Banyak orang memperbincangkan pil penurun berat badan. Dan dapat diprediksi lebih banyak kontroversi yang muncul ketimbang jumlah perusahaan farmasi yang memproduksinya. Sama seperti Anda, saya juga melihat mereka dengan perhatian serius dan penuh tanda tanya. Namun, jika ada banyak diantara Anda yang ingin mengkonsumsi  pil ini untuk menurunkan berat badan dengan cepat, haruskah Anda memakainya juga? Yakinkah pil-pil itu aman? Untuk mencari tahu, saya memilih pil berat badan yang paling banyak mengundang perhatian, Clenbuterol. Ini telah membantu banyak wanita dan pria menurunkan berat badan. Jadi, apakah itu benar-benar berfungsi atau sebaiknya Anda menghindarinya? Mari kita cari tahu!

Apa itu Clenbuterol?

memiliki efek anti-katabolik dan termogenik
memiliki efek anti-katabolik dan termogenik

Clenbuterol, yang dikenal sebagai Clen, merupakan substansi yang dapat memperlebar luas permukaan bronkus dan bronkiolus pada paru-paru, dan membuat kapasitas serapan oksigen paru-paru meningkat (bronkodilator) dan obat yang bisa digunakan untuk meredakan kongesti nasal atau hidung tersumbat yang umumnya disebabkan oleh flu, pilek sinusitis, dan alergi (dekongestan). Itu kebanyakan digunakan untuk mencegah serangan asma. Ini adalah zat yang menyerupai steroid, tetapi bukan steroid, dan termasuk dalam kategori agonis β2. Obat ini sangat mirip dengan obat perangsang seperti amfetamin dan adrenalin. Ini berarti bahwa Clen memiliki efek seperti adrenalin pada tubuh. Ini merangsang reseptor adrenergik beta-2 dan memiliki efek anti-katabolik dan termogenik. Clen tersedia sebagai clenbuterol hydrochloride. Mari kita cari tahu bagaimana Clenbuterol membakar lemak di bagian selanjutnya.

Bagaimana Clenbuterol Bekerja Mengurangi Berat Badan?

Bagaimana Clenbuterol Bekerja Mengurangi Berat Badan
Bagaimana Clenbuterol Bekerja Mengurangi Berat Badan
Clenbuterol, sebagai reseptor adrenergik beta-2, dapat memulai reaksi fisiologis yang sama seperti yang adrenalin lakukan. Clen memberi rangsangan kepada subtipe reseptor beta-2 dalam sistem adrenergik dan menghasilkan peningkatan cAMP  Ini, pada gilirannya akan meningkatkan kerja protein kinase A (enzim yang mengatur gula, lipid, dan metabolisme glikogen) yang menyebabkan efek lipase atau pembakaran lemak dalam tubuh. Ini merangsang jalur lain juga yang membantu dalam pebakaran lemak lemak melalui proses biologis yang disebut oksidasi asam lemak. Lemak ini kemudian digunakan sebagai sumber energi untuk melakukan fungsi tubuh. Ini mengaktifkan mitokondria untuk melepaskan ATP dan membantu dalam proses metabolisme. Telah diketahui bahwa peningkatan metabolisme membantu penurunan berat badan. Di segmen berikutnya, kami akan beri tahu Anda cara memakail Clenbuterol suapaya mendapatkan hasil terbaik.

Cara Memakai

Binaragawan, selebritis, model, atlet, dan pelaku diet mengambil Clen dalam “siklus memotong” , yang merupakan  cara terbaik untuk meminum Clenbuterol. Asupan terus menerus dari obat ini menyebabkan tubuh menjadi resisten dan adrenoreseptor beta-2menjadi kurang sensitif terhadap Clenbuterol. Oleh karena itu harus dilakukan dalam siklus. Inilah siklus yang mungkin Anda ikuti:

– Dua minggu minum – Dua minggu tidak minum
– Dua hari minum – Dua hari tidak minum

Jadi, berapa banyak Clenbuterol yang harus Anda minum? Lihat tabel dosis dua minggu di bawah ini:

Ukuran Dosis

dosis khusus Clenbuterol
dosis khusus Clenbuterol

Berikut ini adalah rencana dosis khusus Clenbuterol selama dua minggu untuk wanita. Pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum  meminum pil penurun berat badan ini. Juga, perlu diingat bahwa wanita harus menghindari mengambil dosis yang lebih tinggi. Seharusnya dosis Clenbuterol untuk wanita biasanya  antara 20-80 mcg.

Hari  ke 1,2,3,4,5    = 20 mcg
Hari  ke 6,7,8,9       = 40 mcg
Hari  ke 10,11,12    =  60 mcg
Hari  ke 13,14         =  80 mcg

Setelah Anda menyelesaikan Hari ke 14, and tidak diijinkan minum Clenbuterol selama dua minggu. Kemudian lanjutkan siklusnya. Anda dapat melanjutkan siklus ini 15 kali lagi. Tetapi jangan melebihi 16 siklus Clenbuterol dalam setahun. Juga, luangkan 8-20 minggu setelah Anda menyelesaikan satu dosis Clenbuterol setahun. Jadi, pada akhirnya, berapa banyak penurunan berat badan yang dapat Anda harapkan? Terungkap di bagian selanjutnya!

Berapa Penurunan Berat yang Diharapkan dari Minum Clenbuterol?

Itu tergantung pada pendekatan yang Anda ambil dan tingkat perubahan gaya hidup yang Anda buat dalam kehidupan sehari-hari Anda. Tetapi biasanya, jika Anda mengikuti rencana dosis di atas, makan sehat, olahraga, dan mendapatkan istirahat yang tepat, seharusnya terjadi penurunan sekitar 1,3 – 1,8 kg perminggu, dan merupakan hasil yang baik jika dilihat dari hasil akhir dalam setahun.
Seperti semua obat lain, Clenbuterol juga memiliki sisi positif dan negatif. Mari kita lihat bersama!

Kelebihan Pemakaian

Kebanyakan pil penurun berat badan dan diet menyebabkan hilangnya massa otot tanpa lemak. Tapi itu tidak terjadi pada Clenbuterol. Clenbuterol adalah katabolik, yang berarti memecah lemak, tetapi juga anabolik, yang berarti akan mencegah hilangnya otot tetapi merangsang pertumbuhan tulang. Ketika Anda akan membangun massa otot dan massa tulang, berat badan Anda  mungkin tidak menunjukkan banyak perbedaan, tetapi Anda akan melihat tubuh anda menjadi lebih ramping dan kencang. Ini karena otot lebih padat dar ipada lemak. Oleh sebab itu otot dengan berat 1 pound terlihat lebih kecil daripada lemak dengan bobot yang sama. Itulah mengapa Clenbuterol sangat populer di kalangan binaragawan. Berikut ini adalah daftar nama dagang populer Clenbuterol

Terdapat 7 nama Clenbuterol di pasaran yaitu :

  •  Clenbutarall
  •  Clenabol
  •  Clenbutaroll
  •  Ventipulmin
  •  Sopharma Clen
  •  Spiropent
  •  Clenbuterol Hydrochloride

Namun, ada beberapa hal yang lebih penting anda ketahui yaitu :

Bisakah Anda Minum Clenbuterol Untuk Penurunan Berat Badan?

Jika Anda kelebihan berat badan 4,5 – 6,8 kg, Anda dapat menggunakan Clenbuterol. Ia bekerja dengan baik ketika Anda dalam kondisi sehat dan ingin berada dalam kondisi lebih sehat. Tetapi jika Anda terlalu gemuk dan ingin menurunkan banyak berat badan, Clenbuterol bukanlah pil yang tepat. Penurunan berat badan Anda harus dimulai di bawah pengawasan seorang profesional yang berpengalaman dalam masalah nutrisi, olahraga, dan suplemen. Setelah Anda kehilangan banyak lemak, Anda dapat menggunakan Clenbuterol untuk menghilangkan lemak terakhir dan membangun massa otot.

Dan Pertanyaan  besar selanjutnya adalah:

Apakah Clenbuterol Aman untuk Penurunan Berat Badan?

Selalu berkonsultasilah dengan dokter Anda sebelum menggunakan Clenbuterol. Seperti obat lain, Clenbuterol mungkin tidak aman jika Anda terlalu sering menggunakannya. Jika dokter Anda tidak memberi izin untuk menggunakan Clenbuterol, Anda sebaiknya patuh. Hindari Clenbuterol jika Anda menderita penyakit jantung, kecemasan, dan hipertensi. Ini juga dapat menimbulkan risiko kesehatan yang serius jika terjadi overdosis ketika anda menggunakannya.

Ketika diminum dalam dosis yang tepat di bawah bimbingan seorang profesional, Anda dapat memperoleh manfaatnya. Berikut ini daftar manfaat mengonsumsi Clenbuterol untuk menurunkan berat badan.

Manfaat Clenbuterol

1. Clenbuterol meningkatkan toleransi dan tingkat daya tahan tubuh. Jadi, Anda dapat mendorong diri sendiri untuk mengikuti latihan rutin yang ketat untuk membakar beberapa kilo lemak lagi.  Selain itu, Clenbuterol juga mengurangi nyeri otot karena latihan berat.

2.  Clenbuterol melindungi jantung dan paru-paru selama proses penurunan berat badan. Meskipun latihan biasanya dilakukan di bawah bimbingan profesional, mungkin ada beberapa latihan yang mempengaruhi jantung. Obat ini dimaksudkan untuk mengendalikan fluktuasi semacam itu.

3. Clenbuterol membantu memecah asam lemak yang ada di dalam tubuh dan mempercepat penurunan berat badan. Jadi, jika Anda ingin mendapatkan hasil dengan cepat, obat ini cocok untuk anda. Aktor dan model yang ingin menambah atau menurunkan berat badan untuk peran tertentu atau acara dapat beralih ke Clenbuterol.

4. Obat ini biasanya diminum dengan vitamin dan suplemen energi lainnya, sehingga mengurangi kebutuhan akan diet ketat dalam jumlah besar. Meskipun makanan itu penting bahkan ketika Anda melakukan aktivitas yang menantang secara fisik, kadang-kadang Anda dapat mencuri satu hari untuk diri Anda sendiri.

Namun demikian, Clenbuterol dapat menimbulkan akibat yang kurang baik, ketika tidak digunakan secara tepat.

Efek Samping Penggunaan Clenbuterol

Efek Samping Penggunaan Clenbuterol
mengalami sakit kepala, tangan gemetar, dan nafsu makan yang berlebihan

1. Karena obat ini bertindak seperti adrenalin, menggunakannya berlebihan dapat mempercepatn detak jantung dan dapat menyebabkan serangan jantung. Dalam beberapa kasus, ini juga dapat menyebabkan hipertrofi otot.

2. Setelah Anda terbiasa melihat diri Anda bugar dan aktif, Anda bisa kecanduan. Dan begitu Anda berhenti menggunakan obat, Anda mungkin akan mengalami gejala-gejala stres.

3. Terlalu sering diminum dapat menyebabkan mual, muntah, berkeringat, insomnia, kecemasan, dan peningkatan tekanan darah.

4. Clenbuterol dapat menyebabkan penurunan taurin dan penyimpanan kalium tubuh yang dapat menyebabkan kram otot.

5. Anda mungkin juga mengalami sakit kepala, tangan gemetar, dan nafsu makan yang berlebihan.

Supplemen

Konsultasikan dengan dokter Anda untuk mengetahui apakah Anda harus menggunakan suplemen penurunan berat badan Clenbuterol. Secara umum ketika Anda mimun Clenbuterol untuk menurunkan berat badan, akan terjadi pengurasan simpanan potasium dan taurin dalam tubuh Anda. Untuk mengimbangi kehilangan ini, Anda harus mengonsumsi suplemen kalium dan taurin.

Meskipun Clenbuterol sangat populer, dibanyak negara penggunaannya dilindungi undang-undang. Silakan disimak berikut ini.

Apakah Clenbuterol Dilarang di Beberapa Negara?

  Ya, Clenbuterol dilarang di negara-negara seperti Amerika Serikat, Australia, Inggris, Selandia Baru, Kanada, dan banyak negara lainnya. Di negara-negara ini, Anda tidak dapat membeli Clenbuterol sebagai suplemen atau pil penurun berat badan, tetapi digunakan untuk keperluan hewan. Clenbuterol dilarang karena beberapa orang melakukan overdosis yang merusak kesehatan mereka dengan serius. Karena para dokter tidak bisa mengendalikan penggunaan obat ini secara berlebihan, akhirnya dilarang. Namun, di negara-negara seperti Cina, India, Bulgaria, dan Meksiko, Clenbuterol masih legal.

Kesimpulannya, Clenbuterol bisa sangat efektif jika digunakan di bawah bimbingan yang tepat dari seorang profesional di bidang kesehatan. Jika Anda memutuskan untuk menggunakannya, bicarakan dengan dokter Anda serta ahli diet untuk mengetahui apakah Anda harus mengonsumsi obat ini. Namun, saya sangat menyarankan agar Anda menyantap makanan yang baik dan teratur untuk menurunkan berat badan. Karena menurunkan berat badan secara cepat dengan mempertaruhkan kesehatan itu tidak tepat untuk dilakukan.

 

Semoga!