Bunga lily merupakan tanaman yang berasal dari Inggris, Amerika Utara dan Asia Utara. Ada banyak mitos dan legenda yang terkait dengan tanaman ini. Terlepas dari manfaatnya sebagai obat dan baik untuk kesehatan. Ternyata karangan bunga lily di acara pernikahan yang harum, bunga-bunga indah ini dibawa oleh pengantin  yang dipercaya sebagai bentuk keberuntungan dan kemakmuran dalam kehidupan pernikahan.

Informasi Kandungan Bunga Lily

Informasi Kandungan Bunga Lily
Bunga lily mengandung dua glikosida.

Bunga lily mengandung dua glikosida, Convallamarin, yang memiliki tindakan diuretik, dan Convallarin, yang memiliki tindakan pencahar. Bunga berwarna putih ini  juga mengandung flavonoid, saponin, asam sitrat, asam malat, minyak atsiri dan Cardenolides. Selain itu, Convallatoxins, Convalluside, dan Convallatoxol juga ditemukan di tanaman berbunga yang cantik ini.

Manfaat Menakjubkan Bunga Lily untuk Kulit dan Kesehatan

Bunga lily adalah antispasmodic, diuretik, emetik, pencahar, tonik jantung, obat penenang dan antipiretik yang alami. Sebagian besar digunakan dalam bentuk teh, tingtur, ekstrak, infus dan minyak esensial.

Manfaat Bunga Lily untuk Kulit

1. Mengurangi Bekas Luka

Mengurangi Bekas Luka
Salep yang terbuat dari bunga lily dapat digunakan untuk mengobati luka bakar.

Salep yang terbuat dari bunga lily dapat digunakan untuk mengobati luka bakar dan luka lainnya tanpa meninggalkan bekas luka. Ini juga membantu dalam penyembuhan jaringan parut dengan cepat dan efektif.

2. Mencerahkan Warna Kulit

Bunga-bunga ramuan ini diresapi dengan air untuk menyiapkan tonik yang disebut Aqua Aurea. Tonik ini telah digunakan untuk pencerah kulit dari abad pertengahan. Hal ini juga bertindak sebagai astringen kulit.

Manfaat Bunga Lily untuk Kesehatan

3. Penyakit Jantung

Penyakit Jantung
Bunga Lily lembah dikenal sebagai tonik jantung.

Bunga Lily lembah dikenal sebagai tonik jantung. Ramuan ini lebih aman untuk pengobatan penyakit jantung orang tua daripada digitalis atau foxglove. Dikombinasikan dengan hawthorn dan motherwort untuk tujuan ini. Selain itu, bunga lily juga membantu mengobati penyakit katup jantung, kelemahan jantung, gagal jantung, dan gagal jantung kongestif.

Flavonoid yang ada dalam herbal merangsang arteri, membantu melebarkan darah. Sifat diuretiknya membantu menurunkan tingkat tekanan darah. Hal ini juga berguna dalam pengobatan aritmia karena meningkatkan aksi otot jantung sementara pada saat yang sama memperlambat dan mengatur detak jantung.

4. Masalah Mental

Legenda mengatakan bahwa jika seseorang menaruh minyak lili lembah di dahinya, itu akan menanamkan akal sehat kepadanya. Sekarang, tanpa percaya pada tahayul, kita dapat mengatakan bahwa minyak bunga ini memang membantu meringankan masalah mental. Minyak esensial bunga lily digunakan dalam aromaterapi untuk mengobati sakit kepala, depresi, dan melankolis.

Selain itu, juga dapat digunakan untuk mengobati kehilangan memori, ayan dan epilepsi. Ini digunakan untuk memperkuat sel-sel otak dan meningkatkan proses kognitif otak.

5. Pengobatan Penyakit Paru-Paru Kronis

Ramuan ini digunakan untuk pengobatan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) seperti emfisema dan asma. Ini juga digunakan untuk membuat obat-obatan untuk edema paru, yang jika tidak ditangani akan menyebabkan gagal jantung kongestif.

6. Perawatan Angina Pektoris

Bunga Lily lembah digunakan untuk mengurangi nyeri dada yang disebabkan oleh kejang arteri koroner dan oleh kurangnya oksigen di otot jantung.

7. Properti Antipiretik

Bunga Lily lembah menurunkan produksi panas dalam tubuh dengan mengurangi tingkat sirkulasi. Ini juga digunakan untuk mengobati demam.

8. Pengobatan Infeksi Saluran Kemih

Tingtur yang disiapkan dengan bunga lily lembah digunakan untuk mengobati ISK karena membersihkan penghalang dari uretra.

9. Memperlancar Pencernaan

Ramuan ini dikenal untuk digunakan sebagai pengganti gaharu karena kualitas pencahar. Ini pada gilirannya menjaga proses pencernaan tubuh tetap mulus.