Apakah boraks aman untuk kulit adalah topik yang selalu diperdebatkan. Namun dengan memahami sifat-sifat boraks, tentunya akan sangat membantu seseorang untuk mempertimbangan kelebihan dan kekurangannya. Dan karena boraks biasa digunakan pada banyak produk perawatan kulit, penting untuk mengetahui bagaimana tingkat keamanan kandungannya. Berikut ini akan kami ulas lebih dalam apakah boraks aman untuk kulit Anda.

Kita semua tahu bahwa kulit membutuhkan perawatan dan perlindungan yang tepat agar tetap sehat. Namun, sebelum Anda menerapkan atau mengoleskan sesuatu pada kulit, Anda perlu menyadari adanya potensi efek samping yang dapat terjadi.

Apa itu Boraks?

Apa itu Boraks?
Apa itu Boraks?

Boraks adalah garam dari asam borat, namun komposisi kimianya sama sekali berbeda dari asam. Secara ilmiah disebut natrium tetraborat. Boraks ditambang dari kedalaman bumi dan juga ditemukan sebagai endapan di dasar danau dan limpasan gunung.

Penggunaan boraks oleh manusia dimulai dari 4000 tahun yang lalu ketika pertama kali ditemukan di Persia. Garam ini memiliki tampilan seperti kapur putih, dan bentuk bubuknya terdiri dari kristal kecil tak berwarna.

Jadi sekarang, kita sampai pada pertanyaan penting.

Apakah Boraks Aman untuk Kulit Anda?

Apakah Boraks Aman untuk Kulit Anda?
Apakah Boraks Aman untuk Kulit Anda?

Boraks, dikombinasikan dengan lilin, digunakan dalam banyak produk kosmetik seperti krim, gel, dan losion. Bahan kimia ini sudah terkenal digunakan dalam sabun pencuci tangan untuk membantu membersihkan minyak atau lemak dari tangan.

Sifat basa boraks membuatnya menjadi bahan yang sempurna dalam pembersih dan toner. Tetapi sifat ini jugalah dapat menyebabkan iritasi dan ruam pada kulit Anda.

Sabun eksfoliasi boraks dapat membasmi bakteri kulit dan mengangkat sel kulit mati serta minyak berlebih. Boraks adalah mineral alami; yang bahkan digunakan sebagai bahan dalam banyak obat rumahan sebagai pembersih dan pelembab.

Karena boraks juga merupakan komponen dalam banyak deterjen, pupuk, dan produk kimia lainnya, banyak yang skeptis terhadap penggunaannya pada kulit. Hal ini dikarenakan sulitnya mengukur batas penggunaan, sehingga lebih baik untuk menghindari penggunaan boraks pada kulit. Hal ini terutama berlaku bagi Anda yang memiliki kulit sensitif karena efeknya akan lebih rentan terhadap infeksi kulit.

Tetapi jika kulit Anda tidak begitu sensitif, Anda dapat melanjutkan penggunaan boraks tetapi dengan sangat hati-hati. Pastikan Anda membilas bersih kulit Anda setelah setiap kali menggunakannya.

Boraks tidak akan menembus jauh ke dalam kulit, hal ini membuatnya aman untuk digunakan dalam jumlah terbatas. Karena itu juga boraks menjadi obat yang efektif untuk mengatasi masalah kulit.

Berbicara tentang penggunaannya, bagaimana kita menggunakan boraks pada kulit?

Cara Menggunakan Boraks pada Kulit

Boraks digunakan dalam sabun, krim, losion, dan gel. Jika Anda ingin menggunakannya pada kulit, Anda dapat mencoba produk perawatan kulit yang mengandung boraks sebagai salah satu bahannya.

Boraks dapat mengobati jerawat. Caranya dengan mencampur 1/2 sendok teh bubuk boraks dengan 1 sendok teh gliserin, 1 cangkir air suling, dan 1/2 sendok teh losion kamper untuk membentuk pasta. Oleskan pasta ini pada area yang bermasalah.

Diamkan masker sampai kering dan bilas wajah Anda dengan air hangat. Kemudian percikkan air dingin pada wajah Anda dan tepuk-tepuk kering dengan handuk bersih. Masker ini berfungsi untuk menjaga keseimbangan pH kulit Anda dan menyerap kelebihan minyak.

Semua sudah jelas, bukan? Tetapi di mana Anda bisa mendapatkan boraks?

Dimana Kita Dapat Membeli Boraks?

Dimana Kita Bisa Mendapatkan Boraks?
Dimana Kita Bisa Mendapatkan Boraks?

Boraks alami (dalam bentuk bubuk) tersedia di supermarket dan situs belanja online. Beberapa merek terkenal yang menjual boraks adalah 20 Mule Team Borax, Hovex, dan Bare Essentials. Perlu diingat agar jangan pernah memilih boraks yang memiliki bahan atau wewangian tambahan.

Apa yang Harus Anda Ingat Sebelum Menggunakan Boraks Pada Kulit?

Seperti yang telah kami bahas, meskipun kami tidak menyarankan penggunaan boraks pada kulit, Anda tetap dapat menggunakannya dalam jumlah terbatas jika Anda tertarik.

Tapi ingat bahwa racun dalam boraks memiliki efek buruk bagi kesehatan reproduksi pria karena kandungannya diketahui dapat menurunkan jumlah sperma pada pria.

Wanita hamil harus benar-benar menghindari boraks karena dapat menyebabkan cacat bawaan pada janin. Paparan boraks selama kehamilan juga dapat menyebabkan perkembangan janin yang abnormal dan kelainan otak pada bayi.

Tapi apa sebenarnya yang menentukan apakah boraks itu beracun atau tidak?

Apakah Boraks Beracun?

Mirip dengan minyak esensial, bagaimana Anda menggunakan boraks dan kuantitasnya sangat berpengaruh dalam menentukan toksisitasnya. Jika Anda memilih untuk menggunakan boraks pada kulit, Anda harus melakukannya dengan sangat hati-hati.

Studi telah membuktikan bahwa paparan (dengan menghirup atau menelan) kandungan boraks dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan kanker hati, gagal hati, dan pengelupasan kulit. Boraks juga dapat mengganggu keseimbangan hormon ketika digunakan dalam dosis tinggi.

Karena kulit dapat menyerap boraks ke dalam sistem tubuh, pastikan Anda tidak mengoleskannya lebih dari dosis normal.

Boraks mungkin memiliki beberapa manfaat, tetapi lebih baik Anda menghindarinya. Kecuali memang ada kebutuhan mendesak untuk menggunakannya. Karena kesehatan kulit dan diri Anda itu lebih penting.