Apakah kita benar-benar membutuhkan perlindungan terhadap cahaya matahari?

Jawabannya adalah ya! Tidak peduli siapa pun itu, semua orang butuh terlindungi dari efek matahari yang dapat merusak kulit. Meskipun banyak sekali orang yang berpikir bahwa menggunakan pelindung matahari hanya digunakan saat musim panas. Padahal, kita sangat membutuhkannya setiap saat karena matahari berada di sekitar kita setiap hari.

matahari berada di sekitar kita setiap hari
Matahari berada di sekitar kita setiap hari

Ketika mendengar kata “tabir surya fisik” dan “tabir surya kimiawi”, mungkin Anda berpikir, “Bukankah mereka sama?”. Jawabannya adalah tidak juga. Baca selengkapnya untuk mendapatkan jawaban yang lebih lengkap.

Apa itu Tabir Surya Fisik?

Tabir Surya Fisik berperan sebagai pembatas fisik antara kulit Anda dan matahari. Di dalamnya terkandung material organik dan non-organik yang mampu melindungi kulit sebagai pencegah sinar ultraviolet langsung menembus kulit.

Apa itu Tabir Surya Kimiawi?

Tabir surya kimiawi biasanya memiliki pilihan yang lebih banyak. Ketika tabir surya fisik kebanyakan bekerja secara fisik, tipe pelindung matahari ini bekerja menggunakan bahan yang mampu mencegah kerusakan jangka panjang dari sinar matahari. Dia melindungi kulit dari sinar ultraviolet dan berbagai macam efek buruk yang dapat diberikan sinar matahari kepada kulit. Oleh karena itu, Anda harus selalu menggunakan tabir surya kimiawi ketika Anda mau keluar dari rumah.

Untuk waktu yang lama, saya selalu berpikir apa makna “SPF’ dalam kemasan tabir surya fisik dan tabir surya kimiawi. Nah, kalau Anda juga memiliki pertanyaan yang sama, dapatkan jawabannya di bawah ini!

Apa itu SPF?

Pada dasarnya, Sun Protection Factor atau SPF adalah Faktor Perlindungan Matahari. Kurang lebih diestimasikan sebagai jumlah dari radiasi ultraviolet yang dapat membakar kulit di bawah matahari. Anda dapat menentukan seberapa lama Anda melindungi diri Anda. Serta, saat yang tepat untuk mengoles ulang berdasarkan seberapa lama kulit Anda terbakar tanpa perlindungan dan Sun Protection Factor. Contohnya, jika Sun Protection Factor-nya 30, dan kulit Anda mulai terbakar dalam 20 menit tanpa tabir surya fisik atau tabir surya kimiawi, Anda harus menghitungnya untuk mencari tahu berapa lama kulit Anda akan terjaga dengan tabir surya. Maka, 30 x 20 = 600 menit dari perlindungan atau kurang lebih sekitar 10 jam.

Sekarang, mari lihat perbedaan antara tabir surya fisik dan tabir surya kimiawi.

"SPF" sering ditemukan dalam kemasan surya fisik atau tabir surya kimiawi.
“SPF” sering ditemukan dalam kemasan tabir surya fisik atau tabir surya kimiawi.

Perbedaan antara Tabir Surya Fisik dan Tabir Surya Kimiawi

Berikut adalah beberapa properti utama dari tabir surya fisik dan tabir surya kimiawi.

Tabir Surya Fisik

Perlindungan : 

Pekerjaan utama dari sunblock adalah melindungi Anda dari sinar gelombang ultraviolet pendek (UVB). “B” dalam akronim zinc ini dimaksudkan adalah burning (terbakar). Artinya, tabir surya fisik akan melindungi kulit sebagai lapisan terluar dengan membuat batasan dan pantulan segala sinar yang jahat.

Bahan : 

Biasanya Anda akan menemukan zinc oksida, titanium oksida sebagai komponen utama dalam tabir surya fisik. Sebenarnya komponen ini lebih tebal sehingga beberapa orang merasa tabir surya fisik sulit digunakan.

Konsistensi : 

Dikarenakan tabir surya fisik adalah penghalang fisik, teksturnya agak tebal dan kusam.

Kelebihan: 

  • Tabir surya fisik dapat bekerja lebih baik untuk melindungi kulit terbakar oleh matahari. Maka, jika Anda akan di bawah matahari seharian, sangat bagus jika menggunakan tabir surya fisik.
  • Tidak perlu sering mengoles ulang.

Kekurangan:  

  • Dikarenakan konsistensinya yang tebal, tampilannya akan tampak putih pada kulit.

Tips:

  • Oles ulang tabir surya fisik secukupnya
  • Saat ini, Anda dapat menemukan tabir surya fisik yang tidak menampilkan terlalu banyak warna putih, Anda dapat memilihnya jika efek warna putih mengganggu.
  • Kebanyakan dari tabir surya fisik sifatnya tahan air, tapi jika Anda berencana pergi ke pantai, pastikan tabir surya fisik tersebut tahan air.

Saran Kami:

  • Banana Boat Ultra Defense Ultramist SPF 85
  • Neutrogena Ultra Sheer Dry Touch Sunblock SPF 50+

Tabir Surya Kimiawi

Tabir Surya Kimiawi melindungi kulit Anda dari sinar jahat
Tabir Surya Kimiawi melindungi kulit Anda dari sinar jahat

Perlindungan: 

Seperti namanya, sunscreen melindungi kulit Anda dari sinar jahat. Seperti tabir surya fisik melindungi Anda dari gelombang ultraviolet pendek, tabir surya kimiawi melindungi Anda dari gelombang ultraviolet panjang (UVA). “A” dalam UVA disini artinya adalah aging (penuaan). Maka, saat tabir surya kimiawi bekerja secara fisik, tabir surya kimiawi bekerja sebagai bahan yang melindungi dan memperbaiki kerusakan jangka panjang pada kulit.

Bahan: 

Tabir surya kimiawi biasanya menggunakan bahan aktif seperti avobenzone dan oxybenzone

Konsistensi: 

Tabir surya kimiawi memiliki konsistensi yang sama seperti krim lainnya.

Kelebihan: 

  • Tidak terlalu tebal, artinya cocok digunakan sehari-hari
  • Tidak berminyak, artinya tidak akan mempengaruhi makeup.

Kekurangan: 

  • Tidak memberikan proteksi yang cukup apabila berada di bawah matahari secara intens.

Tips: 

  • Tunggu 30 menit setelah menggunakan sunscreen sebelum keluar rumah.
  • Gunakan krim dengan Sun Protection Factor tinggi apabila sedang musim panas.
  • Gunakan secara menyeluruh ke bagian-bagian tubuh yang terekspos.

Saran Kami: 

  • La Roche Posay Dry Touch Sunscreen SPF 60
  • Olay Regenerist Micro-Sculpting Cream SPF 30

Keputusan Akhir dari “Tabir Surya Fisik Versus Tabir Surya Kimiawi”

Saat ini, kebanyakan perusahaan membuat produk yang memiliki tabir surya fisik dan tabir surya kimiawi dengan menampilkan gambaran Sun Protection Factor Tetapi, jika Anda mencari sesuatu yang agak spesifik, Anda dapat mencarinya. Sejujurnya, pada akhirnya, itu semua tergantung dengan yang Anda inginkan. Untuk seseorang yang seperti saya, yang tidak terlalu sering terkena paparan sinar matahari, tabir surya kimiawi saja sudah cukup. Hal ini dikarenakan tabir surya fisik akan membuat wajah tampak tidak cerah dan saya sama sekali tidak mau seperti itu saat pergi kerja. Walaupun begitu, jika saya pergi ke pantai, saya akan memilih tabir surya yang lebih kuat dan dapat melindungi kulit saya secara langsung dari sinar matahari. Saya pasti akan memilih tabir surya fisik dengan Sun Protection Factor yang tinggi.

Memilih tabir surya sesuai kebutuhan
Memilih tabir surya sesuai kebutuhan

Jadi, seperti yang saya singgung sebelumnya, itu semua tergantung dengan apa yang Anda kerjakan dan seperti apa situasinya. Sebaiknya, pastikan Anda menggunakan sesuatu yang mengandung Sun Protection Factor setiap Anda mau keluar rumah. Sekalipun cuaca tidak tampak panas karena itu akan melindungi Anda dari berbagai polusi jahat dan membuat kulit Anda tampak sehat.