Pasti Anda sudah tidak asing lagi dengan yoga. Ajaran yang berasal dari kebudayaan India kuno ini kerap kali digunakan sebagai salah satu metode menjaga kesehatan fisik serta mental.

Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya mengenai bagaimana asalnya ilmu estoris ini terbentuk sebelum ia mendunia? Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai sejarah singkat yoga sehingga Anda tak perlu bertanya-tanya lagi tentang asal muasal teknik kesehatan ini. Selamat membaca!

Sejarah singkat yoga
Yoga memiliki sejarah yang panjang dan menarik sebelum dikenal banyak orang dari seluruh penjuru dunia saat ini.

Sejarah singkat yoga

Sejarah singkat yoga
Secara garis besar, sejarah yoga bisa dibagi menjadi 4 era.

Yoga berasal dari kata Sansekerta ‘yuj‘ yang artinya ‘persatuan.’ Ia merupakan suatu jalan di mana seorang individu bersatu dengan seluruh eksistensi. Kedengarannya berat, bukan? Pada dasarnya ia didorong oleh filosofi mengenai bagaimana kita semua bukanlah entitas yang terpisah tetapi merupakan salah satu bagian dari energi yang lebih besar.

Hal tersebut meningkatkan kesadaran Anda dan membuat Anda lebih mudah membersihkan diri dari kekacauan duniawi, keluarga, dan pendidikan Anda. Yoga membuat kita tersadar bahwa ada sesuatu yang lebih dari apa yang kita semua lihat. Ia merupakan sebuah jalan hidup dan latihan spiritual mendalam yang merupakan bagian filsafat, agama, sains, dan latihan fisik.

Sejarah yoga bisa ditelusuri jauh ke zaman Weda atau bahkan lebih awal lagi. Rigweda, salah satu teks tertua dalam sejarah, menyebutkan tentang yoga dan dibuktikan oleh piktografik yang ditemukan dalam segel Peradaban Lembah Indus.

Bhagavad Gita dan Shanti Parva dari Mahabharata menjelaskan konsep yoga secara mendalam. Sementara, Patanjali dalam bukunya Yoga Sutra berbicara tentang seluk-beluk latihan tersebut dengan lebih mendetail yang membuatnya dinobatkan sebagai “Bapak Perintis Yoga.” Salah satu aspek penting dari praktik ini adalah “Delapan Cabang Yoga,” yang akan kami bahas di bagian berikutnya.

Delapan cabang yoga

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Patanjali menjelaskan mengenai delapan cabang yoga, atau yang disebut sebagai Ashtanga, dalam bukunya yang berjudul Yoga Sutra. 

sejarah singkat yoga
Delapan cabang yoga

1. Yama (moralitas)

Cabang pertama dari yoga adalah Yama. Cabang yoga ini menjelaskan tentang standar moral hidup yang memandu kita dalam menjalankan hidup secara benar dan menekankan pada kejujuran dan integritas. Ia berpegangan pada aturan emas yang mengarahkan kita untuk berperilaku sebagaimana kita ingin diperlakukan oleh orang lain. Yama meminta agar kita semua mengikuti jalan tanpa kekerasan, mencari kebenaran, dan mengendalikan diri.

2. Niyama (disiplin)

Niyama menekankan diri untuk menjadi kontemplatif dan bijaksana. Cabang ini berbicara tentang kedisiplinan dan spiritualitas. Ia percaya pada energi tertinggi dan menyarankan kita untuk mengenalinya dan berdoa untuk itu. Niyama adalah jalan di mana Anda belajar mengenali diri sendiri, menjaga kemurnian jiwa, puas dan berserah diri kepada Yang Maha Kuasa.

3. Asana (latihan fisik)

Aspek yoga ini berkonsentrasi pada tubuh manusia. Karena tubuh dianggap suci, maka memelihara dan merawatnya adalah hal yang terpenting. Asana adalah latihan fisik yang mempersiapkan tubuh untuk meditasi dengan menanamkan disiplin serta konsentrasi. Ia mempersiapkan fisik Anda untuk perjalanan spiritual yang akan Anda alami selama mempraktikkan yoga.

4. Pranayama (latihan pernapasan)

Pranayama adalah kontrol napas dan proses di mana Anda bernapas secara sadar dengan menghubungkan pikiran, tubuh, dan jiwa melalui penghirupan udara. Napas adalah energi prana, oleh karena itu, menghirupnya dan mengisi tubuh Anda dengannya akan membuat Anda kuat dan energik.

5. Pratyahara (pelepasan diri)

Pratyahara adalah proses ketika kita melihat ke dalam jiwa dan mengenal lebih jauh tentang diri kita sendiri. Dalam proses ini, kita secara sadar berusaha menjauh dari kekuatan eksternal dan berkonsentrasi pada batin kita yang tak terganggu oleh rangsangan dari luar. Pratyahara adalah proses pelepasan diri dari dunia luar untuk mengamati diri sendiri.

6. Dharana (konsentrasi)

Dharana melatih pikiran untuk berkonsentrasi pada satu pusat energi dengan memfokuskan segala perhatian pada satu objek, pikiran atau mantra. Pikiran kita dipenuhi dengan banyak pemikiran dan ide. Untuk dapat mengendalikan mereka dan tidak membiarkan mereka mempengaruhi ketenangan Anda adalah tantangan yang harus Anda ambil melalui cabang Dharana.

7. Dhyana (meditasi)

Di Dhyana, pikiran tetap sadar namun tanpa fokus. Dalam cabang ini, ada sedikit atau tidak sama sekali pikiran yang muncul untuk mengganggu kesadaran Anda. Tetap diam tanpa suatu hal untuk membantu berkonsentrasi merupakan tugas yang tidak mudah dan membutuhkan waktu. Kekuatan dan stamina yang dibangun anggota badan dari cabang-cabang sebelumnya akan membantu Anda melewati Dhyana.

8. Samadhi (kesadaran diri)

Samadhi adalah keadaan ekstasi yang datang dari realisasi diri dengan sang ilahi dan perasaan menyatu dengan makhluk hidup lainnya. Samadhi memberi kebahagiaan dan kedamaian. Kebahagiaan dan kebebasan menjadi tujuan utama kehidupan dan melalui ini Anda mengalami pencerahan.

Demikianlah delapan cabang yoga yang mempersiapkan tubuh Anda selangkah demi selangkah untuk akhirnya mencapai tujuan akhir dari kebenaran, ekstasi, dan kebahagiaan. Ashtanga membentuk esensi yoga, dan dari itu, berbagai aliran praktik lahir dengan waktu. Kekayaan luas pengetahuan yoga diturunkan dari guru ke siswa dan akhirnya bercabang menjadi banyak tipe dan bentuk. Mari belajar tentang beberapa di antaranya.

Tipe-tipe yoga

1. Yoga Ashtanga

Sejarah singkat yoga dan tipe-tipe yoga
Yoga Ashtanga.

Yoga Ashtanga adalah seperangkat pose yoga yang membangun panas internal. Satu set asana tertentu diulang dalam setiap sesi yoga Ashtanga yang melibatkan pernapasan secara sadar melalui semua pose. Ashtanga berarti delapan cabang, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, dan dipopulerkan pada tahun 1940-an. Ia menggunakan delapan cabang Yoga Patanjali dalam praktiknya.

Manfaat – Yoga Ashtanga baik untuk membangun kekuatan inti dan meningkatkan fleksibilitas.

2. Yoga Vinyasa

Sejarah singkat yoga dan tipe-tipe yoga
Yoga Vinyasa.

Vinyasa menggabungkan gerakan dan nafas dengan mulus. Setiap pose diambil dan diubah ke pose lain dengan pola pernapasan tertentu. Yoga Vinyasa melibatkan gerakan cepat yang terus menerus.

Manfaat – Vinyasa yoga membangun otot tanpa lemak dan menenangkan pikiran.

3. Yoga Kundalini

sejarah singkat yoga dan tipe-tipe yoga
Yoga Kundalini.

Yoga Kundalini adalah sistem praktik fisik dan meditatif yang berfokus pada proses membangkitkan energi melingkar laten yang hadir di sakrum tubuh manusia. Gaya yoga ini menjadi populer pada tahun 1960-an.

Manfaat – Yoga Kundalini meningkatkan kesadaran dan membantu Anda terhubung dengan diri Anda sendiri.

4. Yoga Iyengar

Sejarah singkat yoga dan tipe-tipe yoga
Yoga Iyengar.

Yoga Iyengar menggunakan alat peraga, dan metode ini menekankan tentang presisi, keselarasan, dan cara pose serta kontrol napas selama berpose. Setiap pose membutuhkan perhatian dan waktu khusus. Untuk memperbaiki pose, alat peraga seperti selimut dan tali digunakan.

Manfaat – Yoga Iyengar meningkatkan keseimbangan dan koordinasi dalam tubuh Anda. Ia juga membebaskan Anda dari sakit leher dan punggung.

5. Yoga Kekuatan

Sejarah singkat yoga dan tipe-tipe yoga
Yoga Kekuatan.

Yoga Kekuatan adalah sesi intens yang cepat dari asana berat. Dalam yoga jenis ini, Anda cukup berpose hanya untuk beberapa saat sebelum Anda melanjutkan ke gerakan yang berikutnya. Yoga Vinyasa dilakukan dengan penuh semangat. Ia menjadi populer pada tahun 1990-an dan awalnya disusun oleh Beryl Bender Birch dan Bryan Kest.

Manfaat – Yoga Kekuatan meningkatkan kesehatan jantung Anda dan menurunkan tekanan darah. Selain itu, ia juga terus menjaga kadar kolesterol Anda di ambang batas normal.

6. Yoga Bikram

Sejarah singkat yoga dan tipe-tipe yoga
Yoga Bikram.

Yoga Bikram adalah satu set latihan berisi 26 postur yang mencakup dua latihan pernapasan yang dilakukan selama 90 menit di ruangan yang lembab dan panas. Pose-posenya diambil dan dikembangkan dari asana Hatha oleh Bikram Choudhury pada tahun 1970-an.

Manfaat – Bikram yoga melepaskan racun dari tubuh dan meningkatkan sirkulasi darah.

7. Yoga Jiwamukti

sejarah singkat yoga dan tipe-tipe yoga
Yoga Jiwamukti.

Yoga Jiwamukti adalah kombinasi dari konsep fisik, meditasi dan spiritual. Terlepas dari asana, ia menekankan pada  jalan non-kekerasan, pengabdian, dan tulisan suci. Ia dikembangkan pada tahun 1980 oleh Sharon Gannon dan David Life.

Manfaat – Yoga Jiwamukti mengeluarkan racun dari tubuh dan meningkatkan fleksibilitas serta kekuatan tubuh Anda. Ia membawa keseimbangan dan meningkatkan sirkulasi aliran darah.

8. Yoga Restoratif

sejarah singkat yoga dan jenis-jenis yoga
Yoga Restoratif.

Yoga Restoratif adalah proses yang lambat dan mendalam di mana Anda menahan setiap pose untuk waktu yang lebih lama agar mengalami efek sepenuhnya. Alat peraga Yoga seperti tali dan selimut digunakan untuk menopang tubuh di setiap gaya.

Manfaat – Yoga Restoratif adalah cara terbaik untuk mengobati insomnia dan kecemasan. Ia berkhasiat dalam menenangkan dan merilekskan tubuh Anda.

Para perintis Yoga

Selain Patanjali, ada juga beberapa tokoh-tokoh penting lain yang mempopulerkan dan merintis beragam jenis yoga dari dulu hingga sekarang. Berikut nama-namanya:

sejarah singkat yoga dan perintisnya
Para perintis yoga

Menjawab pertanyaan umum seputar yoga

Sekarang, mari kita jawab beberapa pertanyaan yang biasanya ditanyakan orang tentang yoga.

Apakah ada efek samping dari melakukan yoga?

Tidak ada efek samping dari berlatih yoga jika dilakukan di bawah bimbingan yang tepat.

Apakah yoga berbeda dengan olahraga?

Yoga melibatkan pikiran, tubuh, dan jiwa serta meremajakan Anda luar dalam, sementara latihan fisik biasa hanya cenderung berkonsentrasi pada olah tubuh yang membuat Anda mudah kelelahan setelah satu sesi.

Diet apakah yang melengkapi latihan yoga?

Makanan vegetarian dan sehat seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian dan buah-buahan kering berfungsi paling baik untuk melengkapi sesi yoga yang memuaskan.

Kapankah waktu terbaik untuk berlatih yoga?

Berlatih yoga di pagi hari dengan perut kosong adalah yang terbaik. Ia memberi energi pada tubuh Anda untuk sisa hari itu.

Seberapa sering seseorang harus berlatih yoga?

Melakukan yoga setiap hari setidaknya selama 20 menit baik untuk tubuh.

Sekarang setelah Anda memiliki pengetahuan dasar tentang yoga, Anda tahu bahwa ia lebih dari sekedar tren maupun olah fisik; ia merupakan suatu praktik yang melibatkan filosofi dan ilmu mendalam yang mengakar pada kebudayaan kuno dengan tujuan untuk menjaga kesehatan batin dan raga manusia secara menyeluruh.

Kami berharap informasi ini bermanfaat bagi Anda. Jadi, tertarik untuk mulai mempelajari yoga? Jangan lupa berbagi pandangan Anda dengan kami di kolom komentar ya!