa kasus ditemukan paparan cat rambut menyebabkan mata merah dan iritasi. Dalam beberapa kesempatan, ada pula yang dilaporkan mengalami bengkak mata dan mata perih.

5. Asma

Asma
Asma

Kandungan zat persulfat dalam cat rambut memancing gejala asma. Menghirupnya secara terus-menerus bisa menyebabkan batuk, paru-paru bengkak, tenggorokan tercekat, juga serangan asma akut.

Apakah itu berarti kita tidak boleh mewarnai rambut? Tenang, tetap boleh kok. Untuk menekan efek samping yang bersifat negatif, ada beberapa cara pencegahan yang bisa dilakukan. Beberapa diantaranya sudah kami rangkumkan di bawah ini.

1. Usahakan untuk menghindari cat rambut permanen. Anda bisa menggunakan cat rambut semi permanen. Karena cat ini bersifat sementara, maka kandungan bahan kimianya lebih rendah daripada cat rambut permanen.

2. Sebelum mengecat keseluruhan rambut, selalu lakukan tes untuk melihat kecocokan warna, kesehatan rambut dan kemungkinan adanya alergi. Pastikan Anda juga selalu melakukan riset tentang kandungan cat rambut sebelum membelinya. Pastikan tidak ada kandungan alergi di dalamnya.

3. Datanglah ke salon atau penata rambut profesional untuk menghindari timbulnya kesalahan pewarnaan. Penata rambut profesional juga akan memberi masukan tentang warna rambut yang cocok untuk Anda.

Sekarang sudah tahukan apa saja yang harus dilakukan sebelum melakukan pengecatan rambut? Di bawah ini ada beberapa bahan yang lebih ramah untuk mewarnai rambut.

Kopi dan Teh

Kopi sebagai alternatif pewarna rambut
Kopi sebagai alternatif pewarna rambut

Air seduhan kopi atau teh dapat menggelapkan warna rambut secara signifikan. Siram rambut dengan seduhan teh atau kopi setelah keramas dan biarkan meresap ke kulit kepala, dan kering sendiri. Jangan menggunakan pengering rambut.

Pewarna Makanan

Pewarna makanan
Pewarna makanan

Mencampur pewarna makanan dengan kondisioner akan memberi aksen warna pada rambut. Mungkin memang tidak sekuat cat rambut, tapi untuk menciptakan kesan segar yang berbeda tanpa terlalu merusak rambut, cara ini patut dicoba.

Lemon dan Madu

Lemon dan madu
Lemon dan madu

Lemon dan madu berkhasiat untuk membuat rambut berkilau juga mengeluarkan warna rambut alami. Campurkan air perasan lemon dan madu dengan perbandingan 1:1, gunakan pada rambut sebelum keramas secara teratur.

Tidak pernah ada yang salah dengan mewarnai rambut. Namun saat kita tahu bahwa ada beberapa efek samping yang cukup berbahaya, tidak ada salahnya kalau kita mulai mencari alternatif lain bukan?