Anda pernah atau mungkin sedang menderita gastritis? Gastritis adalah peradangan atau erosi pada dinding lambung. Gastritis yang berkembang secara bertahap dan berlangsung untuk jangka panjang dikenal sebagai gastritis kronis. Sedangkan gastritis yang terjadi tiba-tiba dikenal sebagai gastritis akut.

Gastritis terjadi disebabkan karena infeksi helicobacter pylori (dapat menyebabkan kanker perut atau bisul). Atau bisa juga karena penyalahgunaan alkohol, anemia pernisiosa, refluks empedu, stres, muntah, gangguan autoimun, dan penggunaan obat anti-inflamasi.

Buah dan syuran wajib untuk penderita gastritis.
Mengubah kebiasaan makan adalah solusi terbaik pengobatan gastritis.

Gejala gastritis yang paling umum adalah muntah, sakit perut, gangguan pencernaan, kehilangan nafsu makan, diare, kembung, dan tinja yang berwarna hitam. Perawatan untuk gastritis mungkin melibatkan penggunaan antasida, antibiotik, dan suplemen vitamin B12. Namun, mengubah kebiasaan makan dan gaya hidup Anda bisa menjadi solusi terbaik dari semua jenis pengobatan.

Ubah Pola Makan

Apakah Anda juga sudah mempertimbangkan untuk mengubah pola makan dan menu Anda demi menghilangkan rasa sakit? Banyak orang yang memilih minum obat untuk membunuh rasa sakit yang timbul karena gejala maag dan gastritis. Walaupun sebenarnya obat yang diresepkan oleh dokter tidak memberikan bantuan permanen. Bahkan, penggunaan obat-obatan ini dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan kerusakan hati .

Oleh karena itu, lebih masuk akal untuk memilih mengubah pola konsumsi harian Anda untuk sembuh dari penyakit gastritis. Memperbaharui pola diet Anda adalah opsi yang lebih aman. Selain itu Anda akan mendapatkan manfaat lebih saat memilih mengonsumsi makanan bergizi. Selanjutnya, makanan bergizi yang Anda konsumsi memberikan efek positif pada kesehatan Anda secara keseluruhan.

Makanan yang bergizi wajib untuk penderita gasttitis.
Memilih menu diet untuk penderita gastritis.

Menu Diet 

Untuk Vegetarian

Madu adalah penyembuh alami yang efektif merelaksasi lapisan perut. Susu bebas lemak atau rendah lemak atau smoothie berat, baik dikonsumsi ketika Anda sarapan  sebagai bekal untuk memulai hari Anda. Makan sayuran sebagai menu makan siang adalah jalan untuk mendapatkan jumlah serat yang cukup sehingga membantu pencernaan.

Adapun yogurt akan membantu produksi bakteri baik pada tubuh Anda. Jus buah delima akan mengurangi asam di lambung. Dan ketika makan malam tiba, mulai lah dengan snack yang akan mengistirahatkan sistem pencernaan Anda.

Madu baik untuk merelaksasi perut dan yoghurt memproduksi bakteri baik.
Madu ataupun yoghurt adalah penyembuh alami gastritis.

Selepas bangun pagi: 1 gelas air suam-suam kuku dengan 1 sendok makan madu

Pilihan menu sarapan:

  1. Havermut dengan susu bebas lemak
  2. Bayam, anggur, dan smoothie kiwi

Pilihan menu makan siang :

  • Salad wortel, hijau, dan brokoli
  • Sup labu atau mentimun
  • 1 mangkok sedang labu botol, direbus
  • Pasca makan siang: 1 cangkir yogurt bebas lemak
  • Makanan ringan malam hari: 1 gelas jus delima (tidak dikemas jus)

Pilihan menu makan malam:

  1. Pasta gandum utuh dengan minyak zaitun, basil, zucchini, dan brokoli
  2. Kacang merah dengan wortel dan bit

Non Vegetarian

Mulailah hari Anda dengan madu. Dengan segala manfaatnya, tak heran bila madu disebut juga sebagai tabib. Satu butir telur rebus utuh akan memberi Anda protein dan lemak baik untuk memulai hari Anda. Roti multigrain memiliki lebih banyak serat, yang akan membantu pencernaan sekaligus penurunan berat badan. Pilihlah roti tepung jika Anda sensitif terhadap gluten.

Di sisi lain, buah-buahan mengandung gula alami, vitamin, mineral, fitonutrien, dan serat yang akan berfungsi meningkatkan kekebalan tubuh Anda dan menjaga rasa lapar Anda. Sebagai pilihan makan siang, konsumsi makanan seimbang yang terdiri dari protein (ayam, ikan, jamur, kacang polong, kedelai, dan sejenisnya).

Buah dan sayuran berfungsi meningkatkan kekebalan Anda.
Konsumsi sayuran dan buah baik untuk penderita gastritis.

Untuk lemak sehat (gunakan mentega yang sudah difortifikasi, minyak zaitun, minyak dedak padi, minyak biji rami, dan sejenisnya). Sedangkan untuk sayuran, yang akan membantu Anda tetap waspada dan aktif. Makan malam ringan yang terdiri dari macronutrients utama akan membantu kualitas tidur lebih baik dan meningkatkan kesehatan usus Anda.

Pilihan menu:

Dini hari: 1 gelas air suam-suam kuku dengan 1 sendok makan madu

Menu sarapan: 

  • 1 telur rebus (utuh) + 1 potong roti roti multigrain
  • Pisang, apel, dan smoothie buah persik

Menu makan siang:

  • Sup ayam bening dengan wortel, bawang merah, dan bayam
  • Bubuk mackerel panggang
  • Pasca makan siang: semangkuk kecil anggur

Makanan ringan malam hari: 1 gelas jus delima (tidak dikemas jus)

Makan malam:

  • Jamur trout panggang dengan brokoli
  • Potongan dada ayam dengan miju kuning dengan labu labu parut

Pantangan 

Kopi dapat menyebabkan asam lambung naik.
Kopi adalah jenis minuman yang harus dihindari penderita gastritis.

Mengatur pola makan atau diet untuk penderita gastritis akan sangat membantu Anda menyingkirkan rasa sakit dan segala penderitaan yang akan mengikutinya. Menyingkirkan makanan tertentu adalah ide bagus ketika Anda menginginkan bantuan permanen untuk sembuh dari gastritis. Sebaiknya hindari makanan berikut:

  • Kopi
  • Teh hijau atau hitam
  • Cokelat panas atau coklat
  • Teh spearmint dan peppermint
  • Susu dan krim utuh
  • Minuman beralkohol
  • Jus jeruk dan jeruk bali
  • Keju berbumbu
  • Sosis, salami, ham, bacon, dan sejenisnya
  • Bawang putih
  • Jus tomat, pasta atau saus
  • Cabai, bubuk cabai, lada hitam, jalapeno, dan bubuk bawang putih

Makanan yang Dianjurkan

Roti gandum dianjurkan untuk penderita gastritis.
Roti gandum utuh baik dikonsumsi oleh penderita gastritis.
  • Roti gandum utuh, pasta gandum utuh, cereal multigrain, dan beras merah
  • Daging tanpa lemak, jenis daging unggas, dan ikan
  • Buah-buahan (delima, kiwi, ceri, peach, apel, pisang, dan prem)
  • Sayuran (seledri, daun bawang, kentang, brokoli, wortel, bit, kale, bayam, labu botol, labu, dan sayuran laut)
  • Minyak zaitun, minyak canola, dan minyak dedak padi untuk mendapatkan varian lemak yang sehat
  • Lentil, tahu, dan kacang
  • Susu dan yogurt bebas lemak atau rendah lemak
  • Kacang almond
  • Makanan sehat yang tidak mengandung lemak tidak sehat, ditambah gula atau garam

Untuk informasi lebih lanjut tentang makanan yang baik untuk dikonsumsi, Anda harus berkonsultasi dengan ahli gizi.

Resep

Dada Ayam, Lentil, dan Labu 

Menu makanan untuk penderita gastritis.

Bahan:

  • 1/2 cangkir dada ayam yang dipotong dadu
  • 1/2 cangkir lentil kuning
  • 1/2 cangkir labu botol parut
  • 1/4 cangkir bawang cincang
  • 1 sendok teh bubuk jinten
  • Daun ketumbar
  • 2 sendok makan minyak zaitun
  • Garam
  • Sejumput lada

Cara Membuat:

  • Panaskan minyak dalam panci sup dan tumis bawang yang telah dicincang.
  • Tambahkan bubuk jinten dan masak selama sekitar satu menit.
  • Tambahkan ayam dan masak selama sekitar dua menit.
  • Tambahkan lentil dan masak selama dua menit.
  • Terakhir, tambahkan labu, garam, dan merica labu. Aduk rata.
  • Tambahkan setengah cangkir air dan biarkan mendidih sampai semua bahan lembut dan matang.
  • Tuangkan miju-miju (kacang lentil merah) dimasak dengan ayam dan botol labu dalam mangkuk.
  • Hiasi dengan daun ketumbar cincang.

Alternatif menu ini untuk vegetarian: Anda dapat mengganti ayam dengan brokoli atau sayuran lain yang direkomendasikan atau hanya memasak lentil dengan labu botol parut.

Tips

Perbanyak konsumsi buah dan sayuran baik untuk penderita gastrtis.
Anda harus menata pola makan demi melawan gejala gastritis.

Menerapkan menu dan mengikuti rencana diet untuk penderita gastritis cukup mudah. Ketika Anda tahu makanan mana yang harus dihindari dan mana yang harus dikonsumsi, Anda sudah berada di jalan yang benar untuk menyingkirkan gastritis.

Perubahan pola makan dan gaya hidup akan meringankan gejala gastritis. Dikarenakan Anda hanya makan makanan bergizi, kesehatan tubuh Anda secara keseluruhan meningkat. Jadi, apa yang Anda terapkan adalah insentif tambahan yang Anda dapatkan jika Anda menjalani diet gastritis.

Berikut tips lengkap yang bisa Anda ikuti agar penyakit gastritis tidak kambuh di kemudian hari.

Hindari Makanan Pedas

Menghindari makanan pedas adalah solusi efektif menghindari gejala gastritis. Hal ini dikarenakan peradangan yang menyakitkan telah melemahkan perut Anda. Oleh sebab itu makan makanan pedas seperti kari, bubuk cabai, cabai utuh, dan saus pedas hanya akan memperburuk masalah gastritis.

Jangan Lupa Minum Air

Air membantu mengeluarkan racun dari tubuh dan menjaga tubuh tetap terhidrasi. Dianjurkan untuk minum 8 hingga 10 gelas air per hari. Air akan mencegah gejala gastritis sehingga perut Anda tetap adem ayem. Minum air secara teratur juga bermanfaat mencerahkan kulit Anda.  Siapa yang tidak menginginkan hal ini?

Memilih Makanan yang Mudah Dicerna

Rahasia diet gastritis yang efektif adalah memastikan bahwa setiap gigitan makanan yang Anda konsumsi mudah dicerna.

Konsumsi Produk Susu Rendah Lemak

Produk susu rendah lemak membantu mengendalikan sekresi asam. Susu rendah lemak mencegah iritasi dan erosi dinding perut.

Minum Air Kelapa

Tidak ada yang lebih baik daripada minum banyak air kelapa selama 24 jam di awal saat Anda memulai modifikasi menu.

Minum Jus Sayuran dan Buah

Jus wijen dan jus bayam memiliki efek yang menakjubkan pada tubuh Anda dan membantu mencegah gastritis. Atau pilihan lain, minum setidaknya satu gelas mentimun, kiwi, atau jus buah delima. Hindari jus buah yang dikemas.

Hindari stres

Stres dapat memicu banyak masalah kesehatan dan gastritis adalah salah satunya. Identifikasi faktor-faktor yang memicu tingkat stres Anda dan cobalah untuk menguranginya.

Nikmati Makanan Anda

Selalu rileks dan menikmati makanan Anda alih-alih makan dengan terburu-buru.

Hindari Merokok dan Minum Alkohol

Merokok dan alkohol dapat menyebabkan iritasi dan erosi pada lapisan lambung.

Jawaban Ahli untuk Pertanyaan Pembaca

Tanya (T): Bagaimana melakukan diagnosis gastritis?

Jawab (J): Gastritis dapat didiagnosis dengan bantuan endoskopi untuk melihat lapisan lambung, tes darah untuk memeriksa anemia, dan tes tinja untuk memeriksa keberadaan darah di tinja.

T: Jika saya menderita gastritis, apakah saya harus menjalani tes darah untuk mengetahui kadar vitamin dan mineral tertentu?

J: Silakan konsultasikan dan periksa dengan dokter Anda untuk mengetahui penyebab pastry gastritis yang Anda alami. Jika Anda menderita anemia, kadar zat besi dalam darah Anda harus diperiksa. Juga, jika Anda mengalami gastritis atrofi yang mencegah penyerapan vitamin B12, tingkat vitamin B12 harus diukur.

T: Kapan harus ke dokter?

J: Jika Anda memiliki gejala gastritis, sebelum mengambil keputusan mengonsumsi obat atau menyimpulkan penyebabnya, silakan berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui alasan timbulnya gejala-gejala yang Anda alami.

Semoga informasi tadi berguna bagi Anda, terutama soal penyakit gastritis dan bagaimana cara mengatasinya.