Barley atau jelai mungkin tidak sepopuler gandum atau oat (haver), tapi jelai disebut “Raja Sereal” karena ada alasan yang benar. Anggota keluarga rumput ini dikenal karena biji dan airnya. Dalam artikel ini kita akan melihat semua manfaat jelai. Jelai dapat ditambahkan ke dalam sup, salad, semur, dan kari untuk rasa yang kaya. Jelai juga digunakan untuk mengolah bir dan minuman beralkohol lainnya.

Jadi, seberapa menariknya sekarang biji-bijian ini bagi kamu? Baca terus untuk mengetahui lebih banyak lagi apa saja manfaat jelai dan bagaimana biji-bijian ini dapat bermanfaat bagi kamu.

Sebelum melihat apa saja manfaat, mari kita lihat beberapa informasi dasar jelai.

Nama Biologis: Hordeum vulgare

Nama Dalam Bahasa Lain: Jau (Bahasa Hindi), Juvar/Cheno (Bahasa Gujarat), Barli Arisi (Bahasa Tamil), Barli Biyyam (Bahasa Telugu), Shaeir (Bahasa Arab), Cebada (Bahasa Spanyol), Cevada (Bahasa Portugis), dan Orge (Bahasa Perancis).

Dan sekarang, mari kita bahas pertanyaan pertama yang paling penting: mengapa kamu harus menggunakan jelai? Inilah jawaban pertanyaan tersebut.

Apa Manfaat Jelai Untuk Kesehatan?

Pertanyaan polos ini memiliki banyak jawaban. Jelai mengandung semua nutrisi yang penting untuk menjaga kesehatan terbaik. Jelai melindungi jantung terhadap berbagai penyakit kardiovaskular. Jelai juga melindungi ginjal, saluran kemih, hati, tulang, dan sendi serta memastikan fungsi normalnya. Manfaat jelai lainnya dibahas di bawah ini:

1. Menurunkan Tekanan Darah dan Kolesterol

Mengonsumsi jelai secara teratur dapat membantu menstabilkan tekanan darah dan menurunkan kadar kolesterol tinggi dalam darah kamu. Jelai kaya serat larut, yang membantu mengurangi LDL (Low-density lipoprotein /Lipoprotein densitas rendah) dalam darah.

Sebuah studi di tahun 2006 yang diterbitkan dalam Journal of American Dietetic Association (Jurnal Asosiasi Diet Amerika) mengklaim bahwa meningkatkan asupan biji-bijian, tinggi serat larut maupun tidak larut, membantu mengurangi tekanan darah dan menjaga berat badan yang sehat (1).

Penelitian lainnya yang dilakukan pada tahun 2009 terhadap pria dan wanita yang sehat dan hiperkolesterolemia (kolesterol tinggi) untuk menentukan dan mencatat perubahan, jika ada, dalam serum lipid dan kadar kolesterol dalam mengonsumsi jelai. Durasi penelitian bervariasi dari 4 hingga 12 minggu, dan disimpulkan bahwa jelai secara signifikan mengurangi kadar kolesterol total, LDL, dan trigliserida dalam tubuh, tetapi tidak mempengaruhi kolesterol baik (2).

2. Membantumu Menurunkan Berat Badan

Membantu Menurunkan Berat Badan
Membantu Menurunkan Berat Badan

Apa Anda sedang berusaha menurunkan berat badan? Pikirkan jelai. Jelai dikemas dengan vitamin dan mineral penting. Jelai juga kaya serat dan protein serta sangat rendah lemak, kolesterol, dan kandungan gula. Sifat-sifat ini membuat jelai menjadi agen penurunan berat badan yang ideal.

Sifat terpenting dari jelai adalah mengandung serat larut, yang masuk ke usus dan mencegah lemak dan kolesterol terserap ke dalam darah (3). Jika dikonsumsi secara teratur, risiko obesitas kamu akan turun secara signifikan.

Meminum air jelai baru-baru ini menjadi cara yang sangat populer untuk membakar kalori. Air jelai dapat dengan mudah disiapkan, dan dapat dikonsumsi sekitar 2 hingga 3 gelas setiap hari untuk mempercepat metabolisme dan membakar lebih banyak kalori. Jika dicampur dengan lemon dan madu, air jelai adalah alternatif yang bagus untuk minuman berkalori tinggi atau bergula tinggi.

3. Mengurangi Risiko Kanker

Biji kaya serat ini memiliki potensi untuk melindungi kamu dari berbagai jenis kanker dengan meningkatkan kesehatan usus dan meningkatkan sistem kekebalan kamu. Bukan hanya bijinya, rumput jelai juga kaya akan vitamin B dan klorofil yang mendetoksifikasi tubuh dan menghancurkan sel-sel kanker dan radikal bebas di dalam tubuh.

Sebuah makalah yang diterbitkan oleh Colorado State University menyatakan bahwa memakan gandum utuh seperti jelai dapat membantu mencegah risiko kanker usus besar (4). Serat yang terdapat dalam jelai membantu memfasilitasi pergerakan makanan melalui saluran usus dan keluar dari tubuh secara berkala. Ini juga memastikan usus yang sehat.

Studi 2015 lainnya dilakukan di China Barat Daya untuk menentukan hubungan antara daerah Yunnan dan Tibet yang memiliki tingkat kematian kanker terendah dan menjadi produsen tanaman anti-kanker yang lebih besar seperti jelai, beras merah, soba, teh, dll. Penelitian ini memberi kesan bahwa aktivitas anti-kanker lebih tinggi pada jelai dibandingkan dengan tanaman lain (5).

Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2014 meneliti efek dari β-d-glucans (komponen sel tumbuhan) pada sel kanker payudara. Studi ini membuktikan bahwa jelai membantu menghentikan pembelahan sel cepat dari sel-sel resistensi endokrin kanker payudara (6).

4. Mengurangi Gejala Arthritis/ Radang Sendi

Sebuah artikel yang diterbitkan oleh Michigan State University mengklaim bahwa mengonsumsi makanan berserat tinggi menurunkan peradangan (7). Hal ini juga menunjukkan bahwa beberapa biji-bijian seperti jelai mengandung serat larut, yang membantu tubuh menyerap nutrisi lebih baik dan mengurangi rasa sakit yang terkait dengan pembengkakan dan peradangan pada sendi atau artritis.

5. Mendukung Tulang dan Gigi Yang Sehat

Jelai mengandung beberapa vitamin dan mineral penting, beberapa di antaranya adalah fosfor, mangan, kalsium, dan tembaga. Semua nutrisi ini penting untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Jus jelai sangat tinggi kalsium, yaitu mengandung kalsium 11 kali lebih banyak daripada susu. Ini membantu menjaga kesehatan dan kekuatan tulang serta gigi secara keseluruhan.

Para ilmuwan mengatakan bahwa minum jus jelai juga membantu mencegah osteoporosis. Mungkin tidak sepenuhnya menyembuhkan osteoporosis, tetapi jus jelai membantu mengobati gejala yang terkait dengan osteoporosis dan mengurangi risiko terkena penyakit tersebut.

Tidak banyak penelitian yang dilakukan untuk menguji klaim ini, tetapi para dokter dan ahli gizi di seluruh dunia setuju bahwa semua biji-bijian, termasuk jelai, mendorong tulang dan gigi yang sehat.

6. Melawan Diabetes

Melawan Diabetes
Melawan Diabetes

Jelai memiliki potensi luar biasa untuk melawan diabetes dan menurunkan kelazimannya. Sebuah penelitian dilakukan pada tahun 2014 untuk menguji efektivitas dari konsumsi biji jelai pada tikus diabetes selama 11 hari. Diabetes diinduksi masuk pada tikus, dan tikus tersebut diobati dengan ekstrak biji jelai. Sampel darah terus-menerus diuji selama 11 hari. Hasil studi ini menyimpulkan bahwa ekstrak jelai sangat efektif dalam mengurangi kadar gula darah pada tikus (8). Selain itu, penelitian ini juga menyarankan bahwa makan biji-bijian yang kaya serat, seperti jelai, menunda penyerapan glukosa ke dalam aliran darah.

Studi lain yang dilakukan pada tahun 2012 menguji respons rasa kenyang jelai dibandingkan dengan roti putih. Studi ini menunjukkan bahwa jelai membangkitkan rasa kenyang lebih baik daripada roti putih, dan ini berhubungan negatif dengan respon glukosa yang lebih rendah dalam darah (9).

Sebuah penelitian kecil yang dilakukan pada tahun 2006 pada wanita Afrika Amerika di Amerika Serikat menguji hubungan antara makan makanan diet kaya magnesium dan kalsium dengan risiko diabetes tipe 2. Penelitian ini mengikuti pola frekuensi makanan dari 41.186 wanita selama 8 tahun dan menemukan bahwa konsumsi harian makanan kaya magnesium, terutama gandum utuh, dikaitkan dengan risiko diabetes tipe-2 yang lebih rendah (10). Jelai adalah salah satu gandum utuh yang sangat kaya magnesium dan kalsium.

7. Mencegah Batu Empedu

Jelai diketahui dapat mencegah pembentukan batu empedu pada wanita dengan cukup efektif. Karena kaya serat, jelai mengurangi sekresi asam empedu, sehingga meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi tingkat trigliserida dalam tubuh (11).

Wanita yang mengonsumsi makanan kaya serat diketahui memiliki risiko lebih rendah timbul batu empedu dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi serat.

Jelai juga dikenal untuk mencegah batu ginjal dan mendukung kesehatan ginjal dengan membersihkan dan mendetoksifikasi ginjal, tetapi tidak ada penelitian yang kuat untuk mendukung pernyataan ini.

8. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Seperti disebutkan sebelumnya, jelai diketahui dapat mengurangi tekanan darah dan menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Harvard School of Public Health mengklaim bahwa mengonsumsi biji-bijian utuh memberikan tubuh berbagai macam nutrisi yang mendukung jantung yang sehat dan mencegah penyakit kardiovaskular (12), juga menyarankan memilih biji-bijian seperti jelai bukan biji-bijian yang diolah.

Hal ini juga diselidiki oleh badan penelitian di Departemen Pertanian Amerika Serikat. Mereka menemukan bahwa makan makanan yang mengandung jelai secara signifikan meningkatkan berbagai faktor risiko kardiovaskular (13).

9. Mengurangi Resiko Anak Terkena Asma

Apakah kamu tahu jelai juga dapat bermanfaat bagi bayi kamu?

Sebuah studi tahun 2013 yang dilakukan pada 3.781 bayi yang lahir secara berurutan di Finlandia menguji pengenalan awal biji-bijian tertentu pada bayi dan hubungannya dengan penyakit alergi. Studi ini menyimpulkan bahwa dengan memperkenalkan jelai untuk bayi di sekitar usia 5 hingga 5,5 bulan tampaknya mengurangi risiko pengembangan asma pada anak usia dini (14).

10. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Jelai mengandung beta-glucan, sejenis serat yang kaya antioksidan. Ini juga mengandung banyak vitamin C, nutrisi yang dikenal untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Mengonsumsi jelai secara teratur juga membantu mempercepat penyembuhan luka dan membantu tubuh melawan pilek dan flu (15).

Jika diminum bersama antibiotik, jelai membantu mendorong fungsi dan efektivitas dari obat.

11. Meningkatkan Pencernaan, Mencegah Sembelit

Manfaat Jelai Mencegah Sembelit
Manfaat Jelai Mencegah Sembelit

Jelai dikatakan mengandung paling banyak serat di antara semua biji-bijian. Satu cangkir jelai mengandung 13 gram serat (16). Serat tidak larut hadir di jelai bekerja sebagai probiotik untuk menguntungkan bakteri yang ramah di usus, dan makanan kasar membantu gerakan usus dan pencernaan serta mencegah sembelit.

Maharishi University of Management, sebuah institut Ayurvedic, sangat menganjurkan untuk menambahkan jelai pada makanan kita dalam bentuk sup atau makanan sampingan atau menghirup air jelai sepanjang hari untuk pencernaan yang lebih baik (17). Serat dalam jelai memfasilitasi pergerakan makanan melalui usus dan di luar tubuh, sehingga mencegah sembelit.

12. Apakah Bermanfaat Selama Kehamilan

Pertanyaan ini jelas tidak berbobot. Kita tahu bahwa jelai adalah pembangkit nutrisi, serat, dan antioksidan penting.

Minum air jelai setiap hari bekerja seperti sihir untuk mendorong pencernaan yang lebih baik dan mengurangi rasa mual di pagi hari. Ini juga membantu mengatur kadar gula darah, sehingga mencegah risiko diabetes kehamilan. Sifat diuretik alaminya mencegah penyimpanan air selama kehamilan.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat merekomendasikan memakan jelai sebagai salah satu biji-bijian utama selama kehamilan karena mengonsumsi sereal yang diperkaya terkadang tidak cukup (18).

Sebuah artikel oleh Universitas Rochester berbicara tentang bagaimana makan tepat sebelum hamil dapat berdampak pada kesehatan kamu serta bayi kamu selama kehamilan. Memasukkan biji-bijian utuh seperti jelai dalam diet biasa kamu memungkinkan kamu dan bayimu menerima berbagai nutrisi dan serat selama kehamilan.

13. Membantu Menyembuhkan Anemia

Anemia (“kekurangan darah” di dalam tubuh) adalah kondisi yang sangat umum yang memengaruhi orang di seluruh dunia. Ini bisa terjadi akibat tubuh kekurangan vitamin besi atau vitamin B (khususnya vitamin B12).

Kabar baiknya adalah anemia dapat dengan mudah diobati dengan nutrisi yang baik, dan berita yang lebih baik adalah jelai adalah apa yang kamu butuhkan untuk menyembuhkan anemia. Jelai, dalam bentuk bubuk rumput jelai, merupakan sumber zat besi dan vitamin B12 yang sangat baik. Zat besi dalam jelai membantu memproduksi sel darah merah dan meningkatkan volume darah. Vitamin B12 membantu melawan penyakit dan mencegah kelelahan. Minumlah segelas jus rumput jelai setiap pagi saat perut kosong untuk mendapatkan manfaat terbaik darinya.

14. Melindungi Terhadap Aterosklerosis

Aterosklerosis adalah suatu kondisi di mana dinding arteri menjadi sempit karena penumpukan plak (seperti makanan berlemak dan kolesterol) di sekitar dinding. Ini adalah salah satu penyebab utama serangan jantung.

Jelai dapat membantu dengan menyediakan vitamin B-kompleks, yang mengurangi kadar kolesterol dan lipid dalam tubuh.

Sebuah studi tahun 2002 yang dilakukan di Taiwan menyelidiki keampuhan ekstrak daun jelai pada kelinci yang mengalami aterosklerosis. Hasilnya menunjukkan bahwa sifat antioksidan dan hipolipidemik pada ekstrak daun jelai sangat bermanfaat dalam pencegahan dan pengobatan penyakit kardiovaskular, termasuk aterosklerosis (19).

15. Menyembuhkan Disfungsi Ereksi

Mencegah Disfungsi Ereksi
Mencegah Disfungsi Ereksi

Rumput jelai diketahui mengandung asam amino arginina dan nitrogen monoksida, keduanya bertanggung jawab untuk ereksi penis dan dapat mengobati disfungsi penis. Arginina juga dikenal untuk meningkatkan produksi sperma dan sel telur.

Meminum segelas jus rumput jelai secara teratur dapat merangsang kinerja seksual pada pria dan wanita.

16. Mencegah Infeksi Saluran Kemih

Jelai menjaga saluran kemih tetap sehat dengan mencegah infeksi saluran kemih. Bila dikonsumsi dalam bentuk air jelai, jelai bisa menjadi diuretik yang kuat yang membantu dalam produksi urin.

Sebuah studi kualitatif dilakukan pada tahun 2012 dengan 151 peserta dari wilayah Boston. Para peserta mengalami berbagai mulai dari satu atau lebih gejala infeksi saluran kemih. Beberapa wawancara dilakukan, dan mereka ditanya tentang pengobatan rumahan yang mereka gunakan untuk menyembuhkan infeksi mereka. Sebagian besar pria dan wanita Hispanik mengklaim bahwa salah satu solusi terbaik yang mereka andalkan adalah air jelai (20).

17. Sangat Bergizi

Yang juga tidak kalah pentingnya, jelai itu lezat. Jika Kamu belum mencoba makan biji-bijian yang sehat ini untuk sarapan, kamu benar-benar ketinggalan. Bukan hanya dikemas dengan serat dan nutrisi penting yang meningkatkan pagimu dengan energi dan nutrisi yang baik, tetapi juga memiliki rasa kacang yang kaya dan tekstur kasar lezatnya yang membuat jelai menjadi bahan yang hebat untuk resep sarapan pagi kamu.

Eksperimenkan semua yang kamu suka dengan menggunakan jelai – membuat bubur, risotto, ataupun pancake.

Itulah manfaat jelai untuk kesehatan. Tapi tunggu, masih ada lagi banyak manfaat jelai untuk kulit dan rambut. Teruskan membaca.

Apa Manfaat Jelai Untuk Kulit?

Pahlawan kecil ini dikemas dengan banyak antioksidan, vitamin, dan mineral yang berkontribusi pada kulit yang sehat. Beberapa manfaat jelai untuk kulit ada di bawah ini:

18. Memiliki Khasiat Penyembuhan

Zat seng yang ada dalam jelai membantu menyembuhkan kulit dan memperbaiki luka, jika ada. Ambil bubuk jelai dengan cara diminum atau gunakan sebagai pasta secara teratur selama beberapa bulan, dan kamu akan melihat penyusutan yang signifikan pada lecet wajah atau lukamu.

19. Meningkatkan Kekenyalan Kulit

Meningkatkan Kekenyalan Kulit
Meningkatkan Kekenyalan Kulit

Kehadiran sejumlah besar selenium membantu dalam menjaga elastisitas kulit, menjaga agar tetap kencang, dan mencegah kerusakan radikal bebas. Selenium juga penting untuk berfungsinya organ tubuh seperti pankreas, jantung, dan sistem kekebalan tubuh – yang semuanya mencerminkan wajahmu.

20. Mencerahkan Warna Kulit

Jelai memiliki sifat anti-inflamasi. Jadi saat kamu menggunakan air jelai pada kulit, jelai dapat mengurangi jerawat dan melawan infeksi kulit. Jelai juga dapat mencerahkan warna kulit dengan bertindak sebagai exfoliator lembut dan mengendalikan sekresi minyak.

Oleskan pasta tepung jelai dan jus lemon di wajah dan biarkan sekitar 10-15 menit, atau sampai benar-benar kering. Cucilah dengan air dingin agar kulit kamu terlihat segar.

21. Menghidrasi Kulit

Sebuah penelitian dilakukan di Korea untuk mengevaluasi efek hidrasi jelai dan kacang kedelai sebagai suplemen diet selama 8 minggu. Pada akhir rentang waktu penelitian, peningkatan cukup besar terjadi pada tingkat hidrasi terlihat di wajah dan lengan peserta (21). Peningkatan hidrasi kulit ini diklaim untuk mengembangkan anti-penuaan.

22. Mengobati Pori-Pori Tersumbat

Minum air jelai secara teratur membantu mengurangi timbulnya jerawat di wajah kamu. Kamu juga bisa menggunakan air jelai dengan cara dioles. Jelai mengandung asam azelat yang berfungsi sebagai agen anti-inflamasi untuk melawan jerawat dan mengobati pori-pori tersumbat.

Apa Manfaat Jelai Untuk Rambut?

Tentu saja ada!

Jelai mengandung sejumlah besar nutrisi dan antioksidan yang mendukung rambut sehat. Berikut ini beberapa manfaat jelai untuk rambut:

23. Meningkatkan Pertumbuhan Rambut

Meningkatkan Pertumbuhan Rambut
Meningkatkan Pertumbuhan Rambut

Jelai kaya akan vitamin tertentu seperti procyanidin-B3, thiamin, dan niacin, yang membantu merangsang pertumbuhan rambut.

24. Melawan Kerontokan Rambut

Jelai kaya akan zat besi dan tembaga yang tidak hanya mengobati anemia tetapi juga meningkatkan produksi sel darah merah. Ini memerangi rambut rontok.

25. Mengembalikan Warna Rambut

Seperti disebutkan di atas, jelai memiliki jumlah tembaga yang tinggi yang membantu mengembalikan warna asli rambut dengan memproduksi melanin. Konsumsilah bubuk rumput jelai secara teratur, dan kamu akan melihat perbedaan yang tampak dalam beberapa bulan.

Itu semua manfaat jelai untuk kesehatan, kulit, dan rambut kamu. Sekarang, mari kita lihat berbagai bentuk jelai dan dimana jelai tersedia.

Apa Saja Jenis-Jenis Jelai

Ada beberapa jenis jelai tersedia di toko-toko komersial. Jelai paling sering dikonsumsi dalam bentuk biji jelai atau air jelai, tetapi semua bentuk jelai lainnya sama-sama sehat.

Berbagai jenis jelai memiliki kegunaan yang berbeda, jadi mari kita lihat lebih dekat masing-masing untuk memahami bentuk mana yang paling sesuai untuk Kamu.

  • Rumput Jelai: Rumput Jelai adalah tunas muda dari tanaman jelai, dengan tingginya yang hanya beberapa inci. Rumput ini dikemas dengan antioksidan, vitamin, mineral, dan protein. Rumput ini juga mengandung klorofil dalam jumlah besar, yang mendetoksifikasi tubuh.
  • Hulled Barley/ Jelai Giling: Bentuk jelai ini biasanya dimakan setelah melepas lapisan terluar. Disebut juga disebut dehulled, pot, atau scotch jelai. Bentuk jelai ini membutuhkan waktu lebih lama untuk dimasak dibandingkan dengan pearl barney/ jelai mutiara karena kaya serat.
  • Pearl Barley/ Jelai Mutiara : Ini adalah bentuk jelai paling umum yang tersedia di pasaran serta bahan yang paling banyak digunakan dalam sarapan dan makanan ringan di seluruh dunia. Jelai dehulled ini melalui penggilingan untuk menghilangkan baik kulit dan lapisan kulit. Pearl Barley memiliki rasa pedas, dan menyerap rasa bahan lain dalam sup dan salad.
  • Bubuk Hijau Jelai: Ini adalah bentuk bubuk dari rumput jelai dan memiliki beberapa manfaat medis. Bentuk ini dibuat dengan cara yang sama seperti bubuk rumput gandum. Berbagai vitamin dan mineral ditambahkan kedalam bubuk ini dan dijual secara komersial. Bentuk ini mudah larut dalam air dan dengan demikian dapat dikonsumsi sebagai jus jelai.
  • Tepung Jelai: Tepung ringan ini dibuat dengan menggiling seluruh jelai dan dapat digunakan sebagai alternatif tepung terigu. Tepung jelai lebih kaya nutrisi dan serat dibandingkan dengan Jelai Mutiara karena lapisan luarnya tetap utuh bahkan setelah digiling.
  • Air Jelai: Dibuat dengan merendam biji jelai dalam air semalaman atau merebusnya dalam air selama beberapa menit. Bentuk ini memiliki sifat obat yang bermanfaat bagi pasien dengan masalah ginjal dan kandung kemih.

Ingin tahu awal dari semua kehebohan mengenai jelai ini dimulai? Aku juga! Lanjutkan membaca untuk menemukan jawabannya.

Apa Sejarah di Balik Jelai?

Dikatakan jelai pertama kali dibudidayakan 10.000 tahun yang lalu di Fertile Crescent (yang dikenal sebagai “tempat lahir peradaban”) di Near East (kira-kira mencakup Asia Barat), yang saat ini diduduki oleh bagian-bagian Israel, Suriah, Iran, dan Irak. Jelai awalnya digunakan sebagai makanan untuk manusia dan hewan oleh orang-orang di peradaban kuno, juga digunakan dalam pembuatan alkohol.

Jelai pertama kali digunakan dalam pembuatan anggur di Babylonia pada tahun 2800 SM. Atlet tradisional Romawi mengonsumsi jelai untuk stamina dan energi.

Sereal ini diperkenalkan ke Amerika Selatan pada abad ke-16 oleh Spanyol, dan mencapai Amerika Serikat pada abad ke-17. Lebih dari 65% jelai kemudian digunakan sebagai pakan ternak, 30% dalam pembuatan minuman beralkohol, dan hanya 1,5% sebagai makanan untuk konsumsi manusia.

Jadi, apa yang membuat jelai begitu populer?

Apa Saja Nilai Gizi Jelai?

Jelai dapat menjadi tambahan yang lezat dan sehat untuk diet kamu, berkat rangkaian nutrisi yang ada di dalamnya, seperti karbohidrat, serat larut dan tidak larut, natrium, vitamin, mineral, asam amino, dan asam lemak. Jelai juga bebas kolesterol. Nilai nutrisinya ada di bawah ini.

Jumlah setiap 100 gram 1 gelas (184 gr)
Nutrisi % AKG
Kalori: 354
Lemak Total: 2,3 g 3%
Lemak Jenuh: 0,5 g 2%
Lemak tak Jenuh Ganda: 1,1 g
Lemak tak Jenuh Tunggal: 0,3 g
Kolesterol: 0 mg 0%
Natrium: 12 mg 0%
Kalium: 452 mg 12%
Karbohidrat Total: 73 g 24%
Serat Makanan: 17 g 68%
Gula: 0,8 g
Protein: 12 g 24%
Vitamin A 0%
Vitamin C 0%
Kalsium 3%
Zat Besi 19%
Vitamin B-6 15%
Vitamin B-12 0%
Magnesium 33%
*Persen AKG berdasarkan kebutuhan energi 2000 kkal. Kebutuhan energi Anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah.
Serat

Jelai merupakan sumber serat larut dan tidak larut yang sangat baik. Satu cangkir jelai matang menyediakan sekitar 13,6 gram serat makanan, yang mana 10,8 gram tidak larut atau serat kasar, dan sisanya larut.

Kolesterol dan Lemak

Seperti makanan nabati lainnya, jelai bebas kolesterol dan sangat rendah lemak. Sekitar 200 gram jelai matang menyediakan sekitar 270 kalori, 59,4 gram karbohidrat, 2,2 gram lemak, dan 0 mg kolesterol.

Vitamin

Jelai merupakan sumber utama beberapa vitamin, terutama vitamin B1 (thiamin) dan vitamin B3 (niacin). Satu cangkir jelai matang menyediakan sekitar 0,16 mg thiamin, yaitu 10,6% dari nilai harian yang direkomendasikan dan 2,84 mg niacin, yang merupakan 14,2% dari nilai harian. Vitamin B dibutuhkan untuk sistem saraf yang sehat, fungsi hati yang baik, dan untuk menjaga kesehatan kulit, rambut, dan mata. Vitamin penting lainnya dalam jelai adalah kolin, asam pantotenat, riboflavin, serta vitamin A, K, B6 dan B12.

Mineral

Jelai mengandung mineral seperti selenium, zat besi, magnesium, seng, fosfor, dan tembaga. Satu cangkir jelai matang menyediakan 230 mg fosfor, yang setara dengan 23% dari nilai harian. Mineral esensial ini adalah komponen dari materi genetik semua sel, RNA dan DNA. Satu cangkir jelai yang dimasak mengandung sekitar 36,4 mcg selenium, yaitu 52% dari nilai harian, dan 0,64 mcg tembaga, yang merupakan 32% dari nilai harian. Selenium, bersama dengan vitamin E, melindungi selaput sel dari kerusakan dan membantu fungsi tiroid normal. Tembaga dan besi memainkan peran penting dalam pembentukan tulang dan tulang rawan.

Antioksidan

Jelai juga mengandung antioksidan yang memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan yang baik. Antioksidan ini memperlambat laju kerusakan oksidatif oleh radikal bebas.

Fitokimia

Fitokimia adalah bahan kimia nabati alami yang menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan kanker. Menjadi sumber tanaman, jelai dikatakan mengandung fitokimia ini.

Indeks Glikemik Rendah

Indeks glikemik mengukur sejauh mana 100 gram makanan akan menaikkan gula darah dibandingkan dengan kenaikan glukosa darah pada konsumsi gula murni. Indeks glikemik dari jelai mutiara yang direbus adalah 35, yang merupakan yang terendah di antara semua biji-bijian sereal umumnya. Dengan demikian, dianggap sebagai pilihan karbohidrat yang tepat untuk penderita diabetes atau orang yang dianjurkan diet glikemik yang rendah.

Jika kamu telah membaca manfaat dan nilai gizi jelai, kami tahu ada satu hal yang sangat ingin kamu ketahui, yaitu …

Bagaimana Cara Membuat Air Jelai?

Air Jelai
Air Jelai

Sangat mudah untuk membuat minuman ini. Kamu dapat menggunakan jelai giling atau jelai mutiara untuk resep ini.

Yang kamu perlukan

  • ¼ cangkir jelai (mutiara atau digiling)
  • 4 gelas air
  • Sedikit garam
  • Madu (opsional)
  • Jus lemon (opsional)

Metode

  1. Panaskan biji jelai yang terendam air dalam panci dan didihkan. (Kamu dapat merendam biji jelai dalam air semalaman untuk mendapatkan lebih banyak nutrisi.)
  2. Tambahkan sedikit garam dan biarkan jelai mendidih selama sekitar 30 menit.
  3. Saring air kedalam gelas dan biarkan hingga benar-benar dingin.
  4. Kamu dapat menambahkan peningkat rasa seperti jus lemon, madu, kayu manis, dan jahe atau hanya meminum airnya seperti biasa.
    Catatan: Daripada membuang biji jelai , kamu dapat menumbuk atau menggilingnya dan menggunakannya sebagai bahan pengental untuk kari dan smoothie.

Sekarang, apakah kamu bertanya-tanya bagaimana cara membeli dan menyimpan biji-bijian ini? Begini caranya.

Bagaimana Cara Memilih Dan Menyimpan Jelai?

Cara Memilih

Jelai tersedia di bagian pra-dikemas dan ukuran besar di hampir semua toko makanan alami. Selalu beli biji jelai dari bagian curah dan toko biji-bijian yang andal. Jika kamu ingin membelinya sebelum dikemas, pastikan tidak ada tanda-tanda kelembaban di dalam paket. Selalu periksa tanggal pengemasan sebelum kamu membeli.

Cara Menyimpan

Dianjurkan untuk menyimpan biji jelai dalam wadah plastik atau gelas di tempat yang sejuk dan kering, jauh dari sinar matahari langsung. Biji jelai memiliki umur simpan sekitar 1 tahun jika disimpan dengan benar.

Selama musim panas, kamu dapat menyimpan biji jelai di lemari es atau lemari pembeku. Namun hati-hati untuk membungkusnya dengan erat atau tempatkan dalam wadah kedap udara untuk mencegah kemungkinan biji menyerap kelembapan.

Sekarang kamu telah membeli dan menyimpan jelaimu, apakah kamu mencari cara menyenangkan untuk menambahkannya ke rutinitasmu? Inilah cara kamu melakukannya.

Bagaimana Cara Memasukkan Jelai Dalam Dietmu

Ada beberapa cara untuk memasukkan biji-bijian super ini ke dalam diet harian mu. Beberapa saran diberikan di bawah ini.

  1. Tambahkan jelai pada sup dan rebusan sebagai penambah rasa dan pengental.
  2. Gunakan sebagai alternatif untuk nasi atau kentang rebus.
  3. Makan roti multigrain yang mengandung jelai.
  4. Tambahkan jelai matang pada salad.
  5. Buatlah bubur jelai yang enak (manis atau gurih) untuk sarapan.
  6. Gunakan tepung jelai untuk memanggang.
  7. Gunakan jelai bukan beras untuk membuat risotto.
  8. Seduh air jelai sepanjang hari. Tambahkan lemon atau madu ke dalamnya untuk rasa yang lebih baik.
  9. Buat bubuk biji jelai dan tambahkan kedalam smoothie atau milkshake.
  10. Tambahkan jelai sebagai komponen untuk mengisi hidangan Eropa.

Sekarang setelah kita berbicara banyak tentang berbagai cara menambahkan jelai ke dalam dietmu, wajar saja kami memberikan beberapa resep rahasia kami.

Siapkan dirimu untuk beberapa resep lezat namun sehat yang dapat kamu buat dengan mudah di rumah.

Resep Jelai yang Menarik

1. Salad Jelai Warna-Warni

Yang kamu perlukan
  • 4-5 bawang kecil
  • 1 cangkir campuran paprika (merah, hijau, dan kuning)
  • ½ cangkir biji jagung
  • 1 ½ gelas jelai yang sudah dimasak
  • 1-2 siung bawang putih cincang
  • 1 sdm minyak zaitun
  • 1 ½ sendok makan thyme, peterseli, rosemary
  • Garam dan lada secukupnya
  • 1 sdm cuka anggur merah
  • 1 sdm merica merah hancur (opsional)

Metode

  1. Pada panci anti lengket, panaskan minyak zaitun dan masukkan bawang, paprika, dan jagung.
  2. Tumis hingga sayuran sedikit matang.
  3. Masukkan jelai dan tumis lagi selama 2-3 menit.
  4. Tambahkan sisa herbal dan cuka anggur merah.
  5. Aduk rata dan sajikan.

2. Bubur Jelai

Yang Kamu perlukan
  • ½ cangkir jelai utuh
  • 4 ½ gelas air, dibagi
  • 1 batang kayu manis (3 inci)
  • Madu dan susu, sesuai kebutuhan
Metode
  1. Rendam jelai dalam ¾ cangkir air selama 1 jam.
  2. Setelah 1 jam, tambahkan sisa 3 ½ gelas air ke dalam panci.
  3. Masukkan batang kayu manis dan didihkan.
  4. Tambahkan campuran jelai dan air ke dalam panci dan masak dengan api sedang selama 30 menit atau sampai jelai lunak.
  5. Sisihkan dari api dan tambahkan susu dan madu sesuai kebutuhan.
  6. Sajikan selagi panas.
    Jelai hampir selalu sehat untuk semua orang, tetapi ada contoh saat jelai dapat menyebabkan efek samping yang serius. Mari kita lihat beberapa.

Apa Saja Efek Samping Jelai?

  1. Mengonsumsi jelai dalam jumlah yang banyak dapat menyebabkan kram perut, gas, dan kembung.
  2. Makan kecambah jelai dalam jumlah yang banyak selama kehamilan mungkin tidak aman. Sebaiknya hindari memakannya.
  3. Gluten di jelai diketahui memperburuk penyakit Celiac. Hindari mengonsumsi jelai jika kamu telah didiagnosis dengan penyakit Celiac atau mengalami gejala apapun penyebut tersebut.
  4. Jelai menyebabkan penurunan kadar gula darah. Jika kamu penderita diabetes, konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsinya.
  5. Jelai dapat menyebabkan reaksi alergi pada mereka yang memiliki sensitivitas gluten.

Akhir kata

Sekarang kamu telah membaca tentang semua manfaat jelai, tunggu apa lagi? Belilah beberapa jelai dan mulailah mengonsumsinya secara teratur agar tetap sehat dan bahagia. Biji, bubuk atau air jelai? Semua memiliki manfaat yang banyak.

Jawaban Pakar untuk Pertanyaan Pembaca:

Q: Kenapa vodka terbuat dari jelai?

A: Tidak semua vodka terbuat dari jelai. Jelai digunakan hanya jika menginginkan rasa khasnya.

Q: Haruskah minum air jelai saat perut kosong?

A: Ya, bisa. Tetapi jangan berlebihan karena dapat menyebabkan diare.

Q: Apa perbedaan antara jelai dan malt?

A: Jelai adalah benih tanaman jelai sedangkan malt adalah kecambah biji-bijian yang dikeringkan.

Q: Apakah minum air jelai menyebabkan sering buang air kecil?

A: Ya, minum air jelai dapat menyebabkan sering buang air kecil karena mengeluarkan racun dari tubuh.

Q: Apakah jelai bebas gluten?

A: Tidak, jelai mengandung sekitar 5-8% gluten. Tidak dianjurkan jika kamu memiliki intoleransi gluten.