Shavasana, Savasana atau Pose Mayat merupakan pose yoga yang, sesuai namanya, menyerupai postur orang mati. Cara penyebutannya adalah Shuh-vah-sana (Sansekerta: शवासन). Ia berasal dari kata Shava (शव, Śava) yang berarti “mayat” dan Asana (आसन, Āsana) yang berarti “posisi” atau “duduk.” Posisi ini mungkin terlihat mudah, namun juga sulit karena Anda harus benar-benar rileks secara lahiriah maupun batiniah saat melakukannya. Pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai cara melakukan Shavasana yang tepat.

Pose ini biasanya dilakukan setelah sesi yoga aktif. Ia bertujuan untuk menyembuhkan dari dalam dan benar-benar melemaskan tubuh Anda. Jika Anda sering merasa kelelahan, Anda bisa berlatih pose ini setiap kali hal itu terjadi dan akan merasa segar kembali setelahnya. Pose ini ampuh dalam meremajakan tubuh dan mengembalikan energi.

Apa yang Harus Anda Ketahui Sebelum Berlatih Asana

Cara melakukan Shavasana dengan benar
Pose Shavasana: Berbaring terlentang, bernafas rileks, dan buka telapak tangan Anda

Shavasana mempromosikan istirahat dan relaksasi. Namun, Anda perlu menahan diri agar tidak tertidur saat berlatih. Jika Anda merasa mengantuk, yang perlu Anda lakukan adalah mengambil napas yang lebih dalam dan lebih cepat. Konsentrasi adalah kunci penting untuk asana ini.

  • Tingkat Kesulitan: Dasar
  • Gaya: Ashtanga Yoga
  • Durasi: 10 – 12 menit
  • Pengulangan: Tidak Ada
  • Kelebihan: Mengembalikan energi tubuh

Cara Melakukan Shavasana (Pose Mayat)

Cara melakukan Shavasana dengan benar
Perhatikan langkah-langkahnya agar tidak salah dalam melakukan pose ini.

1. Berbaring di lantai, pastikan bahwa tidak ada gangguan selama Anda melakukan pose ini. Pastikan Anda merasa nyaman, tetapi jangan gunakan bantal atau alas apapun. Akan lebih baik jika Anda berbaring di permukaan yang keras.

2. Tutup mata Anda.

3. Tempatkan kaki Anda sedemikian rupa sehingga mereka terpisah dengan nyaman. Pastikan kaki Anda rileks sepenuhnya dan jari-jari kaki Anda menghadap ke samping.

4. Lengan Anda harus ditempatkan di sepanjang tubuh Anda dan sedikit terpisah, membiarkan telapak tangan Anda terbuka dan menghadap ke atas.

5. Sekarang, tarik perhatian dan konsentrasi secara perlahan ke setiap area tubuh Anda, mulai dari jari-jari kaki Anda. Ketika Anda melakukan ini, bernapaslah dengan perlahan namun dalam. Atur tubuh Anda dalam keadaan relaksasi yang mendalam. Jangan tertidur dalam prosesnya.

6. Terus bernapas perlahan, namun dalam. Ini akan memberikan relaksasi total. Saat Anda menghirup udara, tubuh Anda akan berenergi, dan saat Anda membuang napas, tubuh Anda akan tenang. Arahkan fokus ke diri dan tubuh Anda, lupakan semua pikiran lainnya. Lepaskan dan menyerah! Tetapi pastikan Anda tidak terlelap.

7. Dalam sekitar 10 hingga 12 menit, ketika tubuh Anda terasa rileks dan segar, bergulinglah ke satu sisi dengan mata tertutup. Tetap diam dalam posisi tersebut selama semenit sebelum kembali ke Sukhasana (posisi duduk bersila dalam yoga.)

8. Ambil napas dalam-dalam sampai kesadaran Anda tentang lingkungan sekitar kembali, lalu buka mata Anda.

Peringatan Atau Kontraindikasi Shavasana

Asana ini benar-benar aman dan dapat dipraktekkan oleh siapa saja dan oleh semua orang. Anda bisa mempraktekkan asana ini kecuali dokter Anda menyarankan Anda untuk tidak berbaring telentang. Jika Anda hamil, mungkin ada baiknya untuk mengistirahatkan kepala dan dada Anda di guling agar merasa lebih nyaman.

Tips untuk Pemula

Dalam hidup kita yang sibuk dan penuh tekanan, relaksasi dan bersantai bisa menjadi sesuatu yang sulit. Bagian tersulit tentang Shavasana adalah melepaskan kepala tulang paha sehingga pangkalnya melunak. Jika pangkal paha tidak melunak, hal tersebut bisa membatasi pernapasan dan, karenanya, menciptakan ketegangan di seluruh tubuh. Untuk melawan ini, Anda bisa menempatkan beban lima kilo di paha Anda, di lipatan selangkangan, dan kemudian membayangkan kepala tulang paha ditekan karena beratnya.

Perubahan Pose Lebih Lanjut

1. Jika Anda merasa kaku di bahu, dada, atau punggung, pundak Anda tidak akan bersandar di lantai, dan ini akan membebani leher Anda. Jika hal ini terjadi, coba ganjal kepala Anda sedikit agar ia berada di tingkat yang sama dengan leher. Hal ini akan membantu melemaskan bagian tengkuk Anda. Anda hanya perlu meletakkan selimut terlipat di bawah kepala sehingga ujungnya berada di atas bahu Anda.

2. Jika otot-otot punggung bawah atau paha belakang terasa kaku, mungkin ada baiknya untuk mengangkat kaki Anda saat Anda berlatih Shavasana. Ini bekerja dengan baik bahkan ketika Anda mengalamii rasa sakit dan ketidaknyamanan di punggung bawah dan pinggul Anda. Yang perlu Anda lakukan hanyalah menempatkan guling di bawah lutut Anda. Jika Anda tidak memiliki guling, Anda bisa menumpuk selimut dan menempatkannya di bawah lutut Anda.

Manfaat Melakukan Shavasana (Pose Mayat)

Cara melakukan Shavasana dan manfaatnya
Shavasana merupakan pose yoga yang mudah dan bermanfaat bagi mengatasi rasa lelah dan stres.

Postur ini adalah salah satu postur yoga yang terpenting dan memiliki banyak manfaat.

1. Membawa Tubuh Ke Kondisi Meditatif

Postur ini membawa tubuh memasuki keadaan meditasi yang dalam. Hal ini akan membantu pikiran melepas stres sekaligus membantu tubuh memperbaiki sel-sel dan jaringan yang rusak.

2. Melemaskan dan Menenangkan Tubuh

Shavasana mengisi ulang energi dan meremajakan tubuh Anda. Ia merupakan postur penutup yang baik bagi latihan apapun, terutama jika latihannya intens. Ia memberikan jeda bagi tubuh Anda memproses semua kerja keras yang harus dilaluinya selama olahraga. Oleh sebab itu, pose yoga ini disarankan untuk dilakukan di antara regimen harian Anda dan tugas sehari-hari,

3. Mengurangi Tekanan Darah dan Kecemasan

Saat tubuh Anda rileks dan tenang, tekanan darah Anda juga turun, dan ini membantu menenangkan hati serta mengendalikan kegelisahan Anda.

4. Meningkatkan Konsentrasi Dan Memori

Efek langsung dari meditasi adalah fokus dan konsentrasi. Saat Anda fokus pada setiap area tubuh Anda saat melakukan Shavasana, pikiran Anda secara otomatis meningkatkan konsentrasi dan ingatan.

5. Meningkatkan Energi

Shavasana adalah cara tercepat dan teraman untuk mendapatkan energi instan. Istirahat 10 menit memberi tubuh Anda dorongan energi, dan dengan demikian, meningkatkan produktivitas Anda.

Sains di Balik Shavasana

Shavasana memungkinkan relaksasi akhir dari tubuh dan pikiran Anda, dan hal tersebut sama pentingnya dengan olahraga serta diet seimbang.

Setelah latihan berat yang melibatkan peregangan, kontraksi, serta gerakan otot, Shavasana memungkinkan tubuh Anda untuk berisitirahat dan mempersiapkannya untuk beraktivitas lagi.

Bahkan otot yang paling terabaikan akan punya waktu untuk melepaskan stres mereka dalam rentang waktu yang singkat. Yoga melengkapi sistem saraf dengan banyak informasi neuromuskuler. Shavasana membantu sistem saraf Anda mengintegrasikan informasi ini sebelum pikiran Anda sibuk dengan stres sehari-hari.

Shavasana menanamkan kesadaran yang mendalam tentang pikiran dan tubuh Anda. Karenanya, Anda akan menjadi sangat sadar terhadap setiap napas yang Anda ambil. Oleh karena itu, ia merupakan pengantar yang baik untuk meditasi mendalam bagi mereka yang tertarik.

Yoga adalah sebuah ritual. Ia dimulai dengan pemanasan lalu diikuti oleh latihan itu sendiri, dan diakhiri dengan semacam fase integrasi agar efek latihan dapat meresap ke dalam pikiran dan tubuh. Shavasana membantu mencapai hal itu. Ia adalah akhir yang sempurna untuk sesi latihan yang memuaskan.

Bagaimana menurut Anda? Apakah Anda jadi tertarik untuk melakukan pose yoga ini? Beritahu kami di kolom komentar ya!