Buah naga merupakan buah tropis yang berasal dari Amerika Tengah. Buah kaya nutrisi ini memiliki kulit merah kemerahan menyala dengan biji hitam di dalam daging buahnya. Buah Ini memiliki rasa yang sedikit hambar dan tekstur yang merupakan persilangan antara kiwi, pir, dan markisa.

Buah eksotis ini rendah kalori, tinggi nutrisi dan antioksidan, sehingga menjadikannya alternatif yang sehat untuk buah-buahan lainnya

Penelitian tentang manfaat buah naga bagi kesehatan menyatakan bahwa buah naga baik untuk kesehatan jantung, mengobati diabetes, dan mengendalikan kolesterol.

Buah naga dianggap sebagai ‘makanan super’ karena padat nutrisi dan kaya akan antioksidan. Buah Ini juga tersedia secara komersial dalam bentuk bubuk, yang dapat digunakan dalam smoothie dan yogurt beraroma. Mari kita lihat profil nutrisi dan manfaat kesehatan buah naga.

Nutrisi Buah Naga

Buah naga (100 g) mengandung 264 kalori, karbohidrat (82 g), dan protein (3,57 g). Ini kaya serat (1,8 g), zat besi (4% RDI), magnesium (10% RDI), kalsium, kalium, dan vitamin C (3% RDI). Buah Ini juga merupakan sumber vitamin B1 (thiamin), B2 (riboflavin), B3 (niacin), dan C yang baik.

  • Buah naga adalah sumber karbohidrat dan serat yang sehat. Gula kompleks dari buah-buahan merupakan alternatif yang lebih baik daripada gula olahan.
  • Kandungan serat pada buah naga penting dalam menjaga bakteri menguntungkan di saluran pencernaan. Kandungan serat yang tinggi juga membantu melancarkan buang air besar.
  • Kandungan glikemik buah naga memang lebih tinggi, namun padat nutrisi, menjadikannya buah ini termasuk camilan yang sehat.
  • Konsentrasi tinggi vitamin C pada buah naga melebihi asupan harian yang direkomendasikan. Vitamin C adalah nutrisi dan antioksidan penting yang terlibat dalam berbagai fungsi fisiologis dan memberikan banyak manfaat bagi kesehatan.

Sekarang setelah Anda memiliki gambaran singkat tentang manfaat kesehatan dari buah naga, mari kita lihat secara mendetail di bagian selanjutnya.

7 Manfaat Kesehatan Buah Naga

1. Meningkatkan Kesehatan Usus

Dapat Meningkatkan Kesehatan Usus
Dapat Meningkatkan Kesehatan Usus

Buah naga dianggap baik untuk pencernaan karena kaya akan serat. Serat prebiotik membantu pertumbuhan bakteri baik (probiotik) seperti Lactobacilli dan Bifidobacteria di dalam tubuh. Bakteri ini memberi kita senyawa penting yang tidak dapat disintesis oleh tubuh kita. Serat makanan juga meningkatkan pergerakan usus dan mengobati kondisi seperti sembelit, sindrom iritasi usus besar (IBS), dan masalah gastrointestinal.

2. Menurunkan Kolesterol dan Meningkatkan Kesehatan Jantung

Biji buah naga merupakan sumber asam lemak tak jenuh esensial yang kaya seperti asam linoleat dan linolenat. Lemak baik ini dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Kelebihan low density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat dapat mengeraskan arteri dan menyebabkan penyakit jantung. Kehadiran fitonutrien seperti likopen juga dapat membantu dalam meningkatkan kesehatan jantung.

Asupan serat makanan yang lebih tinggi secara positif terkait dengan risiko penyakit jantung yang lebih rendah.

Semua senyawa kardioprotektif yang ada dalam buah naga ini dapat membantu menurunkan kolesterol dan mengurangi risiko penyakit jantung koroner atau serangan jantung.

3. Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh Anda

Buah naga mengandung antioksidan seperti vitamin C, betacyanins, betaxanthins, dan senyawa polifenol. Vitamin C merupakan bagian integral untuk menjaga sistem kekebalan yang kuat karena membantu membunuh patogen berbahaya dan mendorong pertumbuhan sel darah putih (sel kekebalan). Pigmen berwarna dalam buah naga – betalains – memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi. Antioksidan ini dapat mengais atau mengikat radikal bebas berbahaya yang dilepaskan selama stres atau reaksi metabolisme.

4. Membantu Menstabilkan Gula Darah Anda

Buah naga dapat menurunkan kadar gula darah. Buah naga juga bisa bermanfaat bagi orang-orang yang menderita pra-diabetes atau diabetes. Penelitian menunjukkan bahwa kontrol glikemik buah naga bergantung pada dosis. Artinya, seiring dengan meningkatnya jumlah buah naga yang dikonsumsi, maka kadar gula darah pun menurun. Sifat hipoglikemik buah naga ini dapat membantu mengatur kadar glukosa dalam darah.

Namun, mengkonsumsi terlalu banyak buah naga juga dapat menyebabkan efek buruk karena dapat menyebabkan resistensi insulin pada penelitian yang dilakukan pada tikus. Resistensi insulin ini dapat menyebabkan obesitas.

5. Membantu Menurunkan Berat Badan

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus menemukan bahwa betacyanin yang ditemukan dalam buah naga merah dapat membantu mengelola diabetes dan mencegah obesitas dengan mengatur pertumbuhan bakteri bermanfaat di usus. Kandungan serat dan air yang tinggi pada buah naga juga dapat membantu membuat Anda kenyang untuk waktu yang lebih lama.

6.  Meningkatkan Kadar Zat Besi

Buah naga kaya akan zat besi dan vitamin C. Zat besi sangat penting untuk pembentukan sel darah merah yang membawa oksigen ke berbagai bagian tubuh. Vitamin C membantu penyerapan zat besi selain membantu dalam sistem pertahanan tubuh. Baik zat besi dan vitamin C terlibat dalam mengatur fungsi fisiologis utama dalam tubuh kita. Kekurangan zat besi atau vitamin C dapat menyebabkan kondisi seperti anemia dan penyakit kudis. Menambahkan buah naga ke dalam makanan Anda dapat memenuhi kebutuhan makanan Anda dari nutrisi penting ini.

7. Mencegah Kanker

Dapat Mencegah Kanker
Mencegah Kanker

Buah naga mengandung karotenoid berpigmen seperti – beta karoten dan likopen – serta vitamin C yang berpotensi melawan kanker. Antioksidan seperti betalains dapat mengurangi stres oksidatif dan melawan sel kanker. Penelitian telah menemukan bahwa betacyanin yang ditemukan dalam buah naga dapat menghambat pertumbuhan dan penyebaran kanker payudara. Antioksidan ini juga dapat memperbaiki kerusakan sel.

Praktik pengobatan tradisional menyarankan konsumsi buah naga untuk meningkatkan kesehatan reproduksi dan bermanfaat bagi organ seksual.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah naga dapat menghambat perkembangan endometriosis. Namun, penelitian tersebut masih terbatas untuk mendukung klaim ini pada manusia.

Cara Mengkonsumsi Buah Naga

Buah naga bisa dimakan segar atau diblender menjadi jus. Buah naga juga bisa digunakan untuk membumbui selai, salad, smoothie, dan yogurt.

Sangat mudah untuk memilih buah naga yang bagus. Periksa saja apakah masih kencang dan tidak terlalu lunak. Pilih buah yang warnanya gelap. Gunakan pisau untuk mengirisnya menjadi dua. Anda bisa menyendok daging menggunakan sendok atau mengupas kulitnya dan mengiris daging menjadi potongan-potongan kecil. Selain Buah naga kering dan beku juga tersedia secara komersial yang berbentuk bubuk, yang dapat digunakan sebagai pengganti buah.

Efek Samping Buah Naga

Secara keseluruhan, buah naga aman dikonsumsi. Dalam kasus yang jarang terjadi, orang tertentu akan mengalami reaksi alergi dengan gejala seperti ruam, gatal, mual, dan pembengkakan pada mulut. Namun sangat sedikit kasus reaksi alergi terhadap buah naga yang dilaporkan.

Buah naga adalah buah eksotis bergizi dan beraroma yang dapat meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan.

Buah ini termasuk makanan super berserat tinggi dan rendah kalori dengan lemak, vitamin, dan mineral penting yang sehat. Buah naga adalah pilihan populer di antara orang-orang yang sadar akan pentingnya kesehatan.