Luka bakar bisa dibilang salah satu ‘kecelakaan’ rumahan yang tidak bisa dihindari. Aktivitas di dapur adalah hal paling riskan yang memicu terjadinya luka bakar. Luka bakar sendiri memiliki berbagai tingkatan. Dan dalam masing-masing tingkatan itu, kita memiliki alternatif ramuan rumahan untuk mengatasi luka bakar. Untuk mengetahui ramuan apa yang cocok untukku, kita perlu memeriksa dan meneliti luka bakar kita.

Luka bakar yang paling ringan disebut dengan luka bakar tingkat satu. Luka ini hanya menyerang lapisan terluar dari kulit dan tidak ada tanda melepuh, hanya muncul ruam merah, bengkak, dan terkelupasnya lapisan kulit terluar. Kita perlu paham tingkatan dalam luka bakar ini, supaya kita dapat memilih dengan tepat ramuan rumahan untuk mengobati luka bakar.

Luka bakar tingkat dua sudah menyerang bagian yang lebih dalam dari lapisan kulit terluar. Pada area luka bakar biasanya akan muncul bagian yang melepuh dan rasa nyeri di sekitarnya. Jika bagian yang melepuh ini pecah, maka luka akan basah dan perlu perawatan dan pembersihan ekstra.

Luka bakar tingkat tiga menyerang semua lapisan kulit dan dapat menyebabkan kerusakan saraf. Akibatnya orang tersebut akan mengalami mati rasa pada kulitnya saat sembuh. Kulit bekas luka bakar tingkat ketiga biasanya akan berwarna putih pucat atau coklat gelap. Luka bakar tingkat tiga wajib ditangani dokter spesialis. Jika luka bakar sampai menyentuh tulang dan otot. mereka disebut dengan luka bakar tingkat empat.

Berikut ada sederet bahan alami yang dipercaya bisa mengobati luka bakar secara efektif dan alami. Apa saja?

1. Minyak Esensial

Minyak esensial.

Dalam beberapa waktu terakhir, pamor minyak esensial meroket karena segudang manfaatnya untuk terapi penyembuhan berbagai penyakit sampai penggunaan sehari-hari untuk menjaga kesehatan. Untuk mengobati luka bakar, Anda dapat memakai minyak lavender, peppermint, minyak batang teh, atau frankincense. Teteskan 2-3 tetes minyak esensial yang Anda pilih pada kapas, kemudian oleskan pada bagian kulit yang mengalami luka bakar. Kandungan antiseptik dan anti peradangan pada minyak esensial membantu mengurangi pembengkakan pada area bekas terbakar.

2. Lidah Buaya

2. Lidah Buaya
Lidah Buaya untuk Meredakan Sensasi Panas pada Luka Bakar

Lidah buaya menyembuhkan luka bakar dengan kandungan anti inflamasi dan antioksidannya. Kandungan anti bakteri di dalamnya juga berperan mencegah infeksi pada luka dan mencegah terjadinya pelepuhan. Siapkan satu sendok teh gel lidah buaya, oleskan pada daerah luka. Anda dapat menggunakan lidah buaya alami, dan mengambil bagian dagingnya, atau membeli ekstrak lidah buaya di toko kecantikan.

3. Madu

Madu dapat mencegah infeksi pada luka bakar

Sebagai antibiotik alami, madu mengandung zat pengatur kadar pH yang mencegah infeksi pada luka bakar. Madu juga mengandung zat anti peradangan dan antioksidan yang membantu menyembuhkan luka lebih cepat. Siapkan 2 sendok teh madu alami, oleskan langsung pada luka bakar. Lakukan ini tiga kali sehari.

4. Pasta Gigi

4. Pasta Gigi
Mint dalam pasta gigi mendinginkan daerah luka bakar

Memakai pasta gigi untuk mengurangi nyeri pada luka bakar ternyata bukan mitos. Kandungan mint dalam pasta gigi terbukti ampuh mengurangi rasa sakit dan mendinginkan daerah luka bakar secara alami. Oleskan pasta gigi dengan kandungan mint pada area sekitar luka. Diamkan selama 10-15 menit, bilas. Pastikan Anda sudah membilas luka dengan air dingin terlebih dahulu.

5. Kantung Teh

5. Kantung Teh
Kantung teh bekas untuk mengompres luka bakar

Teh kaya akan kandungan asam tanik yang membantu mengurangi sensasi panas pada luka bakar. Karena itulah Anda disarankan untuk mengompres luka bakar Anda dengan kantung teh bekas 2 kali sehari untuk proses penyembuhan yang lebih cepat.

6. Minyak Kelapa

6. Minyak Kelapa
Minyak kelapa menghilangkan sensasi panas pada luka bakar.

Minyak kelapa berperan dalam regenerasi sel kulit mati serta mengandung zat anti peradangan dan anti-oksidan yang dapat membantu menghilangkan sensasi panas pada bekas luka bakar. Minyak kelapa juga mencegah munculnya bekas luka pada kulit. Cukup mengoleskan minyak kelapa murni pada daerah yang terbakar tiga kali dalam sehari.

7. Minyak Vitamin E

7. Minyak Vitamin E
Vitamin E mempercepat proses regenerasi sel-sel kulit.

Siapa yang tidak tahu manfaat vitamin E untuk kesehatan dan kecantikan kulit? Zat antioksidannya membantu melawan peradangan dan mempercepat proses regenerasi sel-sel kulit. Untuk membantu menyembuhkan luka bakar, siapkan satu sendok teh minyak vitamin E dan oleskan pada area luka bakar. Diamkan sampai terserap habis oleh kulit. Lakukan ini 3-4 kali dalam sehari.

8. Susu

8. Susu
Protein dan zinc dalam susu meredakan rasa nyeri dan sensasi panas dari luka bakar.

Kandungan protein dan zinc dalam susu membantu meredakan rasa nyeri dan sensasi panas dari luka bakar. Karena itulah susu akan mempercepat proses penyembuhan luka bakar. Siapkan 1/4 gelas susu dingin. Oleskan pada luka dengan kapas. Diamkan selama 10-15 menit sebelum membilasnya dengan air bersih. Untuk luka baru, lakukan berulang-ulang sampai rasa panas dan nyeri pada luka mereda.

9. Cuka

9. Cuka
Cuka untuk mengobati luka bakar ringan

Cuka adalah bahan penyegar dan antiseptik alami yang banyak mengandung asam asetat. Asam asetat sendiri adalah zat anti peradangan dan pereda nyeri. Karena itulah cuka dapat dipakai untuk meredakan luka bakar ringan. Campurkan 2 sendok teh cuka dengan 2 sendok teh air. Oleskan pada area luka dengan kapas. Diamkan sampai larutan air dan cuka terserap habis. Lakukan 2-3 kali sehari.

10. Garam

10. Garam
Garam mencegah pelepuhan pada kulit yang terbakar

Garam memiliki zat antibakteri dan zat penyembuh alami yang mencegah terjadinya pelepuhan dan membantu penyembuhan luka bakar lebih cepat. Buat pasta dengan mencampur garam dengan air. Balurkan pasta garam tersebut pada area yang terbakar, biarkan kering. Lakukan beberapa kali dalam sehari untuk mempercepat proses penyembuhan.

Satu hal yang patut diingat, sebelum menggunakan salah satu dari ramuan rumahan di atas. Pastikan untuk mencuci luka bakar dengan air dingin yang mengalir. Selain untuk meredakan rasa sakit, juga untuk mencegah luka bakar menyebar. Untuk luka bakar serius, tingkat 3 dan seterusnya, Anda tetap harus ke dokter untuk perawatan intensif. Ramuan rumahan ini hanya bersifat sementara untuk jenis luka bakar serius.