Biji labu, atau pepito, adalah sumber nutrisi dalam bentuk yang mini. Biji ini memiliki kandungan nutrisi asam lemak tak jenuh, fosfor, kalium, seng, asam amino esensial, dan senyawa fenolik. Zat-zat tersebut menjadikan biji ini dapat Anda konsumsi sebagai cemilan yang mampu membantu tubuh Anda mengatasi berbagai masalah atau gangguan kesehatan seperti, diabetes, gangguan jantung, nyeri pada otot atau tulang, rambut rontok, dan juga jerawat.

Jelajahi sisi terapeutik dan kelezatan dari biji labu ini di bagian berikutnya. Gulir ke bawah!

Mengapa Anda Harus Makan Biji Labu?

Mengapa Anda Harus Makan Biji Labu?
Mengapa Anda Harus Makan Biji Labu?

Biji labu (Cucurbita pepo L.) merupakan cadangan alami dari lemak dan protein. Mereka juga kaya akan minyak (50%). Asam lemak palmitat (≤15%), stearat (≤8%), oleat (≤47%), dan linoleat (≤61%) yang membentuk minyak.

Oleh karena itu, biji dari labu kuning termasuk dalam kategori biji minyak yang memiliki banyak manfaat dan berkhasiat, sama seperti halnya dengan biji bunga matahari, kedelai, safflower, dan biji semangka.

Biji labu semakin populer sebagai sumber nutrisi yang kaya. Biji ini biasanya  dijual sebagai makanan ringan yang dicampur dengan berbagai jenis kacang-kacangan, biji-bijian, dan buah-buahan kering.

Kandungan asam lemak oleat dan linoleat yang tinggi dalam biji labu dapat menurunkan risiko pada penyakit jantung. Biji ini juga memiliki cukup banyak kandungan nutrisi dari mineral seperti kalium, magnesium, seng, mangan, dan tembaga.

Selain itu, biji ini memiliki kandungan sejumlah besar nutrisi yang bersifat antioksidan berupa fitokimia.

Studi membuktikan bahwa unsur-unsur zat atau nutrisi ini dapat membantu tubuh dalam memerangi kanker lambung, payudara, paru-paru, dan kolorektal.

Kami sarankan Anda tetap membaca ke bagian selanjutnya untuk mengetahui lebih dalam tentang keajaiban apa saja yang biji labu bisa lakukan untuk tubuh Anda. Anda juga dapat menemukan bukti ilmiah yang sesuai untuk beragam manfaat dari biji ini.

Bagaimana Biji Labu Bermanfaat bagi Kesehatan Anda?

Bagaimana Biji Labu Bermanfaat bagi Kesehatan Anda?
Bagaimana Biji Labu Bermanfaat bagi Kesehatan Anda?

Biji labu memiliki sifat antioksidan, anti inflamasi, antimikroba, anti rematik, dan antidiabetik. Penelitian ekstensif juga menghubungkan konsumsi biji-bijian ini dengan risiko kanker dan infeksi saluran kemih atau ISK.

1. Memiliki Sifat Antikanker

Pengobatan tradisional menggunakan ekstrak biji labu untuk mengobati gangguan ginjal, kandung kemih, dan prostat selama berabad-abad. Molekul aktif, seperti cucurbitin, dapat menghambat pertumbuhan sel kanker yang cepat.

Studi eksperimental mencatat sekitar 40-50% penghambatan pertumbuhan pada sel kanker prostat, payudara, dan usus besar. Hal ini bisa terjadi karena adanya molekul mirip estrogen (fitoestrogen) yang terkandung dalam biji labu kuning.

Senyawa seperti lignan dan flavon mengubah ekspresi gen yang terutama terlibat dalam pencegahan atau penanganan pada penyakit kanker payudara dan prostat.

2. Dapat Menutrisi dan Memperbaiki Kulit

Biji labu dan minyaknya merupakan bahan perawatan untuk kulit yang sangat baik. Molekul penghasil pigmen oranye terang, yang disebut karotenoid, memiliki efek anti penuaan. Mereka mengais radikal bebas yang menyebabkan penuaan dini pada kulit.

Vitamin A dan C yang terkandung dalam bijinya, dapat meningkatkan produksi kolagen. Kolagen adalah zat yang dapat membantu Anda dalam proses penyembuhan luka dan menjaga kulit Anda tetap muda dan bebas dari kerutan. Minyaknya memiliki asam lemak omega-3 dan ß-karoten. Komponen-komponen ini adalah agen anti-inflamasi yang kuat.

Menggunakan minyak biji labu sebagai agen topikal juga dapat membantu Anda mengobati jerawat, kulit yang melepuh, dan peradangan kronis pada kulit. Minyak ini juga mampu mencegah infeksi bakteri dan jamur saat digunakan sebagai scrub, lotion, atau untuk saat pijat.

3. Dapat Mencegah Penyakit Kardiovaskular

Beberapa penelitian pada hewan menunjukkan efek positif dari suplementasi biji labu pada kesehatan jantung. Subjek yang menjalani diet tinggi lemak menunjukkan penurunan yang signifikan pada kadar kolesterol total.

Bijinya juga bisa menurunkan kadar LDL atau yang biasa kita kenal dengan  kolesterol jahat sekitar 79% pada subjek. Studi juga melaporkan penurunan tingkat penanda inflamasi seperti oksida nitrat.

Menambahkan biji ini ke dalam menu makanan Anda dapat membantu Anda mencegah penumpukan kolesterol dan pengerasan pembuluh darah. Artinya, hal ini juga mampu mencegah berbagai masalah atau penyakit pada jantung seperti penyakit arteri koroner, stroke. 

4. Dapat Meningkatkan Kesehatan Prostat

Biji labu memiliki efek perlindungan yang penting untuk kelenjar prostat. Prostat dinyatakan berfungsi menyimpan mineral, seperti seng. Kandungan mineral inilah yang dapat mencegah masalah seperti pembesaran prostat (hiperplasia) yang disebabkan oleh ketidakseimbangan testosteron.

Karena mengandung sejumlah seng yang berguna, biji dan minyak labu ini telah terbukti dapat menghambat pembesaran prostat. Uji laboratorium menunjukkan bahwa biji ini bebas minyak dapat membantu mengelola hiperplasia prostat yang jinak.

Dengan mengelola hiperplasia, subjek laki-laki akan memiliki lebih sedikit retensi urin. Ini juga akan berdampak untuk mengurangi risiko infeksi saluran kemih.

5. Dapat Mengobati Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Minyak biji labu telah diuji dan sangat bermanfaat untuk mengobati gangguan saluran kencing, terutama bagi para pria. Minyak biji labu mampu melakukannya dengan menghambat masalah seperti pembesaran prostat. Uji klinis telah membuktikan bahwa minyak ini dapat ditoleransi oleh tubuh dengan baik (11).

Dosis besar sekitar 500-1000 mg per hari tidak akan memicu efek yang tidak diinginkan. Faktanya, ketika subjek dengan kandung kemih yang terlalu aktif diberi dosis ini selama 6 dan 12 minggu, fungsi kandung kemih mereka justru meningkat secara signifikan.

6. Dapat Meningkatkan Pertumbuhan Rambut

Biji labu memiliki  kandungan asam lemak omega-3 dalam jumlah yang baik. Bersama dengan mikronutrien lainnya, asam lemak ini mampu membantu memperbaiki tekstur rambut yang kering dan rapuh. Seng adalah faktor nutrisi lain yang juga mampu meningkatkan produksi protein rambut. Biji ini mengandung seng yang melimpah.

Dua puluh empat minggu melakukan pengobatan dengan minyak biji labu, terbukti dapat meningkatkan pertumbuhan rambut sekitar 40% pada pria yang memiliki masalah kebotakan. Ini bisa terjadi karena biji ini memiliki molekul aktif yang disebut fitosterol. Fitosterol ini lah yang mampu menghambat enzim (protein) yang memecah protein rambut dan menyebabkan rambut rontok.

7. Dapat Membantu Mengelola Diabetes

Biji labu menunjukkan efek antidiabetes yang aktif. Mereka memiliki fitokimia, seperti flavonoid dan saponin, yang secara efektif mengontrol kadar glukosa darah. Molekul-molekul ini mampu mencegah peradangan sel pankreas penghasil insulin tubuh.

Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa makanan kaya biji rami dan labu meningkatkan aktivitas enzim antioksidan. Pada subjek dengan diabetes, enzim ini dengan cepat mengais radikal bebas dan dengan demikian dapat mengurangi dampaknya pada ginjal dan pankreas.

Tidak hanya bijinya, daun, dan daging buah labu juga telah diidentifikasi memiliki sifat antidiabetik. Buahnya memiliki kandungan karbohidrat kompleks seperti pektin, yang dapat membantu tubuh mengatur kadar gula Anda.

8. Dapat Menurunkan Kolesterol Dan Resiko Obesitas

Tingkat lipid yang tinggi atau abnormal pada umumnya memiliki kaitan dengan penyakit kardiovaskular, obesitas, dan bahkan penyebab kematian. Mengkonsumsi asupan makanan yang dapat mengontrol metabolisme, akumulasi, dan ekskresi lipid, seperti kolesterol, adalah cara yang paling mudah untuk menghindari berbagai gangguan atau masalah tersebut.

Biji labu memiliki kandungan yang kaya akan lemak, serat, dan antioksidan yang baik. Bersama dengan bibit tanaman lain seperti, rami dan krokot, biji labu dapat mencegah penambahan berat badan dan penumpukan kolesterol di organ hati (20).

Efek anti-obesitas yang kuat dari biji-bijian ini dikaitkan dengan adanya kandungan asam lemak omega-3, fitosterol, turunan vitamin-E, dan ß-karoten di dalamnya. Asam linoleat, linolenat, dan oleat dapat membantu Anda untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Zat tersebut juga mampu membantu tubuh dalam menjaga fungsi ginjal dan hati, terutama pada individu yang mengalami masalah obesitas atau kelebihan berat badan.

Namun, sebagian besar penelitian yang telah dilakukan menggunakan tikus sebagai objek penelitiannya, sehingga dosisnya untuk diterapkan pada manusia menjadi mungkin bervariasi.

Untuk mengetahui sebaran fitonutrien ini pada biji labu kuning, simak bagian selanjutnya.

Sekarang Anda tahu mengapa para ahli kesehatan terobsesi dengan biji ini, kan. Dengan semua nutrisi yang tersebut di atas, biji ini terasa pedas dan nikmat. Anda bisa mengkonsumsi biji labu yang dipanggang atau dibakar sebagai camilan dengan bebas dari rasa bersalah.