Siapa yang tak suka anggur? Buah dari tanaman perdu ini rasanya memang enak. Manis, asem dan segar. Cocok dimakan saat cuaca sedang panas. Buah Anggur memiliki banyak manfaat. Bahkan ekstrak biji anggur digunakan sebagai bahan baku obat-obatan dan produk kecantikan. Tetapi tahukah Anda, jika ekstrak biji anggur memiliki sejumlah efek samping?

Ekstrak Biji Anggur 

Nah, terbukti dari namanya, ekstrak biji anggur berasal dari buah anggur dan memiliki konsentrasi tinggi Vitamin E, asam linoleat, flavonoid, dan prosianidin fenolik. Ekstrak biji anggur berasal dari biji anggur yang diekstraksi, dikeringkan dan dimurnikan untuk menghasilkan ekstrak kaya senyawa polifenol yang juga telah didokumentasikan dengan baik sifat anti-oksidan, anti-mikroba dan anti-inflamasi.

Ekstrak biji anggur banyak digunakan untuk keperluan industri sementara ekstrak biji anggur oral digunakan dalam kapsul atau tablet. Ekstrak biji anggur diyakini memiliki potensi manfaat kesehatan, karena biji anggur kaya anti-oksidan dan Oligomeric Proanthocyanidins (OPC) yang memiliki beberapa manfaat kesehatan.

Bukti ilmiah tentang manfaat kesehatan ekstrak biji anggur masih sedikit, sehingga masih banyak orang yang tidak tahu dengan efek sampingnya. Selain itu kelangkaan informasi mengenai dosis ekstrak biji anggur yang direkomendasikan meningkatkan resiko timbulnya efek samping. Namun di beberapa negara Eropa, penelitian mengenai dosis yang tepat digunakan yaitu sekita 100-300 miligram/hari telah dipakai.

Berikut beberapa efek samping ekstrak biji anggur yang berbahaya bagi tubuh manusia:

1. Perdarahan

Salah satu efek samping yang paling berbahaya dari ekstrak biji anggur adalah pendarahan, baik internal (kehilangan darah dalam tubuh) maupun eksternal (kehilangan darah di luar tubuh).

Ekstrak biji anggur dapat memperlambat pembekuan darah, sehingga menyebabkan perdarahan berkepanjangan pada saat luka dan memar. Ekstrak biji anggur juga dapat menyebabkan pendarahan internal yang mencakup gejala perdarahan gastrointestinal seperti muntah darah dan BAB berdarah.

Karena dapat memperlambat pembekuan darah, ekstrak biji anggur tidak cocok bagi mereka yang harus menjalani operasi karena dapat menyebabkan perdarahan ekstra. Oleh karena itu, penggunaan ekstrak biji anggur harus dihentikan setidaknya dua minggu sebelum operasi dijadwalkan.

2. Stroke Hemoragik

Salah satu efek samping yang paling serius dari ekstrak biji anggur adalah stroke hemoragik, yang juga merupakan bentuk perdarahan internal. Ini ditandai dengan pecahnya pembuluh darah di dalam otak. Bekuan darah di dalam otak mengiritasi jaringan otak dan menyebabkan pembengkakan.

Gejala stroke hemoragik seperti koma, tidak sadarkan diri, sakit kepala, mual, kesulitan menelan, gangguan penglihatan atau bicara, kelemahan atau mati rasa di lengan atau kaki, kehilangan koordinasi, dll.

3. Reaksi alergi

Ekstrak biji anggur juga dapat menyebabkan efek samping alergi seperti ruam, gatal, pembengkakan bibir, mulut, lidah atau tenggorokan, gatal-gatal, kesulitan bernapas atau mengi, dll. Dianjurkan untuk segera mencari bantuan medis jika mengalami salah satu alergi ini.

4. Tidak cocok untuk wanita hamil dan menyusui

Wanita hamil dan yang sedang program hamil harus menghindari penggunaan suplemen yang memiliki kandungan ekstrak biji anggur, karena suplemen ini tidak memiliki rekomendasi medis. Selain itu, wanita menyusui harus berkonsultasi dengan dokter kandungan sebelum menggunakan ekstrak biji anggur. Ini karena ekstrak biji anggur dianggap sebagai jamu dan obat-obatan herbal yang tidak terstandar.

5. Interaksi Obat

Karena potensi efek pengencer darahnya, ekstrak biji anggur dapat bereaksi dengan obat-obatan tertentu, yang termasuk obat-obatan untuk pengencer darah. Ia juga dapat bereaksi dengan obat antiplatelet serta obat penghilang rasa sakit seperti aspirin dan ibuprofen. Ekstrak biji anggur dapat beraksi dengan obat penurun kolesterol seperti Methotrexate. Oleh karena itu, ekstrak biji anggur tidak boleh digunakan dengan obat-obatan tanpa resep dokter.

6. Efek Samping Kecil Lainnya

Ekstrak biji anggur juga dapat menyebabkan efek buruk seperti kulit kepala kering atau gatal, pusing, dan mual. Asupan ekstrak biji anggur dapat menyebabkan efek samping ringan lainnya seperti mulut kering, sakit tenggorokan, batuk, infeksi, sakit perut, gangguan pencernaan, dan masalah otot.

Efek samping ekstrak biji anggur di atas menyeramkan bukan? Oleh karena itu jika Anda menggunakan obat-obatan herbal untuk mengobati penyakit tertentu, harus dengan dosis yang tepat dan resep dokter. Tak terkecuali jika menggunakan suplemen ekstrak biji anggur harus di bawah bimbingan dan arahan dari dokter Anda.

Jika artikel ini bermanfaat bagi Anda, berikan komentar di bawah ini.