Diet 500 kalori adalah diet yang sangat rendah kalori yang dapat membantu Anda menurunkan berat badan. Dokter menyarankan diet ini untuk pasien obesitas yang memiliki BMI tinggi (di atas 30) dan yang hidupnya berisiko karena kelebihan timbunan lemak.

Ingat, diet ini tidak dianjurkan untuk ibu hamil dan menyusui. Ini dia semua yang perlu Anda ketahui tentang diet 500 kalori. Baca terus.

Apa Itu Rencana Diet 500 Kalori?

Diet 500 kalori adalah bentuk ekstrim dari diet yang sangat rendah kalori. Ini menggantikan rutinitas makanan normal dengan suplemen cair, shake pengganti makanan, dan bar untuk jangka waktu tertentu.

Konsumsi kalori yang dibatasi ini akan membantu tubuh Anda menggunakan sumber bahan bakar yang disimpan, yaitu lemak. Ini, pada gilirannya, akan membantu Anda mengurangi berat badan.

Ini adalah jenis rencana puasa berselang 5:2 yang melibatkan pembatasan energi yang parah selama dua hari berturut-turut dalam seminggu dan mengonsumsi 2000 kalori pada lima hari lainnya. Jenis diet modifikasi ini dapat memenuhi 20-25% kebutuhan energi pada hari-hari puasa.

Studi menunjukkan bahwa puasa intermiten hipokalorik dapat membantu orang yang kelebihan berat badan dan obesitas menurunkan berat badan. Namun, penelitian ini tidak meyakinkan, dan diperlukan lebih banyak penelitian untuk mengkonfirmasi temuan ini.

Seperti apa rencana diet 500 kalori? Gulir ke bawah untuk mencari tahu.

Catatan: Ikuti diet yang sangat rendah kalori ini hanya di bawah pengawasan dokter atau ahli gizi.

Rencana Makanan Diet 500 Kalori untuk Menurunkan Berat Badan

Sebagai bagian dari rencana diet 5:2, Anda harus menjalani diet rendah karbohidrat selama dua hari. Tapi apa sebenarnya yang harus Anda makan?

1. Sarapan

Sarapan Diet 500 Kalori
Sarapan Diet 500 Kalori
PILIHAN SARAPAN
JUMLAH
Teh tanpa kafein atau susu skim atau kopi hitam tanpa gula
8 ons
Pisang kecil + keju ricotta
1 pisang + 1 mangkuk sedang
Telur rebus + Roti gandum panggang
masing-masing 1
Teh tanpa kafein atau susu skim atau kopi hitam tanpa gula
1 cangkir + 4 sendok makan + 1 kurma

Tips: Jika merasa lapar sebelum makan siang, Anda bisa minum secangkir teh hijau tanpa gula.

2. Makan siang

Makan Siang Diet 500 Kalori
Makan Siang Diet 500 Kalori
PILIHAN MAKAN SIANG
JUMLAH
Salad dengan saus ringan
1 mangkuk sedang
Blueberry dan Greek yogurt
1 cangkir
Sup sayuran yang dibuat dengan kubis, bayam, brokoli, atau sayuran berdaun lainnya
1 cangkir
Ayam atau ikan panggang + Brokoli panggang dan wortel
3 ons ikan atau ayam dan ¼ cangkir sayuran
Ikan / jamur / ayam / tahu yang dibungkus dengan selada
1 bungkus dengan 2 ons ikan / ayam / jamur / tahu

Tips: Minumlah segelas air hangat 20 menit sebelum makan siang untuk menghindari makan berlebihan.

3. Makan malam

Makan Malam Diet 500 Kalori
Makan Malam Diet 500 Kalori
PILIHAN MAKAN MALAM
JUMLAH
Sup bening ayam atau jamur
1 mengkuk sedang
Brokoli dan kalkun / tahu panggang yang dilumuri sedikit minyak bawang putih cabai
1 mangkuk sedang
Telur dadar putih telur dengan jamur dan bayam
2 butir telur, 6 jamur, ½ cangkir bayam
Tumis sayuran dengan paprika merah, wortel, brokoli, tahu, dan kacang-kacangan
1 cangkir + 1 sendok teh cuka balsamic + serpihan cabai

Tip: Minumlah air, dan jika Anda merasa lapar, minumlah segelas air kelapa atau jus sayuran yang tidak disaring.

Anda dapat memilih dari opsi-opsi ini dan membuat rencana diet yang ideal yang sesuai untuk Anda. Pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter dan ahli diet sebelum memulai diet ini.

Apa manfaat diet 500 kalori? Cari tahu di bagian selanjutnya.

Manfaat Diet 500 Kalori

Manfaat utama dari diet 500 kalori adalah membantu penurunan berat badan dengan cepat. Mengikuti diet yang sangat rendah kalori dapat membantu memperbaiki metabolisme Anda. Ini mempercepat oksidasi lemak, membantu Anda menurunkan berat badan. Ini bagus untuk mereka yang perlu menurunkan berat badan untuk mencegah risiko kesehatan.

Tetapi bagaimana jika Anda menjalankan diet ini meskipun Anda tidak perlu melakukannya? Atau bagaimana jika Anda menjalani diet 500 kalori selama tiga minggu atau lebih tanpa pengawasan dokter? Inilah yang mungkin terjadi.

Resiko Kesehatan Diet 500 Kalori

Resiko Kesehatan Diet 500 Kalori
Resiko Kesehatan Diet 500 Kalori

1. Kekurangan Gizi

Mengikuti rencana diet 500 kalori dalam waktu lama menyebabkan kekurangan nutrisi. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Nutrition Journal menunjukkan bahwa formula diet yang sangat rendah kalori dapat menyebabkan defisiensi mikronutrien.

Ada penurunan yang signifikan dalam konsentrasi serum vitamin D, vitamin C, dan seng di antara orang gemuk yang menjalani diet rendah kalori selama lebih dari 12 minggu.

Diet rendah kalori dapat menyebabkan mual, kelelahan, diare, intoleransi terhadap flu, menstruasi yang tidak teratur, dan rambut rontok. Kekurangan serat dalam makanan juga bisa menyebabkan sembelit. Ini menurunkan efisiensi sistem kekebalan dan membuat tubuh Anda rentan terhadap berbagai penyakit.

2. Kehilangan Otot

Apakah Anda ingin menurunkan berat badan? Jika ya, Anda mungkin ingin menghilangkan lemak, bukan otot. Jika Anda menjalani diet yang sangat rendah kalori dalam waktu lama, Anda akan mulai kehilangan massa otot, bukan massa lemak.

Diet yang sangat rendah kalori, rendah karbohidrat, rendah protein dapat menyebabkan hilangnya otot rangka. Ini bisa membuat kulit Anda kendur dan terkulai.

3. Perubahan Metabolik

Mengikuti diet yang sangat rendah kalori dalam waktu lama memperlambat metabolisme. Hal ini pada akhirnya menyebabkan penambahan berat badan saat Anda kembali ke pola makan semula.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Nutrition & Metabolism menunjukkan bahwa penurunan berat badan secara tiba-tiba karena diet rendah kalori mengurangi resting metabolic rate (RMR), yang tidak diharapkan.

4. Penurunan Massa Tulang

Penurunan berat badan karena mengikuti diet rendah kalori dalam waktu lama menurunkan kepadatan mineral tulang dan melemahkan kekuatan tulang.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa penurunan berat badan yang dipicu oleh diet rendah kalori disertai dengan hilangnya massa tulang. Studi lain pada 48 orang dewasa menunjukkan bahwa pembatasan kalori mengurangi kepadatan mineral tulang dan massa tulang.

5. Perkembangan Batu Empedu

Mengikuti diet yang sangat rendah kalori (500 kalori) dapat meningkatkan risiko batu empedu.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam International Journal of Obesity menunjukkan bahwa mengikuti diet yang sangat rendah kalori selama lebih dari satu tahun mengakibatkan kolelitiasis (pembentukan batu di kandung empedu). Banyak orang dewasa harus menjalani kolesistektomi (pengangkatan kantung empedu).

6. Kekurangan Lemak Sehat

Diet rendah kalori tanpa lemak sehat membatasi asupan kalori yang tidak perlu. Mengkonsumsi lemak sehat dalam porsi terkontrol memberikan rasa kenyang dan membantu Anda tetap sehat.

Mengikuti diet sangat rendah kalori dengan asupan lemak sehat yang dibatasi mengurangi penyerapan vitamin yang larut dalam lemak, yang menyebabkan defisiensi.

Anda mungkin bertanya-tanya siapa yang bisa mengikuti diet ini dan siapa yang harus menghindarinya. Temukan jawabannya di bawah ini.

Siapa yang Bisa Mengikuti Diet 500 Kalori?

Orang dengan BMI lebih dari 30 (dari obesitas kelas I hingga kelas III) harus mengikuti diet sangat rendah kalori di bawah pengawasan dokter atau ahli gizi yang tepat.

Siapa yang Harus Menghindari Diet Rendah Kalori?

Umumnya, dokter tidak mengizinkan orang dengan kondisi medis mengikuti diet yang sangat rendah kalori. Anda dianjurkan untuk tidak mengikuti diet kalori terbatas jika dalam kondisi klinis berikut:

  • Penyakit jantung
  • Diabetes
  • Penyakit ginjal
  • Gout (penumpukan asam urat di persendian)
  • Batu empedu

Ada banyak makanan yang rendah kalori atau yang dipasarkan sebagai minuman atau makanan rendah atau nol kalori tetapi berbahaya bagi tubuh. Oleh karena itu, Anda harus memiliki gambaran yang jelas tentang apa yang harus dimakan dan dihindari jika Anda menjalani diet 500 kalori.

Makanan untuk Dimakan Saat Diet 500 Kalori

  • Sayuran tidak bertepung seperti brokoli, wortel, bit, daun bawang, kubis, selada, dan ubi. Ini rendah kalori dan sarat dengan nutrisi. Mereka akan membuat Anda menurunkan berat badan tanpa membahayakan kesehatan Anda.
  • Salad dan makanan yang direbus atau ditumis. Ini meminimalkan gangguan enzim dan fitonutrien yang berharga.
  • Susu dan yogurt penuh lemak. Versi lemak penuh lebih bergizi dan akan membantu mencegah rasa lapar.
  • Buah-buahan dan jus buah segar. Pastikan Anda tidak mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi seperti mangga, nanas, dan anggur.
  • Saus salad rendah kalori seperti minyak zaitun, air jeruk nipis, garam, dan merica.
  • Udang dan ayam yang sudah dimasak.
  • Sayuran mentah yang sudah dicuci sebelumnya.

Berikut daftar makanan yang harus Anda hindari saat menjalani diet 500 kalori.

Makanan Yang Harus Dihindari Saat Diet 500 Kalori

  • Makanan olahan seperti sosis dan salami.
  • Sayuran dan buah-buahan kaleng.
  • Minuman energi, soda, dan jus buah dalam kemasan.
  • Buah kering.
  • Makanan manis seperti kue, pastry, pancake, dan permen.

Kesimpulan

Diet 500 kalori bukan untuk semua orang. Anda harus mengikutinya hanya di bawah pengawasan dokter dan ahli diet. Meskipun mengikuti diet yang sangat rendah kalori dapat membantu mengurangi berat badan untuk sementara waktu (jika diikuti dalam waktu singkat), ini dapat menyebabkan risiko kesehatan dalam jangka panjang. Karenanya, kontrol porsi dan jalani gaya hidup sehat untuk menurunkan berat badan secara bertahap.