Pernahkah jari tangan Anda terjepit pintu? Jika jari tangan Anda tiba-tiba muncul lentingan berisi cairan berwarna hitam atau keunguan, jangan panik dulu. Kondisi ini dikenal dengan istilah lepuh darah atau blood blister.

Lepuh darah terjadi karena adanya kerusakan yang mempengaruhi lapisan kulit terendah. Sebuah kantung terbentuk di kulit dan mengandung cairan bening bersama dengan darah. Mula-mula, lepuh darah mungkin tampak merah, tetapi warna ini berubah menjadi lebih gelap atau bahkan menjadi keunguan seiring berjalannya waktu. Kondisi seperti ini biasanya ditemukan di mulut, di tangan, di kaki atau tumit, di dekat sendi, atau area tulang di tubuh.

Apa Penyebab Dari Lepuh Darah?

Lepuh darah muncul ketika sesuatu mencubit kulit namun tidak merusak permukaan kulit sehingga darah dari dalam tidak bisa keluar. Stres dan tekanan yang dialami oleh kulit bisa terjadi karena beberapa hal berikut ini:

  • Kulit Anda terjepit di kusen pintu atau pintu mobil
  • Melakukan aktivitas fisik seperti berlari atau menari dalam waktu lama
  • Mengenakan sepatu yang tidak pas yang bergesekan dengan kulit
  • Menggunakan alat (seperti palu atau sekop) yang berulang kali bergesekan dengan kulit
  • Terbakar
  • Sunburns
  • Reaksi terhadap iritasi seperti bahan kimia
  • Infeksi

Kehadiran lepuhan ini pasti sangat menjengkelkan dan kadang terasa sakit. Lepuh seperti itu biasanya sembuh dengan sendirinya, tetapi memakan waktu beberapa hari. Untuk mempercepat pemulihan, Anda bisa menggunakan bahan-bahan yang biasa ditemukan di rumah.

Ramuan Penghilang Lepuh

1. Garam Epsom

Garam Epsom/Shutterstock
Garam Epsom/Shutterstock

Garam Epsom pada dasarnya mengandung magnesium sulfat dan beberapa mineral. Ini mendetoksifikasi kulit, mengurangi pembengkakan, dan juga mengurangi rasa sakit.

Bahan yang diperlukan:

  • 1 sendok teh garam Epsom
  • 1 cangkir air hangat

 Cara meracik: 

  1. Larutkan garam dalam air hangat.
  2. Bilas lepuhan dan kulit sekitarnya dengan air ini.
  3. Lakukan ini dua atau tiga kali setiap hari.
2. Minyak Lavender
Minyak Lavender/Shutterstock
Minyak Lavender/Shutterstock

Minyak esensial Lavender membius rasa sakit yang terkait dengan blister. Ia juga dikenal untuk mempercepat proses penyembuhan penyakit kulit.

Bahan yang diperlukan:

  • 1-2 tetes minyak esensial lavender
  • 1-2 tetes minyak almond
  • Kain kasa

Cara meracik: 

  1. Campurkan dua minyak dan tuangkan campuran ke kain kasa.
  2. Tempatkan kain kasa ini pada darah yang melepuh.
  3. Buang kain kasa setelah satu jam atau lebih.
  4. Lakukan ini dua kali sehari. Gunakan kasa baru setiap saat.

3. Air Garam

Air Garam/Shutterstock
Air Garam/Shutterstock

Bahan yang diperlukan:

  • 1/2 cangkir garam
  • Bak mandi berisi air hangat

Cara meracik: 

  1. Tambahkan garam ke bak air dan aduk rata.
  2. Rendam kaki yang memiliki lepuh darah di bak mandi selama 10-15 menit.
  3. Lakukan ini sekali atau dua kali sehari.

Merendam area yang memiliki darah melepuh di air garam hangat akan membantu lepuhan pecah dengan mudah. Setelah pecah, ia sembuh dengan sendirinya.

4. Sari Cuka Apel

Sari Cuka Apel/Shutterstock
Sari Cuka Apel/Shutterstock

Dengan aksi asam ringan dan senyawa detoksifikasi, sari cuka apel akan mempercepat proses penyembuhan lepuh darah. Sifat antimikrobanya akan mencegah lepuh darah tidak terinfeksi. Namun jangan gunakan sari cuka apel ini lepuhan yang terbuka.

Bahan yang diperlukan:

  • 1 sendok teh cuka sari apel
  • 1 sendok teh air
  • Bola kapas atau kapas

Cara meracik: 

  1. Encerkan sari cuka apel dengan air dan rendam kapas di dalamnya.
  2. Letakkan pada bagian yang memiliki lepuh darah dan biarkan selama 10-15 menit.
  3. Ulangi ini dua kali sehari.

5. Kompres Hangat / Dingin

Kompres/Shutterstock
Kompres/Shutterstock

Setelah lepuh darah terbentuk, tempatkan kompres panas atau dingin untuk mencegah peradangan dan mencegah bengkak. Perbedaan suhu juga membantu mengurangi rasa sakit.

Kompres lepuh darah menggunakan air es atau air panas selama 15 menit. Letakkan kompres pada lepuh dua kali sehari untuk mempercepat proses penyembuhan.

Jika Anda tidak memiliki kantong, anda dapat menggantinya dengan es yang dilapisi kain. Jika tidak, itu bisa menyebabkan versi minor dari radang dingin.

6. Witch Hazel

Witch Hazel/Shutterstock
Witch Hazel/Shutterstock

Witch hazel adalah astringent topikal yang biasa digunakan untuk mengobati masalah kulit seperti luka, lecet, infeksi, dan bahkan lecet. Sifat astringennya akan mengeringkan lecet dan membuatnya cepat sembuh. Kandungannya juga memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat mengurangi pembengkakan.

Bahan yang diperlukan:

  • Witch Hazel
  • Kapas

Cara meracik: 

  1. Dengan menggunakan bola kapas, oleskan beberapa larutan witch hazel pada lepuh darah
  2. Biarkan kering secara alami.
  3. Oleskan ini 3-4 kali sehari sampai lepuh sembuh.

7. Pasta Atau Minyak Bawang Putih

Bawang Putih/Shutterstock
Bawang Putih/Shutterstock

Bawang putih mengandung allicin, senyawa terapeutik yang dapat menyembuhkan lecet dan juga mencegah infeksi. Ia memiliki sifat antioksidan dan antimikroba ( 9 ).

Bahan yang diperlukan:

  • 5-6 siung bawang putih
  • 1 cangkir minyak zaitun

Cara meracik: 

  1. Hancurkan bawang putih dan panaskan dengan minyak dengan api kecil selama 10-12 menit.
  2. Biarkan minyak mendingin. Oleskan satu atau dua tetes pada lepuh. Pijat dengan sangat lembut.
  3. Biarkan selama 30 menit.
  4. Simpan sisa minyak dalam botol kedap udara.
  5. Bawang putih juga bisa dihancurkan dan digiling menjadi pasta dan diaplikasikan pada lepuh darah. Pasta ini dapat dibiarkan selama 10-12 menit.
  6. Oleskan minyak bawang putih segar ini 3-4 kali sehari.

8. Kantong Teh

Kantong teh/Shutterstock
Kantong teh/Shutterstock

Asam tannic dalam teh akan mencegah infeksi dan meredakan pembengkakan. Apa yang harus Anda lakukan dengan sebuah kantong teh? Cukup basahi kantong teh dan simpan di kulkas. Tempatkan ini di area lepuhan dan biarkan selama beberapa menit. Lakukan hal tersebut beberapa kali sehari sampai lepuh sembuh. Kantong teh yang sama dapat digunakan untuk satu hari penuh.

9. Bubuk Cendana

Cendana/Shutterstock
Cendana/Shutterstock

Cendana akan menyerap kehangatan dari lepuh darah. Sifat anti-inflamasi dan analgesiknya akan mengurangi pembengkakan dan meredakan nyeri yang melepuh. Ia juga dikenal untuk mempercepat proses penyembuhan luka ( 11 ).

Bahan yang diperlukan:

  • 1 sendok teh bubuk cendana
  • air

Cara meracik: 

  1. Tambahkan beberapa tetes air ke bubuk cendana untuk membuat pasta yang halus.
  2. Sebarkan pasta ini secara merata pada lepuhan dan tunggu sampai kering. Ini biasanya memakan waktu 10-15 menit.
  3. Bersihkan dengan kain basah yang dingin.
  4. Oleskan pasta ini 2-3 kali dalam sehari.

10. Kunyit

Kunyit/Shutterstock
Kunyit/Shutterstock

Kunyit banyak digunakan sebagai agen antiseptik topikal. Ini juga meningkatkan proses penyembuhan dengan mengaktifkan mekanisme yang diperlukan di kulit untuk perbaikan luka ( 12 ).

Bahan yang diperlukan:

  • 1/2 sendok teh kunyit
  • 1/2 sendok teh madu

Cara meracik: 

  1. Buat pasta kental dengan mencampur bubuk kunyit dengan madu.
  2. Oleskan pasta ini pada lepuh darah dan diamkan selama setengah jam.
  3. Cuci bersih dengan air dingin.
  4. Lakukan ini 2-3 kali dalam sehari.

Obat-obatan yang disarankan di atas dapat digunakan untuk membantu tubuh mengobati lepuh darah dengan sendirinya. Selain itu, lepuh yang berukuran kecil dapat disembuhkan di rumah tanpa perlu ke rumah sakit. Tetapi jika lepuh darah di tubuh anda berukuran besar dan rasa nyeri begitu merasuk hingga ke otak, lebih baik anda berkonsultasi ke dokter agar diberi penanganan medis yang tepat.