Mengingat meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai hidup sehat, banyak orang yang saat ini tergoda oleh keajaiban program diet. Baik untuk menurunkan berat badan atau mempertahankan berat badan ideal, diet semakin populer di kalangan selebriti dan orang-orang biasa seperti kita. Diet tinggi protein dan rendah karbohidrat adalah salah satu program diet populer yang tidak hanya membantu menurunkan berat badan tetapi juga memberikan tubuhmu nutrisi yang cukup.

Contoh Makanan Rendah Karbohidrat dan Tinggi Protein

Bagian terbaik mengenai program diet ini adalah beberapa jenis makanan favoritmu pasti termasuk pada daftar di bawah ini, jadi makan tetap enak, tubuh pun sehat! Berikut adalah beberapa makanan populer yang rendah karbohidrat dan tinggi protein:

1. Daging dan Ikan

Daging dan ikan
Daging dan ikan

Semua pecinta daging, bersukacitalah! Ini adalah program diet yang mempromosikan konsumsi daging dan ikan yang mengandung banyak protein. Termasuk kalkun dan dada ayam, steak, ham, daging sapi muda, babi tenderloin, daging sapi cincang, udang, kepiting, tuna, salmon, dan lainnya.

Meskipun kamu harus membatasi asupan daging yang mengandung banyak lemak jenuh seperti daging babi, domba, dan daging sapi, kamu bisa menikmati satu porsi ikan, daging putih, serta daging tanpa lemak setiap hari. Bahan-bahan makanan ini menyediakan protein yang baik untukmu juga melindungimu dari bahaya lemak jenuh, seperti penyakit jantung.

2. Kacang-kacangan dan Biji-bijian

Mencari camilan sehat untuk melawan rasa lapar? Kamu akan senang mengetahui karena pengisi perutmu adalah penghasil protein yang luar biasa! Almond, walnut, pistachio, labu, biji rami, dan biji bunga matahari kaya akan protein dan dapat dimakan langsung sebagai makanan ringan atau dapat digunakan untuk salad dan smoothies. Pastikan kamu menjaga ukuran porsi kacang-kacangan dan biji-bijian ini karena mereka tinggi lemak (lemak baik).

3. Produk Olahan Susu

Produk olahan susu
Produk olahan susu

Produk susu seperti keju, yogurt, dan keju cottage juga merupakan sumber protein yang baik. Yoghurt adalah tambahan yang baik untuk diet yang akan membantu meningkatkan kesehatan pencernaan dan keju adalah sumber kalsium penguat tulang yang baik. Sertakan sedikitnya satu macam  produk susu ini dalam diet harian untuk meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

4. Opsi Lainnya

Beberapa makanan lain seperti tahu, quinoa, kacang, kacang polong, selai kacang, dan telur rebus kaya akan protein dan nutrisi penting lainnya, tetapi memiliki kandungan karbohidrat yang rendah.

Banyaknya variasi makanan yang disebutkan di atas, tentu membuat kamu bisa bernapas lega setelah mengetahui bahwa diet tinggi protein dan rendah karbohidrat tidak akan menyiksa lidahmu. Makanan-makanan ini akan merupakan perpaduan ideal dari rasa yang super lezat, berenergi tinggi, dan penuh dengan nutrisi yang baik.

Manfaat Diet Tinggi Protein dan Rendah Karbohidrat

Memasukkan makanan yang mengandung protein dan rendah karbohidrat sebagai bagian dari diet harianmu dapat meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Berikut adalah beberapa alasan utama mengapa kamu harus mengonsumsi makanan rendah karbohidrat yang berprotein tinggi:

1. Mempermudah Penurunan Berat Badan

Membantu Menurunkan Berat Badan
Membantu Menurunkan Berat Badan

Jika menurunkan berat badan adalah tujuan utamamu, maka diet tinggi protein dan rendah karbohidrat harus dilakukan dengan sangat efektif, sebuah studi Journal of Pediatrics menyarankan kamu jika ingin merencanakan diet harus dengan konsultasi terlebih dahulu dengan ahli diet bersertifikat atau praktisi medis.

2. Melawan Kanker

melawan kanker
Melawan kanker

Jumlah kasus kanker di seluruh dunia sedang meningkat akhir-akhir ini karena kebiasaan dan gaya hidup yang tidak sehat. Sebuah penelitian dari Cancer Research melaporkan bahwa diet rendah karbohidrat dan tinggi protein tidak hanya membantu menurunkan berat badan tetapi juga membatasi inisiasi dan pertumbuhan kanker.

3. Mengendalikan Diabetes

Manfaat kesehatan lain dari diet tinggi protein dan rendah karbohidrat adalah membantu mengendalikan diabetes tipe-2. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa diet kaya protein dan rendah karbohidrat meningkatkan kontrol glikemik pada pasien diabetes tipe-2 dan membantu mereka menurunkan berat badan.

4. Mengurangi Rasa Lapar

Menurut studi oleh Journal of American Dietetic Association, diet rendah karbohidrat dan tinggi protein tidak hanya meningkatkan pengendalian makan kognitif tetapi juga menurunkan rasa lapar, yang berkontribusi terhadap penurunan berat badan.

5. Menurunkan Risiko Gangguan Kognitif pada Orang Lanjut Usia

Menurunkan Risiko Gangguan Kognitif pada Orang Lanjut Usia
Menurunkan risiko gangguan kognitif pada orang lanjut usia

Dari sekian banyaknya bahaya diet tinggi karbohidrat, peningkatan risiko demensia di antara orang tua adalah yang paling umum. Sebuah jurnal studi penyakit Alzheimer melaporkan bahwa pola diet yang menjadikan karbohidrat sebagai sumber utama kalori, sementara protein dan lemak adalah sumber sekunder kalori dapat meningkatkan risiko gangguan kognitif.

Setiap orang dapat merasakan manfaat yang ditawarkan oleh diet tinggi protein dan rendah karbohidrat. Namun, adalah penting untuk tetap berkonsultasi dengan dokter mengenai pilihan makanan yang cocok untukmu, agar terhindar dari konsekuensi yang merugikan (seperti peningkatan kadar HDL).

Diet Rendah Karbohidrat Vs Diet Tanpa Karbohidrat?

Diet seimbang adalah kuncinya, jangan coret semua karbohidrat dari daftar dietmu, karena tubuhmu tetap membutuhkan karbohidrat. Karbohidrat bertindak sebagai sumber bahan bakar yang dibutuhkan untuk aktivitas fisik serta untuk fungsi organ penting seperti otak. Yang harus kamu lakukan adalah memasukkan porsi kecil karbohidrat yang sehat dalam dietmu, seperti gandum utuh karena gandum menyediakan nutrisi penting yang baik untuk tubuh seperti Vitamin B, serat, vitamin E, tembaga, selenium, seng, dan lainnya.

Jika kamu menurunkan asupan karbohidrat terlalu banyak, hal itu dapat menyebabkan tubuhmu kekurangan vitamin yang dapat menyebabkan penyakit serius. Sayuran hijau, pisang, wortel, popcorn, dan beras merah adalah beberapa sumber karbohidrat sehat yang dapat kamu pilih.

Untuk memastikan bahwa kamu tetap mendapat cukup karbohidrat dalam diet tanpa terlalu banyak mengonsumsinya, kurangi ukuran porsi yang kamu konsumsi. Diet tinggi protein dan rendah karbohidrat sangat sehat dan bermanfaat, asalkan tubuhmu mendapat nutrisi yang dibutuhkan untuk beraktifitas.

Jika kamu berencana untuk mengurangi asupan karbohidrat, pastikan untuk berkonsultasi dengan ahli gizi terlebih dahulu sehingga ia dapat membantumu untuk menentukan kebutuhan energi harianmu.

Diet Rendah Karbohidrat dan Tinggi Protein yang Populer

1. Diet Atkins

Diet atkins adalah salah satu diet penurun berat badan yang paling terkenal akhir-akhir ini. Diet ini merupakan diet rendah karbohidrat, sementara menekankan pada peningkatan asupan protein dan lemak. Diet ini memiliki empat fase. Alih-alih mengontrol porsi atau penghitungan kalori, diet atkins justru merekomendasikan pelacakan asupan karbohidrat yang kamu konsumsi.

2. Diet CSIRO

Diet CSIRO adalah program penurunan berat badan 12 minggu yang dikembangkan oleh para peneliti Australia. Diet ini juga merekomendasikan asupan protein tinggi bersama dengan karbohidrat sedang dan rendah lemak. Diet ini menitikberatkan pada perubahan pola makan dan olahraga yang teratur untuk penurunan berat badan.

Meskipun kamu bisa mencoba salah satu dari rencana diet yang disebutkan di atas, meminta ahli diet untuk membuat rencana diet tinggi protein dan rendah karbohidrat khusus untukmu, itu jauh lebih baik, karena mempertimbangkan persyaratan dan riwayat kesehatan adalah pilihan yang paling efektif dan bijaksana.

Hal yang Harus Diingat

Ketika sedang menjalani diet rendah karbohidrat dan tinggi protein, ada beberapa hal harus kamu ingat, di antaranya:

  1. Pastikan bahwa kamu mendapat protein dari sumber makanan yang sehat, bukan yang tinggi lemak jenuh. Unggas dan ikan adalah sumber protein hewani yang baik, sedangkan kacang, tahu, dan buncis adalah sumber protein nabati yang baik.
  2. Jangan menghilangkan asupan karbohidrat sama sekali dari dietmu.
  3. Pastikan bahwa kamu menyertakan buah dan sayuran segar dalam dietmu, sehingga diet tinggi protein dan rendah karbohidrat yang kamu jalani menjadi seimbang.
  4. Nikmati sayuran kaya karbohidrat seperti kentang, wortel, ubi jalar, bit, dan jagung dalam jumlah sedang.
  5. Minta persetujuan dokter dan ahli gizi sebelum menyiapkan bagan diet untuk diri sendiri
  6. Pastikan kamu juga memasukkan latihan fisik sebagai bagian dari rutinitas harian, untuk hasil terbaik.
  7. Awasi makanan kemasan berlabel “karbohidrat rendah”. Kamu betul-betul harus menghindari makanan dengan label tersebut karena gula alkohol yang digunakan dalam proses pembuatan makanan tersebut tidak dapat dengan mudah dicerna oleh tubuh. Makanan dengan label;karbohidrat rendah’ dapat menyebabkan gangguan pencernaan, kembung, dan diare.
  8. Cara terbaik untuk memantau asupan karbohidrat adalah dengan memasukkan karbohidrat kompleks dalam diet, serta hindari konsumsi karbohidrat olahan. Karbohidrat kompleks memiliki indeks glikemik yang tinggi, sehingga dapat membantu menghindari lonjakan gula darah karena dapat diserap ke dalam aliran darah secara perlahan.

Alih-alih mencoba sembarang model diet yang tidak jelas manfaatnya, memilih diet yang sehat, tinggi protein, dan rendah karbohidrat akan membantumu menuai manfaat yang lebih besar. Diet ini membantumu untuk menurunkan berat badan dengan cara yang sehat, juga tetap menyediakan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh.

Nah, pasti kamu sudah tidak sabar untuk mencoba rencana diet sehat ini, bukan? Jadi, tunggu apa lagi? Tubuh sehat, aktifitas lancar!