Ikan mujair adalah sumber protein yang lezat dan murah. Ikan nomor dua yang paling banyak dibudayakan di dunia ini mulai popular di seluruh dunia setelah para ilmuwan mengungkap manfaat kesehatannya yang tak terhitung. Plus, ikan ini bisa tumbuh dengan cepat dan tidak memerlukan kondisi lingkungan yang sulit. Namun, ada kekhawatiran mengenai rasio asam lemak dan keracunan logam berat yang membuat banyak orang bertanya-tanya. Dalam artikel ini, Anda akan menemukan manfaat ikan mujair untuk kesehatan Anda, resep, hingga jawaban atas pertanyaan-pertanyaan penting soal ikan ini. Apakah Anda harus mengkonsumsi ikan mujair? Mari kita mulai!

Ikan Mujair – Pengantar Singkat

Mujair adalah anggota keluarga Cichilid, keluarga ikan air tawar yang berkembang biak di kolam, sungai, dan danau pada suhu hangat dan memiliki rasa yang ringan. Ikan ini menyerupai ikan mola-mola dan memiliki garis-garis lateral dan sirip punggung panjang.

Ada empat jenis mujair yang biasa dijual – mujair Mozambik, mujair biru, mujair merah, dan ikan mujair. Sejarah ikan mujair dapat ditelusuri kembali ke budaya Mesir kuno.

Yang menarik, mujair dianggap sebagai simbol kelahiran kembali. Akhir-akhir ini, ikan mujair dibudayakan di peternakan dan ikan yang sudah diubah secara genetik banyak diproduksi untuk memenuhi permintaan pasar yang meningkat. Mereka juga sering disuntik dengan hormon pertumbuhan yang bisa memberikan efek merugikan manusia. Jadi, mungkin fakta ini sudah tidak berlaku lagi. Mari pertimbangkan pro dan kontra dari semua ini.

Mari kita mulai dengan fakta nutrisi.

Ikan mujair banyak mengandung protein, rendah kalori, dan sumber vitamin dan mineral yang baik. Lihatlah profil nutrisinya.

1 oz ikan mujair mengandung:

  • Kalori – 36g
  • Protein – 7.3g
  • Lemak Total – 0,7 g
  • Omega-3 asam lemak – 67,2g
  • Omega-6 asam lemak – 84g
  • Karbohidrat – 0 gram
  • Kalsium – 3.9mg
  • Magnesium – 9.5mg
  • Potassium – 106mg
  • Selenium – 15.2mg
  • Vitamin E – 0,2 mg
  • Niacin – 1,3mg
  • Folat – 1,7mcg
  • Vitamin B12 – 0,5 mcg
  • Asam pantotenat – 0,2mg

Sekarang, mari kita lihat mengapa ikan mujair menjadi sangat populer. Manfaat apa yang mereka miliki?

8 Manfaat Kesehatan Mujair

1. Baik Untuk Tulang

Ikan mujair bagus untuk tulang Anda. Ikan ini mengandung mineral seperti kalsium dan fosfor yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan pemeliharaan tulang. Beberapa penelitian terbaru menunjukkan bahwa ikan ini yang mengandung kolagen tipe 1 sangat berguna dalam pengobatan regeneratif. Ikan ini juga menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam membantu regenerasi sel tulang di laboratorium dan sedang dicoba sebagai biomaterial di bidang kedokteran gigi.

2. Mencegah Penyakit Seperti Kanker

Seperti beberapa jenis ikan lainnya, mujair mengandung selenium dan antioksidan yang melawan kanker dan mengobati penyakit yang berhubungan dengan jantung. Seleniumki tidak hanya membantu mengurangi aktivitas radikal bebas di dalam tubuh tetapi juga membuat Anda kurang rentan terhadap stres oksidatif. Ini menghambat mutasi sel-sel sehat ke sel kanker. Selain itu, para ilmuwan telah menemukan bahwa peptida antimikroba (rantai asam amino pendek), hepcidin 1-5, memiliki efek anti-inflamasi dan dapat digunakan sebagai pengobatan baru untuk kanker.

3. Baik Untuk Otak

Mengkonsumsi mujair dapat meningkatkan fungsi otak. Itu karena ikan ini mengandung omega-3 yang melimpah, meningkatkan fungsi neurologis dan memiliki sifat neuroprotektif. Plus, mujair juga sarat dengan selenium yang terbukti dapat melindungi otak dari berbagai penyakit seperti Alzheimer, Parkinson, dan epilepsi. Ini meningkatkan aliran oksigen ke otak, yang membantu menyeimbangkan cairan di seluruh tubuh. Ini tidak hanya menyalurkan nutrisi ke dalam sistem tetapi juga memungkinkan otak untuk berpikir dengan jernih.

4. Melindungi Jantung

Manfaat kesehatan lain dari ikan mujair adalah zat yang ada di dalam ikan ini bisa membantu merawat jantung Anda dengan baik. Tapi ikan liar yang dikembangbiakkan memiliki rasio asam lemak omega 3 dan omega 6 yang berbeda. Ikan mujair liar memliki lebih banyak asam lemak omega-3 dibandingkan dengan yang dibudidayakan. Menurut penelitian terbaru, omega-3 dapat membantu mengurangi tekanan darah tinggi dan mencegah serangan jantung, stroke, dan atherosclerosis.

5. Melawan Tanda-tanda Penuaan

Ikan mujair mengandung antioksidan, vitamin C dan E yang baik untuk kulit. Mereka meningkatkan kesehatan kulit Anda dan membuat kulit Anda berseri-seri. Kedua vitamin itu adalah antioksidan kuat, yang artinya mereka membantu menghapus radikal bebas yang berbahaya, sehingga membantu mengurangi peradangan dan stres. Mereka juga melindungi kulit dari kerusakan akibat pancaran sinar matahari. Akibatnya kulit, tulang, organ, dan sel Anda tetap aktif dan muda.

6. Menurunkan Berat Badan

Ikan mujair juga bisa membantu Anda menurunkan berat badan. Ikan ini sangat tinggi protein dan rendah kalori, jadi bisa menjadi cara yang bagus untuk mengurangi asupan kalori dan juga menyediakan nutrisi yang dibutuhkan tubuh agar berfungsi dengan baik. Ini juga bisa menjadi pilihan diet bagi mereka yang mencoba kembali ke bentuk semula.

7. Untuk Penderita Tiroid

Ikan mujair mengandung selenium yang memainkan peran penting dalam pengaturan kelenjar tiroid dan meningkatkan fungsi hormonal juga. Fungsi rutin kelenjar tiroid akan meningkatkan metabolisme Anda dan mencegah kenaikan berat badan atau penyakit lain yang terkait dengan gangguan fungsi tiroid.

8. Menyembuhkan Luka

Para ilmuwan telah menemukan bahwa peptida kolagen dari ikan mujair menunjukkan kemajuan yang signifikan saat digunakan untuk menutup luka goresan dan luka daging pada hewan laboratorium.

Ini adalah delapan manfaat dari mengkonsumsi ikan mujair. Tapi bagaimana cara mempersiapkannya?

Berikut adalah beberapa resep ikan mujair untuk Anda:

1. Ikan Mujair Panggang

Ikan Mujair Panggang
Bisa menjadi alternatif dari ikan mujair goreng

Waktu Persiapan: 10 menit

Waktu Memasak: 30 menit

Total Waktu: 40 menit

Untuk: 2

Bahan:

  • 4 oz mujair fillet
  • 2 sendok teh minyak zaitun
  • 1 sendok teh mentega tawar
  • 1 sendok makan jus lemon
  • 1 cangkir brokoli
  • 1 cangkir wortel cincang
  • 1 sendok teh serpihan cabai
  • Garam secukupnya

Cara Persiapan

  • Panaskan oven hingga 135o F.
  • Lapisi loyang dengan kertas roti.
  • Aduk mujair fillet dan sayuran dengan minyak zaitun, mentega, jus lemon, garam, dan serpih cabai.
  • Pindahkan ke loyang kue.
  • Tutup dan panggang selama 20-30 menit.

2. Ikan Mujair Bumbu Lemon dan Bawang Putih

Ikan Mujair Bumbu Lemon dan Bawang Putih
Menyegarkan dengan sedikit rasa asam dari lemon

Waktu Persiapan: 10 menit

Waktu Memasak: 30 menit

Total Waktu: 40 menit

Untuk: 2

Bahan

  • 4 oz mujair fillet
  • 1 sendok teh mentega
  • 1 sendok teh bawang putih cincang halus
  • 2 sendok makan jus lemon
  • 1 sendok makan irisan peterseli
  • Garam secukupnya
  • ½ sendok teh lada

Cara Mempersiapkan

  • Panaskan oven ke 135oF.
  • Lapisi loyang dengan kertas roti.
  • Aduk fillet mujair dalam jus lemon, garam, merica, dan bawang putih.
  • Tumis peterseli dengan mentega.
  • Pindahkan fillet ke loyang kue.
  • Tutup dan panggang selama 20-30 menit.

3. Taco Isi Ikan Mujair

Taco Isi Ikan Mujair
Bisa menjadi pilihan jika Anda bosan dengan resep yang itu-itu saja

Waktu Persiapan: 10 menit

Waktu Memasak: 30 menit

Total Waktu: 40 menit

Untuk: 2

Bahan

  • 4 tortilla jagung
  • 4 mujair fillet
  • 2 sendok makan air jeruk nipis
  • Garam secukupnya
  • ½ sendok teh merica
  • ¼ sendok teh serpihan cabai merah
  • 1 sendok teh bubuk bawang putih
  • ½ cangkir parutan kubis
  • ½ buah alpukat
  • potong 1 tomat
  • potong ¼ cangkir mentimun cincang
  • ½ cangkir keju parut
  • ½ cangkir yogurt
  • Ketumbar untuk hiasan
  • Cooking spray

Cara Persiapan

  • Gosok fillet ikan mujair dengan air jeruk nipis, garam, lada, dan bawang putih bubuk.
  • Semprotkan fillet dengan cooking spray dan panggang, 5 menit di setiap sisi.
  • Panaskan tortilla di atas wajan.
  • Sementara itu, campuran yogurt, ketumbar, dan cabai menjadi serutan halus.
  • Taruh ikan mujair bakar di atas tortilla.
  • Tambahkan salsa, kubis, mentimun, alpukat, dan tomat. Taburi dengan saus yogurt dan hias dengan daun ketumbar.

Hidangan ini lezat, dan Anda harus mencoba menyiapkannya di rumah.

Sekarang, satu pertanyaan utama tetap belum terjawab. Apakah mengkonsumsi ikan mujair aman? Cari tahu selanjutnya.

Apakah Aman Untuk Mengkonsumsi Ikan Mujair?

Ya, jika itu adalah ikan mujair yang hidup secara liar. Tetapi jika dibesarkan di peternakan, ada banyak kekhawatiran, dan Anda harus mengetahui beberapa hal dan membuat keputusan saat membeli atau memesan ikan mujair.

Hal-hal yang harus Anda ketahui sebelum membeli mujair

1. Risiko Keracunan Arsenik

Sedih tapi benar. Ikan mujair yang dibudidayakan di Taiwan dievaluasi, dan para ilmuwan menemukan bahwa mereka mengandung arsenik, yang bisa menyebabkan keracunan pada orang-orang yang memakannya.

2. Risiko Keracunan Merkuri

Anda mungkin pernah mendengar tentang keracunan merkuri yang terkait dengan ikan mujair atau ikan pada umumnya. Itu benar. Para ilmuwan telah menemukan bahwa baik ikan mujair liar dan budidaya dapat mengakumulasi merkuri secara alami. Namun, ikan jenis ini yang hidup liar memiliki tingkat kandungan merkuri sekitar 5% lebih rendah jika dibandingkan dengan ikan yang dibudidayakan.

3. Dapat Mengakibatkan Peradangan

Ikan ini juga dikenal sebagai ikan akuatik karena kandungan proteinnya dan banyak manfaat kesehatan. Tetapi tilapia yang dibudidayakan dapat menyebabkan peningkatan peradangan dalam tubuh. Ini, pada akhirnya, dapat menyebabkan radang sendi, kenaikan berat badan, dan penyakit jantung.

4. Rasio Omega 3 dan Omega 6 Tidak Seimbang

Perbandingan ideal asam lemak omega-3 dan omega-6 adalah 1: 1. Tetapi dalam ikan mujair yang dibudidayakan, rasionya adalah 2: 1 atau 4: 1, yang dapat menyebabkan banyak penyakit, termasuk hipertensi dan penyakit jantung.

5. Risiko Kanker

Ikan budidaya terkena logam berat yang akhirnya masuk ke sistem manusia. Mengkonsumsi terlalu banyak dapat menyebabkan mutasi pada DNA dan kanker. Selain itu, ikan yang dibudidayakan terkadang tidak tumbuh dalam kondisi budaya yang sehat dan higienis, sehingga menyebabkan banyak penyakit lainnya.

6. PCB dan Pestisida

Para peneliti telah menemukan bahwa mujair yang dibiakkan di peternakan mengandung banyak polutan, seperti polychlorinated biphenyls (PCBs), organochlorine (OC), organophosphorus (OPs), hexachlorobenzene (HCB), dan pestisida trifluralin. Ini dapat menyebabkan penyakit atau bahkan kematian.

Anda mendapatkan gambarannya, bukan? Pada dasarnya, Anda harus menghindari mengkonsumsi ikan mujair yang dibudidayakan. Meskipun mujair yang hidup liar juga tidak sepenuhnya bebas dari polutan, itu jauh lebih aman daripada ikan mujair yang dibudidayakan (atau ikan, pada umumnya). Jadi, kesimpulannya, mujair baik untuk kesehatan, tetapi Anda harus berhati-hati. Kehati-hatian akan menjaga Anda tetap aman.