Magnesium adalah mikro-nutrisi dan mineral berlimpah yang ditemukan pada tubuh manusia. Magnesium berperan lebih dari 300 sistem enzim yang mengatur reaksi biokimia yang beragam.

Magnesium membantu proses sintesis DNA dan protein, fungsi otot dan saraf, pengaturan detak jantung, fungsi ginjal, kendali glukosa darah dan produksi ATP (sumber energi) yang memerlukan kadar magnesium optimal. Manfaat magnesium bisa menyembuhkan migrain, kram otot, memperkuat tulang, meningkatkan kinerja olahraga dan sensitivitas insulin.

Agar tubuh berfungsi dengan baik, Anda membutuhkan magnesium. Berikut manfaat penting lainnya dari magnesium bagi tubuh Anda:

1. Menjaga Kesehatan Tulang dan Otot

Dalam darah mengandung magnesium yang sangat penting untuk menyerap kalsium ke tulang Anda. Magnesium adalah elemen penting untuk enzim mengkontraksi otot. Magnesium juga bertanggung jawab untuk transmisi neuromuskular.

Kekurangan magnesium (hypomagnesemia) dapat diidentifikasi pertama kali ketika seseorang sering mengeluh kram kaki, kram otot, nyeri skeletal kronis (leher, punggung, persendian) dan pembengkakan.

2. Dapat Mengobati Migrain, Sakit Kepala, dan Kecemasan

Kekurangan magnesium menyebabkan migrain.

Penelitian menunjukkan 50% pasien yang terserang migrain akut memiliki kadar magnesium yang rendah. Dengan meningkatkan kadar magnesium dalam darah tidak hanya mengurangi serangan migrain tapi juga sakit kepala, gugup, kecemasan, kehilangan memori dan masalah kognisi. Hal itu dikarenakan ion magnesium memengaruhi reseptor serotonin pada proses neurologis dan biologis pada tubuh.

3. Mengatasi Masalah Kulit

Magnesium merupakan salah satu mineral yang sangat cepat diserap melalui kulit sehingga menjadi menjadi solusi perawatan kulit yang ideal. Magnesium menyembuhkan alergi, jerawat, kulit berminyak, dan kerutan pada wajah karena memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat.

Kadar magnesium yang rendah dalam darah meningkatkan sitokin proinflamasi, eosinofil dan neutrofil yang berakibat buruk pada tubuh. Dengan mengonsumsi makanan atau suplemen yang kaya magnesium akan mengendalikan hipersensitivitas tersebut dan membantu enzim bekerja yang membuat kulit Anda lebih muda, cerah dan bebas kusam.

4. Melindungi Jantung

Mengonsumsi magnesium bisa melindungi jantung Anda dan menjaga penyakit kardiovaskular seperti penyakit arteri koroner, infark miokard, dan aritmia.

Magnesium meningkatkan metabolisme miokard, mencegah akumulasi kalsium dan kematian sel miokard, mengurangi aritmia karena stres oksidatif, dan membantu metabolisme lipid (zat lemak yang tidak larut dalam air) untuk menghindari penumpukan kolesterol dalam pembuluh darah.

Salah satu keluhan paling umum di kalangan remaja dan orang dewasa  adalah hipertensi karena kekurangan magnesium. Mengkonsumsi suplemen magnesium dapat menurunkan tekanan sistolik dan diastolik pada pasien, tetapi mungkin memiliki sedikit atau tidak berpengaruh pada mereka dengan BP normal atau rendah.

5. Mengatasi Diabetes Tipe 2

Kekurangan magnesium menyebabkan diabetes tipe 2.

Berdasarkan penelitian mengatakan diabetes tipe 2 disebabkan karena hipomagnesemia. Kekurangan magnesium ini muncul karena pola makan yang buruk, kehilangan diuretik, dan kadar glukosa darah yang tidak menentu.

Kadar magnesium intraseluler yang rendah menyebabkan gangguan penyerapan insulin dan mengurangi sensitivitas insulin pada tubuh. Resistensi insulin meningkatkan kadar glukosa dalam darah yang memicu kerusakan organ-organ dalam tubuh, dimulai dengan ginjal.

Jadi, untuk menghindari masalah tersebut, penting mengonsumsi magnesium.

6. Mencegah Penyakit Komplikasi Selama Kehamilan 

Pada saat hamil tubuh membutuhkan asupan magnesium dan nutrisi penting lainnya lebih tinggi. Asupan tersebut akan diserap oleh janin, sehingga wanita hamil harus mengonsumsi setidaknya 300 mg magnesium per hari. Sayangnya, tidak banyak ibu hamil yang mengetahui hal tersebut.

Hipomagnesemia selama kehamilan dapat memengaruhi ginjal, hati, dan jantung. Bukan hanya ibu hamil tetapi juga bayi. Sehingga memungkinkan untuk timbul komplikasi seperti diabetes gestasional preeklamsiacerebral palsy, hipertensi kronis, kaki kram, dan perlambatan pertumbuhan janin.

Dengan mengonsumsi magnesium yang cukup dapat mencegah kelahiran prematur dan membantu pertumbuhan janin. Maka, bagi Anda akan tumbuh sehat

7. Mengatur Berat Badan

Magnesium berperan dalam proses biologis tubuh yang melibatkan banyak enzim, sehingga bisa mengatur berat badan Anda, terutama untuk mengurangi obesitas.

Kekurangan magnesium berdampak pada metabolisme lemak yang menyebabkan masalah berat badan. Mempertahankan kadar magnesium yang optimal dapat mencegah berbagai gangguan yang disebabkan oleh obesitas seperti aterosklerosis, diabetes tipe 2, gagal ginjal, dan hiperlipidemia.

8. Memiliki Anti-inflamasi yang kuat

Ketika sel-sel tubuh Anda memiliki magnesium yang cukup, tidak ada produksi bahan kimia peradangan (cytokines) seperti Tumor Necrosis Factor (TNF-α), Interleukin (IL-6), NF-ϰβ, dan lain-lain.

Sitokin pro-inflamasi ini menimbulkan kondisi seperti preeklampsia dan kejang yang menyebabkan disfungsi motorik utama pada bayi yang baru lahir.

Pada orang dewasa, hipomagnesemia menyebabkan peradangan berbagai jaringan dan organ, sehingga menimbulkan plantar fasciitis (nyeri tumit), sindrom iritasi usus, arthritis, kejang, insulitis, asam urat, fibromyalgia, hipersensitivitas, asma, multiple sclerosis, tendinitis, dan GERD (gastroesophageal reflux disease).

9. Terlibat dalam Produksi dan Kinerja Energi

Bubuk magnesium digunakan untuk mengangkat beban.

Pernahkah Anda bertanya-tanya, apa bubuk kapur putih itu? Dan mengapa orang menggunakannya sebelum mengangkat beban dan senam?

Anda pasti akan terkejut jika mengetahui bahwa itu adalah magnesium karbonat.

Magnesium bersama dengan seng, kromium, dan mikronutrien lainnya, meningkatkan kinerja latihan dan metabolisme otot, meningkatkan stamina orang yang aktif secara fisik. Mineral ini meningkatkan laju produksi glukosa dari glikogen (sumber energi alternatif) untuk memberikan lebih banyak energi ke otak dan otot selama latihan.

10. Mengatasi PMS

Premenstrual syndrome (PMS) menyebabkan kram menstruasi, perubahan suasana hati, mengidam, mual, hot flash, penurunan tekanan darah, dan sakit punggung. Hal itu terjadi karena hormon reproduksi terganggu.

Dengan mengonsumsi makanan atau suplemen yang kaya magnesium dapat membantu Anda mengatasi perubahan suasana hati, sakit kepala, retensi cairan, dan gejala lainnya. Magnesium juga penting dalam pemanfaatan karbohidrat selama siklus menstruasi Anda.

11. Mengobati GERD dan Penyakit Lambung Lainnya

Magnesium memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-spasmodic. Mengkonsumsinya secara oral mencegah GERD, perut kembung, dan sembelit. Magnesium merupakan kofaktor untuk banyak enzim pencernaan yang bertanggung jawab untuk metabolisme karbohidrat, lipid, dan lemak yang membantu dalam relaksasi otot-otot saluran pencernaan dan berfungsi sebagai pencahar. Tak heran jika susu magnesia menjadi obat untuk hampir semua masalah lambung.

Agar terhindar dari kekurangan magnesium, Anda harus mengonsumsi makanan yang kaya akan kandungan mikro-nutrisi tersebut.

Berikut ini daftar makanan kaya magnesium dengan asupan harian yang dibutuhkan.

Daftar makanan kaya magnesium.

Pendistribusian Magnesium

Tubuh kita menyerap sekitar 30-40% magnesium setiap harinya. Berikut adalah konsumsi harian yang direkomendasikan untuk seluruh kelompok usia:

Konsumsi harian magnesium.

Rata-rata orang dewasa memiliki 25 gram magnesium, di mana 50-60% ada di tulang, dan sisanya di jaringan lunak. Kadar magnesium dalam serum dikontrol ketat dan berkisar antara 0,75 hingga 0,95 millimole/liter. Ketika di bawah 0,75 mmol/L menghasilkan hipomagnesemia. Sekitar 120 mg magnesium diekskresikan dalam air seni setiap hari untuk menghindari penumpukan. Jumlah yang dibuang berkurang selama hipomagnesemia.

Terlalu banyak mineral ini tidak terlalu berisiko bagi kesehatan Anda, tetapi bisa menyebabkan diare dan mual. Tetapi jika konsentrasi magnesium serum mencapai 1,74 mmol/L, dapat menyebabkan efek samping yang mematikan seperti:

  • Hipotensi (Tekanan darah rendah)
  • Muntah
  • Retensi urin
  • Kelesuan
  • Kesulitan dalam bernafas
  • Aritmia
  • Gagal ginjal
  • Gagal jantung

Sementara itu, kekurangan magnesium bisa disebabkan karena Anda menggunakan pengencer darah atau diuretik. Jika tidak, hipomagnesemia dapat menyebabkan beberapa gangguan seperti yang kita diskusikan di atas.

Tanda-tanda kekurangan magnesium termasuk:

  • Kebas
  • Kehilangan selera makan
  • Kelelahan
  • Kontraksi otot atau kram
  • Kejang
  • Kelelahan
  • Aritmia
  • Hipokalsemia atau hipokalemia (defisiensi kalsium dan kalium)

Magnesium mengandung banyak manfaat. Untuk itu mulai sekarang Anda harus mengonsumsi jenis makanan yang tepat dan mengukur nilai harian yang dibutuhkan pada tubuh. Dengan begitu Anda akan memiliki tubuh yang bugar.