Ingin tahu rahasia kulit bercahaya dan sehat? Ambil segelas air! Saya tahu pasti kamu sudah mendengar saran ini untuk yang ke sekian kalinya, tetapi ini memang sangat berguna. Apalagi terapi air untuk kulit lebih bersinar.

Air dapat menjadi solusi utama untuk mengobati banyak masalah kecantikan, termasuk kulit kusam, jerawat, bintik hitam, dll. Mari kita lihat bagaimana air dapat meningkatkan kecantikan yang luar biasa di wajahmu.

Terapi Air untuk Kulit: Penelitian Di Baliknya

Terapi Air untuk Kulit: Penelitian Di Baliknya
Terapi Air untuk Kulit: Penelitian Di Baliknya

“Kamu tidak minum air yang cukup”. Jika itu adalah yang dikatakan oleh dokter kulitmu setiap kali kamu mengunjungi mereka untuk masalah kulit yang umum, kamu mungkin harus menanggapi nasihat ini dengan serius. Hampir 75% dari tubuh kita adalah air. Setiap penipisan dalam kadar air akan mempengaruhi organ-organ, termasuk kulit, yang merupakan organ tubuh terbesar.

Jika kulit tidak mendapat cukup air, kulit akan menjadi kering dan bersisik. Kulit kering lebih rentan terhadap bintik-bintik hitam dan kerutan. Karena kamu kehilangan air setiap hari dalam bentuk keringat dan urin, kamu perlu mengisi kembali kehilangan untuk menjaga tingkat hidrasi kulit.

Orang Jepang sudah membuktikan kalau terapi air benar-benar membuat kulit halus dan bercahaya luar biasa. Saya akan membagikan langkah-langkah untuk terapi air Jepang melaluii artikel ini. Tapi sebelum itu, mari kita pahami siapa saja yang membutuhkan terapi air.

Terapi Air untuk Kulit: Apakah Kamu Membutuhkannya?

Terapi Air untuk Kulit: Apakah Kamu Membutuhkannya?
Terapi Air untuk Kulit: Apakah Kamu Membutuhkannya?

Banyak hal bisa menjadi racun bagi tubuh kita. Jadi, kamu perlu memahami apakah tubuh perlu menjalani terapi air atau tidak. Pertanyaannya, siapa yang butuh terapi air? Atau siapa yang bisa menjalani terapi air?

Umumnya, orang yang memiliki kulit dehidrasi membutuhkan terapi air. Kulit kamu mungkin terasa kering, dan kamu mungkin berpikir bahwa tubuh membutuhkan air. Jadi, lebih baik periksa apakah kamu memenuhi syarat untuk terapi air atau tidak. Dan untuk melakukan itu, kamu perlu memahami perbedaan antara kulit kering dan kulit dehidrasi.

  • Kulit Kering: Kulit kering disebabkan karena produksi minyak alami (atau sebum) yang tidak memadai. Kulit kamu bisa juga kering karena kelenjar tiroid yang kurang aktif atau ketidakseimbangan dalam hormon. Jika kamu memiliki kulit kering, kamu dapat melawannya dengan memasukkan minyak dan krim pelembab dalam rutinitas perawatan kulit.
  • Kulit Dehidrasi: Hal ini terutama disebabkan oleh faktor eksternal seperti asupan air yang kurang, diet tidak sehat, perubahan cuaca, dan konsumsi kafein yang berlebihan. Semua faktor ini menguras kandungan air di kulit. Dengan kata lain, kulit dehidrasi karena kekurangan air bukan kekurangan minyak alami (tidak seperti kulit kering). Untungnya, ini adalah fase sementara dan dapat diobati dengan meningkatkan asupan air dan membuat beberapa perubahan gaya hidup untuk menghindari kehilangan air yang berlebihan.
Kulit mengalami dehidrasi jika kamu memiliki gejala berikut ini:
  • Kulit Gatal: Suhu ekstrim dapat mencuri kelembaban dari kulit, membuat permukaan luar gatal dan kering. Bahkan jika kamu melihat minyak di permukaan kulit, kamu akan menemukan kulit kering dan bersisik.
  • Sensitivitas Kulit Berlebihan: Ini adalah salah satu tanda paling terlihat dari kulit yang mengalami dehidrasi. Ketika penghalang kelembaban terganggu, kulit tidak dapat melindungi diri dari iritasi eksternal, seperti polutan dan bakteri. Ini mungkin memperburuk gejalanya dan menyebabkan lebih banyak iritasi, gatal-gatal, dan peradangan.
  • Penampilan yang Kusam: Kulit yang dehidrasi tidak akan mampu melakukan fungsi dasarnya seperti pembaharuan sel. Dengan kata lain, dengan tingkat hidrasi rendah, kulit tidak dapat melepaskan sel-sel lama dan meregenerasi sel-sel baru. Sel-sel mati akan terus terakumulasi di permukaan kulit, membuat kulit terlihat kusam.
  • Keriput dan Garis Halus: Jepit kulit di pipi dengan lembut. Jika kamu melihat garis-garis halus (jaringan garis kecil), kulit mengalami dehidrasi.

Terapi air adalah satu-satunya cara untuk memperbaiki kulit dehidrasi dan membuatnya bersih dan cantik. Ada manfaat kecantikan yang luar biasa dari terapi air. Mari kita simak.

Manfaat Terapi Air untuk Kulit

Manfaat Terapi Air untuk Kulit
Manfaat Terapi Air untuk Kulit
1. Meningkatkan Ketebalan dan Kepadatan Kulit

Kulit mengandung sekitar 30% dari total kandungan air di tubuh. Dan mempertahankan persentase ini sangat penting untuk menjaga kulit tetap elastis dan kenyal serta mencegah hilangnya kelembaban karena faktor lingkungan.

Jika asupan air kamu rendah, kulit tidak dapat mencegah hilangnya air yang berlebihan, dan ia akan kehilangan ketahanannya. Asupan air yang cukup  dapat mempertahankan kepadatan dan ketebalan kulit sekaligus mencegah hilangnya kelembaban, yang membuat kulitmu sehat.

2. Mengeluarkan Racun dari Tubuh

Ginjal membutuhkan air untuk mengeluarkan racun dari tubuh. Ginjal menyaring limbah dari aliran darah sehingga organ-organ menerima darah murni dan teroksidasi. Kulit menerima nutrisi penting dan oksigen melalui darah.

3. Meningkatkan Fungsi Normal Kulit

Kulit melakukan banyak fungsi setiap hari. Mulai dari mencegah kehilangan air dan menghilangkan racun untuk mensintesis vitamin D, serta melindungi tubuh dari kerusakan akibat sinar matahari. Asupan harian dari tingkat air yang cukup membantu fungsi kulit secara efektif.

Sebuah penelitian mengevaluasi efek air minum pada tingkat hidrasi kulit manusia dan fungsi lainnya. Penelitian ini dilakukan terhadap orang yang minum sekitar 2 liter air setiap hari selama satu bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa air minum tidak hanya membantu dalam mempertahankan dan meningkatkan fisiologi normal kulit tetapi juga meningkatkan tingkat hidrasi kulit begitu dalam.

Sangat jelas bahwa asupan air memainkan peran penting dalam menjaga kulit tetap sehat. Mari pahami bagaimana kamu dapat mengikuti terapi air Jepang untuk menjaga kulit tetap sehat dan bersinar.

Panduan Terapi Air untuk Kulit yang Sehat

Panduan Terapi Air untuk Kulit yang Sehat
Panduan Terapi Air untuk Kulit yang Sehat

Sebuah penelitian mengatakan bahwa minum air putih juga dapat membantu  menurunkan berat badan dengan meningkatkan jumlah kalori yang kamu bakar setiap hari. Ketika kamu minum air yang cukup, pengeluaran energi saat istirahat (kalori yang diperlukan tubuh saat kamu tidak aktif) meningkat. Semua ini terjadi karena efek termogenik air.

Catatan: Efek termik adalah jumlah kalori yang tubuhmu habiskan untuk memproses makanan apa pun.

Saya kira ini cukup untuk membuat kamu bersemangat tentang terapi air. Sekarang, mari kita lanjutkan ke langkah-langkahnya.

Langkah 1

Minum setidaknya empat hingga enam gelas air tepat setelah kamu bangun di pagi hari. Setiap gelas harus menampung 160-200 mL air. Lakukan ini dengan perut kosong. Air harus pada suhu kamar atau suam-suam kuku.

Catatan: kamu bisa memeras lemon ke dalamnya.

Langkah 2

Gosok gigi setelah kamu minum air. Jangan makan apa pun selama 45 menit berikutnya. Lanjutkan dengan rutinitas harian setelah itu. Selama 45 menit, kamu dapat melakukan aktivitas fisik ringan, seperti jogging atau yoga.

Langkah 3

Pertahankan jarak waktu dua jam antara setiap jam makan sepanjang hari. Dan selama dua jam ini, hindari minum dan makan apa saja. Misalnya, setelah 15 menit menikmati sarapan, makan siang, kudapan malam, dan makan malam, jangan makan atau minum apa pun selama dua jam berikutnya.

Langkah 4

Jika kamu tidak dapat minum empat hingga enam gelas sekaligus, istirahatlah selama beberapa menit di antara setiap gelas air.

Ada beberapa petunjuk yang perlu diingat sebelum kamu berpikir untuk memulai terapi air.

Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Memulai Terapi Air (Atau Selama Terapi)

Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Memulai Terapi Air (Atau Selama Terapi)
Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Memulai Terapi Air (Atau Selama Terapi)
  • Jika kmu sudah lanjut usia atau memiliki masalah kesehatan tetapi masih ingin melanjutkan terapi ini, mulailah dengan satu gelas air setiap hari dan kemudian secara bertahap tingkatkan jumlahnya.
  • Hindari kafein dan minuman beralkohol saat menjalani terapi ini.
  • Jangan minum air berlebih. Berlebihan ini dapat menyebabkan keracunan air yang fatal.
  • Selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai terapi alternatif. Jumlah air harian yang dibutuhkan berbeda dari orang ke orang. Itu tergantung pada tingkat kebugaran, kondisi iklim, usia, dan berat badan.

Air bukan hanya sumber kehidupan di planet ini, tetapi juga sama pentingnya untuk menjaga kualitas hidup. Jangan menunggu lagi dan ambil langkah pertamamu menuju kulit bercahaya dan tubuh yang sehat. Mulai terapi air hari ini! Dan jika kamu sudah mencoba terapi ini, bagikan pengalamanmu bersama kami di bagian komentar di bawah ini.