Belakangan ini popularitas wheatgrass (rumput gandum) meningkat. Rumpun gandum muda yang dalam bahasa latin disebut Triticum aestivum ini biasa dijual dalam bentuk jus atau bubuk. Seperti halnya jenis tumbuhan lain, wheatgrass mengandung asam amino, vitamin, mineral, dan enzim.

Konon, masyarakat Mesir kuno sudah menggunakan wheatgrass ini sejak 5000 tahun lalu untuk menjaga kesehatan dan kecantikan. Saat ini, wheatgrass juga tersedia dalam bentuk krim, gel, juga lotion perawatan tubuh.

Efek Samping Konsumsi Wheatgrass

Walaupun dipercaya memiliki manfaat untuk kesehatan dan kecantikan, namun wheatgrass tetaplah membawa efek samping lainnya juga. Hal yang paling sederhana dan mungkin terjadi adalah risiko kontaminasi, karena wheatgrass tumbuh di tanah dan kebanyakan dikonsumsi dalam kondisi mentah.

Hal lain yang perlu diperhatikan pula adalah kandungan wheatgrass ini tidak lebih baik dari sayur-mayur. Maka, porsi sayuran harus tetap ada di dalam menu kita selama kita mengkonsumsi wheatgrass.

Berikut ini 9 efek samping yang tercatat saat mengonsumsi wheatgrass.

1. Sakit Kepala

Side Effects Of Wheatgrass
via stylecraze

Beberapa orang mengaku sakit kepala setelah meminum jus wheatgrass. Sakit kepala ini bisa menjadi suatu tanda bahwa tubuh kita menolak jus wheatgrass ini. Solusinya, kita bisa mengurangi takaran jus yang kita minum, atau mencampurnya dengan bahan lain. Jika sakit kepala ini terus berlanjut, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

Wheatgrass riskan terkontaminasi organisme Listeria monocytogenes yang bisa menyebabkan sakit kepala akut.

2. Mual

Wheatgrass mengandung gluten, orang yang alergi pada gluten akan merasa mual saat mengonsumsi wheatgrass.

Sama seperti sakit kepala, rasa mual yang muncul setelah mengonsumsi wheatgrass juga pertanda bahwa tubuh ini resisten. Seringkali orang menganggap bahwa rasa mual disebabkan oleh proses detoks yang sedang berlangsung, namun untuk mendapat jawaban pasti konsultasikan dengan dokter.

3. Alergi
Alergi yang mungkin muncul saat mengonsumsi wheatgrass antara lain adalah masalah pada sistem pencernaan sampai pernafasan. Mulai dari mual, sakit perut, muntah, dan diare. Alergi juga mungkin menyerang kulit mulai dari bengkak dan bintik-bintik merah. Pada sistem pernafasan, alergi muncul dalam bentuk hidung tersumbat dan kesulitan bernafas.

Jika anda memiliki riwayat alergi gluten, wajib hukumnya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi wheatgrass.

4. Meninggalkan Noda pada Gigi
Pada beberapa kejadian, jus wheatgrass meninggalkan noda pada gigi. Langsung menyikat gigi setelah mengonsumsi wheatgrass adalah cara paling mudah untuk mengatasinya.

5. Konstipasi

Side Effects Of Wheatgrass
via stylecraze

Salah satu efek samping yang banyak dialami orang setelah mengonsumsi jus wheatgrass adalah konstipasi. Jika hal sama terjadi juga pada anda, dan tidak mereda setelah beberapa jam, segera hubungi dokter.

6. Kontaminasi Jamur
Wheatgrass termasuk dalam kategori tunas rumput yang tumbuh dalam kondisi lembab. Kondisi yang lembab inilah yang juga memicu pertumbuhan jamur pada batang wheatgrass. Pastikan anda mencuci bersih batang wheatgrass sebelum membuat jus.

7. Kehilangan Nafsu Makan
Walaupun efek ini bisa jadi baik untuk mereka yang sedang diet, namun jika berlangsung terus menerus tidak baik juga untuk kesehatan.

8. Letih dan Pening
Konsumsi jus wheatgrass dalam jumlah besar dapat menyebabkan letih dan pening. Solusinya anda bisa menambahkan takaran air dalam jus atau mencampur wheatgrass pada jus buah dan sayur anda.

9. Demam

Side Effects Of Wheatgrass
via stylecraze

Pada beberapa kasus, terjadi demam setelah meminum jus wheatgrass. Beberapa orang percaya bahwa demam adalah tanda detoks dalam tubuh. Namun, jika demam terus berlanjut anda harus segera ke dokter.