Madu dicampur dengan kayu manis? Ternyata perpaduan keduanya dapat meningkatkan kesehatan, dan telah digunakan dalam pengobatan Ayurveda dan Unani selama berabad-abad. Madu dipercaya dapat digunakan untuk mengobati penyakit tanpa menimbulkan efek samping.

Rahasia di Balik Kayu Manis dan Madu

Telah banyak beredar artikel di tahun 1990-an yang memuji perpaduan ini. Namun, seiring dengan berlalunya waktu, semakin banyak penggemar dan praktisi kesehatan bertanya-tanya apakah perpaduan ini benar-benar mujarab seperti yang terlihat ?

Inilah buktinya!

Mengapa Madu?

Secara umum di dalam madu terdapat kandungan:

  • Fruktosa: 38.2%
  • Glukosa: 31.3%
  • Maltosa: 7.1%
  • Sukrosa: 1.3%
  • Air: 17.2%
  • Gula paling tinggi: 1.5%
  • Abu (analisis kimia):0.2%
  • Lain-lain: 3.2%
  • Kekentalan madu adalah sekitar 1,36 kg per liter. Atau sama dengan 36% lebih kental daripada air.

Ada yang sebaiknya Anda ketahui yaitu tentang warna madu. Ternyata semakin gelap warna madu maka akan semakin baik kualitasnya. Hal ini dikarenakan adanya kandungan antioksidan  di dalam madu. Misalkan, madu dari jenis Buckwheat akan lebih baik dari jenis lainnya karena di dalam madu ini mengandung antioksidan sebanyak 20 kali lebih banyak.

Mengapa Kayu Manis?

Salah satu jenis rempah-rempah yang sering digunakan baik di dalam masakan atau di bidang kesehatan adalah kayu manis. Menurut penelitian yang pernah dilakukan di Hong Kong, kayu manis menempati urutan pertama dari 26 jenis herbal yang paling populer dikarenakan kandungan antioksidannya.

Kayu manis merupakan salah satu rempah yang banyak digunakan.
Kayu manis merupakan salah satu rempah yang banyak digunakan.

Kayu manis ini juga mengandung senyawa fenolik dan flavonoid sehingga dapat menjadikannya sebagai obat anti-inflamasi, antidiabetes, antikanker, dan kardioprotektif. Selain itu sebuah penelitian terkini yang dilakukan menemukan bahwa kayu manis dapat meringankan serangan perut kembung, kram karena menstruasi, diare, dan sakit perut.

Jadi jangan pernah ragu lagi bahawasanya kayu manis ini mempunyai begitu banyak manfaat yang positif bagi kesehatan. Bahkan di negara Sri Lanka, kayu manis ini dijadikan bahan untuk membuat tusuk gigi!

Tidak diragukan lagi bahwa madu dan kayu manis keduanya dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan. Tetapi, Anda juga harus paham tentang jenis madu dan kayu manis jenis manakah yang dapat Anda gunakan.

Madu Murni dan Kayu Manis Ceylon

Ternyata terdapat dua dua jenis madu yaitu madu murni dan yang sudah melalui proses penyaringan. Kayu manis pun terdapat dua jenis yaitu kayu manis Ceylon dan kayu manis Cassia. Sekarang Anda dapat melihat perbedaanya mana yang lebih baik Anda gunakan.

Jenis Madu

Madu memiliki beberapa varietas. Tetapi secara garis besar madu terbagi ke dalam dua jenis yaitu madu murni atau mentah yang belum menjalani proses apa-apa (tanpa disaring) dan madu yang sudah melalui proses penyaringan.

Madu Murni

Pada madu yang murni tanpa menjalani proses penyaringan akan terlihat serbuk alami yang justru masih memiliki banyak gizi.

Anda perlu memahami bahwa madu diproduksi oleh lebah madu dari nektar tumbuhan dan bukan serbuk sari. Inilah yang menyebabkan akan menemukan serbuk sari di  dalam madu hanya secara kebetulan saja. Jumlah serbuk sari  di dalam madu sangatlah rendah sehingga tidak akan memengaruhi kandungan gizinya.

Madu murni atau mentah ini masih banyak mengandung serbuk sari, sarang lebah, sayap lebah rusak, dan propolis yang biasa disebut sebagai lem lebah, dimana campuran lem yang dihasilkan lebah madu dipergunakan untuk menutup ruang terbuka yang tidak diinginkan pada sarang lebah.

Madu mentah ini juga akan terlihat lebih keruh warnanya dan tidak menarik. Lebah diketahui membawa muatan elektrostatik, yang diyakini dapat menarik senyawa penting lainnya ke dalam madu mentah yang dapat memiliki manfaat tertentu.

Madu yang Diproses

Pada madu yang sudah difilter atau mengalami proses tentunya akan disegel pada kemasannya. Hal ini dimaksudkan agar madu tidak tercampur lagi dengan bahan-bahan yang tidak diinginkan di dalamnya.

Madu yang sudah mengalami proses saat beredar di pasar akan terlihat lebih menarik karena warnanya yang kuning keemasan cerah berbeda dengan madu mentah yang warnanya masih kusam.

Filtrasi juga dilakukan untuk memastikan bahwa madu tetap cair untuk waktu yang lama. Madu mentah mengandung partikel tersuspensi dan gelembung udara halus yang mungkin mempercepat kristalisasi. Filtrasi akan memperlambatnya.

Jadi, mana dari keduanya yang lebih baik untuk digunakan? Madu mentah terlihat jelas. Beberapa penelitian mengatakan bahwa madu mentah jauh lebih bergizi, dan beberapa penelitian lainnya mengatakan tidak ada perbedaan yang signifikan antara madu murni dengan madu yang sudah melalui proses. Namun, Anda dapat memilih madu mentah jika Anda tidak begitu bermasalah dengan tampilannya.

Berbicara tentang madu, ada satu lagi variasi jenis madu yang bernama madu Manuka. Madu ini berasal dari Selandia Baru yang dihasilkan dari lebah yang menyerbuki semak Manuka. Madu manuka ini  selain mengandung hidrogen peroksida yang memang selalu ada di dalam madu, juga mengandung komponen antibakteri lainnya. Madu ini mengandung bahan dengan kualitas antimikroba, yang disebut Faktor Manuka Unik. Dikatakan unik karena tidak dapat ditemukan pada madu lainnya.

Jenis Kayu Manis

Dua jenis kayu manis yang paling terkenal adalah Ceylon dan Cassia. Perbedaan keduanya dari tempat asalnya, kayu manis Ceylon berasal dari Sri Lanka dan Madagaskar, sementara kayu manis Cassia berasal dari Cina dan Indonesia.

Kayu manis ceylon memancarkan aroma yang sangat kuat sedangkan cassia kurang manis dan lembut. Kayu manis Ceylon mengandung senyawa yang disebut coumarin. Sedangkan kayu manis Ceylon mengandung sejumlah coumarin paling sedikit, dengan kandungan 0,017 gram/kg. Kayu manis Cassia memiliki 0,31 gram/kg.

Menurut beberapa penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan, kayu manis lebih aman digunakan dalam dosis yang lebih tinggi.

Lalu bagaimana Anda membedakan kedua jenis ini ? Sangat gampang, kayu manis Ceylon lebih mempunyai warna yang lebih muda, rasanya tidak terlalu tajam dan pedas. Sedangkan Cassia memiliki warna yang lebih gelap, memiliki lapisan yang lebih berserat dan lebih pedas. Perlu Anda ketahui, untuk menemukan kayu manis Ceylon ini di pasaran memang agak sulit karena mempunyai harga yang cukup mahal.

Nilai Gizi Madu dan Kayu Manis

Berikut ini adalah nilai nutrisi berdasarkan Nilai Harian (DV)%.

Kayu Manis Ceylon Madu
Lemak Total 2% Lemak Total 0%
Kolesterol 0% Kolesterol 0%
Potassium 0% Potassium 5%
Sodium 0% Sodium 1%
Karbohidrat Total 1% Karbohidrat Total 93%
Protein 0% Protein 2%
Kalori 52%
Serat 3%
Vitamin C 3%
Riboflavin 8%
Niacin 2%
Vitamin B6 4%
Folat 2%
Kalsium 2%
Iron 8%
Magnesium 2%
Phosphorus 1%
Zinc 5%
Copper 6%
Manganese 14%
Selenium 4%

Manfaat Perpaduan Madu dan Kayu Manis

1. Mengurangi Resiko Terkena Penyakit Jantung

Salah satu manfaat perpaduan madu dan kayu manis bagi kesehatan adalah dapat menjaga kesehatan jantung. Madu yang mengandung berbagai polifenol, seperti quercetin, galangin, dan acacetin, sangat bermanfaat dalam pengobatan penyakit kardiovaskular. Sebuah penelitian di Iran menemukan bahwa madu dapat membantu menormalkan detak jantung yang tidak normal atau tidak teratur.

Sebuah percobaan yang dilakukan pada tikus dalam jangka panjang ditemukan bahwa kayu manis dapat meningkatkan profil kardiovaskular dan hal ini dimungkinkan pada manusia.

Sedangkan menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat ditemukan bahwa ekstrak kayu manis yang larut di dalam air mengandung senyawa antioksidan yang dapat membantu mencegah penyakit jantung. Dimasukkannya rempah-rempah ke dalam bumbu untuk makanan juga dapat mengurangi efek negatif dari mengkonsumsi makanan berlemak, tentunya hal ini dapat membantu mencegah penyakit jantung.

Walaupun belum ditemukan korelasi yang tepat apakah kayu manis dapat menurunkan kolesterol akan tetapi kayu manis dapat dijadikan sebagai bahan pengganti  gula dan garam pada makanan. Sehingga hal ini tentunya sangat baik agar jantung menjadi sehat.

Cara menggunakan:

Ambil sesuai kebutuhan kayu manis dan madu untuk dijadikan pasta. Oleskan pada roti gandum dan jadikan sarapan yang lezat dan sehat.

2. Meningkatkan Imunitas

Rutin mengonsumsi madu bermanfaat untuk merangsang produksi antibodi yang mungkin dapat meningkatkan respon imun. Sifat imunomodulator ini dapat mengatasi luka.  Cairan emas ini juga memiliki enzim dan sifat anti-tumor yang penting pada tubuh.

Sebuah penelitian mengatakan bahwa madu juga dapat menyembuhkan luka bakar dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Madu juga dapat dimanfaatkan sebagai obat batuk, terutama pada anak-anak. Sebuah penelitian yang pernah dilakukan di Vancouver, mengonsumsi sesendok  madu sebelum tidur dapat mengurangi batuk pada anak-anak dan orang tua. Saat ini juga sudah banyak dijual bebas obat batuk dengan menggunakan madu dan ternyata terbukti dapat  mengurangi keparahan dan frekuensi batuk.

Selain batuk, madu juga dapat membantu mengobati flu atau penyakit yang disebabkan karena sistem kekebalan tubuh yang sedang lemah.  Kayu manis mengandung senyawa yang disebut cinnamaldehyde, yang berfungsi dapat mencegah penyakit sat imun tubuh sedang melemah.

Cara menggunakan:

Tambahkan sejumput bubuk kayu manis ke segelas air madu hangat-hangat kuku. Minumlah rutin di pagi terutama di musim dingin. Minum kayu manis dan campuran madu juga akan membantu membersihkan sinus Anda.

3. Mengobati Infeksi Kulit

Perpaduan madu dan kayu manis ternyata juga dapat meringankan berbagai infeksi kulit seperti tinea, ketombe, seborrhea, dan psoriasis. Madu sangat ampuh untuk melawan mikroba yang menyebabkan gatal atau iritasi pada pada kulit.

Sebuah penelitian menemukan bahwa  salep untuk mengatasi infeksi pada kulit mengandung 20% ​​madu dan terbukti efektif mengatasi gangguan ini.

Sedangkan ramuan kayu manis dalam salep dapat memfasilitasi proses yang disebut biosintesis kolagen, yang ditemukan berguna untuk perawatan anti penuaan kulit. Sifat antioksidan dan anti-inflamasi kayu manis dapat membuat campuran ideal untuk mengobati scleroderma. Campuran ini juga dapat menyembuhkan eksim, kurap, dan berbagai jenis infeksi kulit lainnya.

Cara menggunakan:

Campurkan 1 bagian bubuk kayu manis dengan 3 bagian madu lalu gunakan sebagai masker wajah. Masker ini dapat membersihkan pori-pori kulit Anda.

Bila wajah Anda berjerawat, ambilah 3 sendok makan madu Manuka dan 1 sendok makan kayu manis untuk dibuat masker.  Masukkan ke dalam microwave selama 30 detik (tidak boleh terlalu panas) dan oleskan masker ke wajah Anda. Biarkan selama 10 menit. Bilas dan tepuk-tepuk wajah Anda dengan handuk lembut.

4. Membantu Mengobati Peradangan dan Arthritis

Perpaduan madu dan kayu manis banyak mengandung antioksidan dan flavonoid yang dapat membantu mengobati peradangan. Campuran ini juga dikenal untuk membantu perawatan arthritis. Anda hanya perlu mengoleskannya ke bagian yang sakit.

Perpaduan madu dan kayu manis dapat meringankan nyeri.
Perpaduan madu dan kayu manis dapat meringankan nyeri.

Kayu manis di dalam ramuan ini juga berguna untuk mengobati peradangan dan peradangan usus besar yang biasa terjadi pada usia lanjut.

Cara menggunakan:

Campurkan madu dan bubuk kayu manis. Oleskan pada bagian tubuh yang sedang bermasalah. Agar mendapatkan hasil yang maksimal tambahkan sedikit cuka apel di dalamnya.

5. Baik untuk Diabetes

Sebuah penelitian yang pernah dilakukan menemukan bahwa mengonsumsi madu pada penderita  diabetes dapat membantu mengurangi berat badan. Beberapa obat  anti-diabetes, bila diminum bersama madu dapat membantu memperbaiki kontrol glikemik.

Madu juga dapat membantu menyembuhkan luka diabetes, seperti ulkus kaki diabetik.

Namun penggunaan madu pada penderita diabetes tetap harus dikontrol karena penggunaan madu yang berlebihan dapat meningkatkan kadar hemoglobin A1c yang lebih tinggi, yang menunjukkan kontrol kadar gula darah yang buruk.

Bila ramuan dicampur dengan kayu manis, maka dapat membantu penderita diabetes tipe 2 karena dapat mengurangi berbagai faktor risiko yang terkait dengan penyakit. Kayu manis juga berkhasiat untuk mengurangi kadar glukosa darah postprandial (selama atau setelah makan malam atau makan siang), tentunya  hal ini mungkin bermanfaat bagi penderita diabetes.

Cara menggunakan:

Anda dapat mencampur madu dan bubuk kayu manis dengan perbandingan yang sama. Setelah tercampur rata gunakan sebagai selai untuk roti atau dicampur dengan minuman Anda.

6. Membantu Mengobati Infeksi Kandung Kemih

Memang belum banyak yang mengetahui bahwa paduan madu dan kayu manis sangat efektif untuk menghambat pertumbuhan sel kanker kandung kemih tertentu. Studi lain menyatakan bahwa khasiat madu manuka dalam memerangi infeksi saluran kemih.

Alasan lain mengapa madu dapat membantu mengobati infeksi saluran kemih adalah karena  sifat antibakterinya. Kayu manis sebagai bumbu terbukti mampu menekan bakteri penyebab infeksi saluran kemih.

Cara menggunakan:

Campurkan dua sendok teh kayu manis dan satu sendok teh madu dengan segelas air hangat. Konsumsilah sekali sehari. Ramuan ini dapat membantu meredakan infeksi kandung kemih. Jika infeksi terlalu parah, Anda dapat mengganti air dengan jus cranberry.

7. Membantu Mengobati Gangguan Pencernaan dan Masalah Lambung

Madu telah digunakan sejak zaman kuno untuk mengurangi gangguan pencernaan dan masalah pencernaan lainnya. Ramuan ini dapat menenangkan membran saluran pencernaan. Madu juga dapat cepat terserap dan memberikan energi ekstra. Madu dapat menghentikan pertumbuhan Helicobacter pylori, yang seharusnya menjadi penyebab utama gangguan pencernaan.

Madu juga membantu dalam sekresi cairan pencernaan, oleh karenanya campuran ini dapat berfungsi dengan baik untuk mengobati gangguan pencernaan.

Masalah lambung juga dapat timbul ketika adanya ketidakseimbangan dalam bakteri usus. Menurut sebuah penelitian di Mesir, madu telah ditemukan untuk memperbaiki bakteri usus sehingga dapat mencegah terjadinya masalah lambung. Penelitian lain telah membuktikan bahwa madu manuka dapat membantu menyembuhkan ulkus usus.

Menurut penelitian, campuran kayu manis dapat memiliki khasiat yang dapat meredakan nyeri ulu hati dan kram perut. Kayu manis juga dapat digunakan pada anak-anak untuk menurunkan suhu perut sehingga mengurangi gas perut dengan mengurangi sekresi asam lambung dari dinding lambung. Anda dapat menyertakan ramuan ini dalam program diet Anda untuk menurunkan suhu perut Anda hingga 20ºC.

Penelitian lain menunjukkan kemampuan kayu manis dalam mengobati dismenore, menstruasi yang menyakitkan hingga kram perut.

Cara menggunakan:

Taburkan bubuk kayu manis pada dua sendok makan madu. Konsumsi campuran ini sebelum menyantap makanan.

8. Membantu Menurunkan Kolesterol

Menurut University of Pittsburgh Medical Center, baik madu dan kayu manis memiliki sifat penurun kolesterol. Menurut beberapa bukti, madu introduksi dapat menghasilkan penurunan kecil dalam tingkat kolesterol pasien diabetes. Bahkan, hanya setengah sendok teh kayu manis sehari disinyalir dapat menurunkan kadar kolesterol pada pasien diabetes tipe 2.

Cara menggunakan:

Campurkan 2 sendok makan madu dan 3 sendok teh bubuk kayu manis dengan 470 ml air teh. Minum campuran ini setiap pagi hari.

9. Turunkan Berat Badan

Anda mempunyai masalah dengan berat badan ? Jika Anda ingin menurunkan berat badan, perpaduan madu dan kayu manis dapat menjadi salah satu pilihan yang baik. Terlepas dari olahraga dan kebiasaan diet yang baik, tentu saja. Sebuah penelitian di  San Diego, madu dapat mengurangi berat badan dan adiposa (lemak). Kayu manis yang dicampur di dalam makanan dapat menekan nafsu makan sehingga secara tidak langsung dapat berkontribusi terhadap penurunan berat badan.

Kayu manis yang dicampur di dalam makanan dapat menekan nafsu makan.
Kayu manis dapat menekan nafsu makan.

Cara menggunakan:

Rebuslah 1 sendok makan madu, 1 sendok teh kayu manis. Tambahkan kayu manis dalam mangkuk terpisah. Tuangkan air panas tadi ke mangkok kayu manis, dan diamkan selama 15 menit. Setelah dingin, tambahkan madu ke dalamnya. Anda dapat minum campuran ini dua kali sehari, pagi dan malam selagi perut kosong.

10. Membantu Mengobati Infertilitas

Madu telah dianggap sebagai obat segala macam penyakit sejak jaman dahulu. Rajin mengkonsumsi madu juga dapat menstimulasi indung telur, dan mineral serta asam amino yang dikandungnya sehingga dapat meningkatkan kerja sistem reproduksi.

Kayu manis yang dicampur bersama bumbu dapat melancarkan siklus menstruasi dan membantu meringankan penyebab umum infertilitas.Kayu manis merupakan salah satu bahan utama dari campuran tanaman obat yang ditemukan untuk meningkatkan kesuburan pria.

Cara menggunakan:

Campurkan kayu manis dengan sedikit madu untuk menjadi pasta. Oleskan pasta di atas gusi Anda dan secara perlahan tubuh Anda akan menyerapnya.

11. Menjaga Kesehatan Rambut

Menurut sebuah studi UEA, madu murni dapat membasmi ketombe dan kerontokan rambut. Madu juga dapat untuk mengatasi kerontokan rambut yang dikaitkan dengan menopause. Sedangkan kayu manis, walaupun ada bukti nyata tapi rempah-rempah diyakini dapat mencegah kerontokan rambut.

Cara menggunakan:

Ambil bubuk kayu manis dan madu sama banyak dan campurkan dengan minyak zaitun hangat. Sebelum keramas, pijatkan campuran hangat ini ke rambut Anda dan biarkan selama 15 menit. Cuci bersih rambut Anda dengan menggunakan shampoo.

12. Menyegarkan Hawa Mulut

Biasanya setelah mengonsumsi makanan dengan menggunakan bawang putih akan membuat mulut mengeluarkan aroma yang kurang enak. Aroma ini  terkait dengan ‘sindrom Qi-stagnasi’ yang berkaitan dengan disfungsi organ. Sindrom ini dapat diringankan dengan menggunakan kulit kayu manis. Jika Anda menggunakan minyak kayu manis dalam campuran makanan Anda, maka cara ini juga dapat berhasil.

Cara menggunakan:

Campurkan satu sendok teh madu dan sejumput bubuk kayu manis dengan air hangat. Berkumurlah setiap pagi hari.

13. Meningkatkan Energi

Jika Anda memiliki hobi mengunyah permen karet, Anda dapat menggantinya dengan campuran madu dan kayu manis. Kandungan gula dalam madu ternyata menghasilkan energi lebih banyak dibandingkan pemanis buatan biasa.

Madu juga merupakan sumber karbohidrat alami yang bagus.
Madu juga merupakan sumber karbohidrat alami yang bagus.

Madu juga merupakan sumber karbohidrat alami yang bagus. Oleh karenanya hal ini dapat memberikan energi dan dapat meningkatkan kinerja. Madu juga dapat meningkatkan daya tahan dan mencegah kelelahan selama latihan.

Cara menggunakan:

Campur madu dan bubuk kayu manis dengan perbandingan yang sama. Konsumsilah di pagi hari saat sarapan.

14. Mencegah Alergi

Sebuah penelitian mendapatkan bahwa dosis madu yang tinggi dapat membantu memperbaiki gejala-gejala rinitis alergi seperti radang selaput lendir hidung. Meskipun penelitian yang dilakukan hanya terbatas dalam hal ini, sebuah laporan mengatakan bahwa madu mengandung serbuk sari bunga (alergen) yang dapat digunakan untuk mengobati alergi.

Cara menggunakan:

Caranya sangat sederhana yaitu dengan mencampur bagian yang sama dari madu dan bubuk kayu manis dan mengkonsumsinya di pagi hari. Jika Anda alergi pada kulit,  Anda dapat mengolesnya pada bagian kulit yang terkena alergi

15. Meringankan Sakit Tenggorokan

Menurut laporan yang diterbitkan oleh University of Maryland Medical Center, madu dapat digunakan sebagai obat untuk sakit tenggorokan. Penelitian ini  juga dilakukan pada kayu manis dan ditemukan keampuhan kayu manis untuk menyembuhkan sakit tenggorokan.

Cara menggunakan:

Cukup menelan satu sendok teh madu di pagi hari akan membuat tenggorokan Anda menjadi lebih nyaman.

16. Membantu Mengobati Asma

Dalam sebuah penelitian, madu efektif dalam mengobati dan meringankan serangan asma pada kelinci. Hasil serupa ditemukan juga pada manusia. Hal ini dikarenakan madu mengandung sedikit serbuk sari. Ketika serbuk sari ini dicerna oleh tubuh manusia, hal ini dapat memicu sistem kekebalan dan menghasilkan antibodi. Oleh karena itu, jika seseorang mengidap asma setelah terpapar asap atau serbuk sari, antibodi membantu memperbaiki gejala asmanya

Tapi, berbicara tentang kayu manis, ada satu yang harus diingat yaitu kayu manis juga dapat menjadi alergen dan pemicu asma. Oleh karena itu, gunakan campuran ini dengan hati-hati. Jika ada indikasi gejala memburuk, sebaiknya gunakan madu saja.

Cara menggunakan:

Campurkan 1 sendok teh madu dengan ½ sendok teh bubuk kayu manis. Konsumsi campuran ini di malam hari sebelum tidur dan di pagi hari saat perut kosong. Ulangi secara teratur.

Jika kayu manis dapat menyebabkan masalah, Anda dapat menggunakan campuran madu dan air. Panaskan 250 ml air dan aduk dengan 1 sendok teh madu. Konsumsi tiga kali sehari.

Efek Samping Madu

Memabukan

Madu dapat menyebabkan gagal jantung tingkat dua karena keracunan. Akan tetapi hal ini belum diketahui secara pasti.

Melemahkan Sistem Reproduksi Pria

Walaupun di satu sisi madu bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan pria tetapi disisi lain bila dikonsumsi secara berlebihan akan dapat merusak sistem reproduksi pria.

Tidak Disarankan untuk Bayi

Madu tidak dianjurkan untuk anak-anak di bawah usia 1 tahun karena resiko paparan spora C. botulinum yaitu sejenis bakteri. Madu mengandung sejenis bakteri lain yang disebut Clostridium. Meskipun jumlahnya sangat kurang, hanya orang dewasa yang dapat mencerna ini tanpa efek samping, bukan anak-anak. Oleh karena itu, jauhkan madu dari anak-anak di bawah usia 1 tahun.

Kemungkinan Memicu Sindrom Iritasi Usus

Sindrom usus yang teriritasi juga dapat disebabkan oleh serat dan gula yang dicerna dengan buruk yang disebut FODMAP. Madu merupakan salah satu sumber makanan paling sering menjadi penyebabnya (FODMAP).

Alergi

Walaupun madu dapat membantu mengobati alergi. Tetapi informasi ini hanya berdasarkan sebuah penelitian. Belum begitu jelas seberapa besar pengaruhnya mengonsumsi madu dengan alergi.

Walau begitu, akan lebih banyak manfaat madu dan kayu manis yang dapat Anda rasakan dalam kehidupan. Jadi tidak ada salahnya Anda masukkan madu dan kayu manis ke dalam gaya hidup Anda dalam mengonsumsi makanan.

Jadi tunggu apa lagi, segera konsumsi madu dan kayu manis agar tubuh senantiasa sehat. Selamat mencoba!