Sudah mengurangi makan dan olahraga tapi berat belum kunjung turun? Mungkin Anda melewatkan beberapa elemen penting. Untuk itu kami sarankan 10 pola hidup sehat agar diet Anda makin efektif.

1. Makan yang Baik dan Benar

Makan yang Baik dan Benar
Buah adalah menu wajib bagi pelaku diet.

Pertama-tama, Anda harus melihat dan memastikan menu makanan Anda. Hindari fast food dan kurangi gorengan, serta perhatikan kalori makanan yang masuk ke dalam tubuh Anda.

Usahakan menyiapkan menu diet sendiri di rumah, agar Anda dapat mengawasi bahan baku makanan Anda. Sayur dan buah yang dikonsumsi dengan seimbang dapat meningkatkan konsumsi serat di tubuh sehingga terhindar dari penimbunan lemak.

2. Air yang Cukup

Air yang Cukup
Minum air putih meningkatkan metabolisme dalam tubuh, sehingga mampu melancarkan buang air kecil dan buang air besar.

Jika Anda merasa lelah, ada baiknya meminum air putih daripada mengkonsumsi biskuit atau roti. Perut yang terisi dengan air berdampak pada rasa kenyang, sehingga orang yang sedang diet dapat menunda makanan masuk ke dalam tubuhnya.

Meminum dua gelas air putih sebelum makan juga membantu menurunkan berat badan, karena dapat membantu seseorang mengurangi porsi makan akibat rasa kenyang yang ditimbulkan oleh air di dalam lambung.

Selain menunda rasa kenyang, air ternyata dapat mencegah beberapa penyakit berbahaya. Orang yang rutin meminum air putih lebih dari 8 gelas sehari dapat terhindar dari dehidrasi, sakit kepala, penyakit sembelit, memiliki ginjal yang sehat, terhindar dari penuaan dini, memiliki kulit yang lembab, dan sebagainya.

3. Peningkatan Tempo Olahraga Secara Singkat

Peningkatan Tempo Olahraga Secara Singkat
Treadmill dengan tempo yang tinggi pada periode tertentu efektif menurunkan berat badan dengan cepat.

Jika Anda berlari atau jogging, cobalah untuk meningkatkan kecepatan pada periode tertentu. Cara ini dianggap ampuh untuk mengurangi berat badan, dibandingkan olahraga berjam-jam dengan tempo yang sama.

4. Hindari Gula Pasir

Hindari Gula Pasir
Gula pasir pemicu kegemukan dan obesitas.

Gula pasir adalah salah satu bahan baku yang harus dikurangi. Jika perlu, tidak usah menyimpan gula pasir di dapur Anda. Manfaatkan madu, gula aren atau buah-buahan sebagai alternatif.

Selain berdampak mengurangi risiko kegemukan, orang yang tidak mengkonsumsi gula pasir juga terhindar dari penyakit diabetes, kanker pankreas, tekanan darah tinggi, jantung, dan asam urat.

5. Kurangi Asupan Sodium Seperti Garam

Kurangi Asupan Sodium Seperti Garam
Jika sedang diet, kurangi asupan garam agar tubuh anda bisa merespon rasa kenyang.

Tubuh sebenarnya memiliki respon alami yang dapat memberi tahu Anda mengenai batasan makan dan kapan Anda harus makan. Tapi jika seseorang terlalu banyak makan garam, respon alami dalam tubuh itu menjadi tidak peka. Akibatnya orang yang kelebihan mengonsumsi garam tidak bisa mengendalikan nafsu makannya, sehingga terus menerus memasukkan makanan ke dalam tubuh.

Hal itu diperparah dengan rasa haus akibat kelebihan garam dalam tubuh. Orang yang terlalu sering mengonsumsi garam akan terus menerus merasa haus, akibatnya berat makin bertambah karena perut menampung makanan dan air dalam jumlah banyak.

Mengurangi sodium juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung, hipertensi, dan gangguan lambung.

6. Tingkatkan Asupan Vitamin C

Tingkatkan Asupan Vitamin C
Jeruk yang sarat akan vitamin C.

Vitamin C penting untuk meningkatkan sekresi karnitin, senyawa yang membantu tubuh mengubah lemak menjadi energi. Selain itu, vitamin C juga berjasa untuk membantu memblokir kortisol, hormon yang disekresikan oleh tubuh. Kenaikan tingkat kortisol adalah penyebab penumpukan lemak di perut.

7. Tambahkan Bahan Baku Pembakar Lemak

Tambahkan Bahan Baku Pembakar Lemak
Bawang putih adalah salah satu bumbu makanan yang bisa membantu membakar lemak dalam tubuh.

Ada banyak cara alami untuk mengurangi lemak yakni dengan cara menambahkan bawang putih, bawang merah, jahe, cabe rawit, kubis, tomat, rempah-rempah, dan mustard ke dalam menu makanan Anda, karena bahan tersebut adalah bahan baku penyerap lemak. Mengkonsumsi beberapa siung bawang putih mentah dan sepotong jahe satu inci setiap pagi baik untuk metabolisme tubuh dan mengurangi lemak.

Meminum segelas air hangat dengan jus lemon dan madu di pagi hari juga cara yang terkenal ampuh untuk membakar lemak sebelum makan.

8. Ganti dengan Lemak Sehat

Ganti dengan Lemak Sehat
Alpukat adalah salah satu buah yang mengandung lemak nabati yang menyehatkan tubuh.

Buah alpukat, kacang-kacangan, kelapa dan minyak zaitun adalah bahan-bahan terbaik untuk melengkapi gizi harian. Sebab lemak nabati terbukti leih cepat terurai di tubuh dibandingkan lemak hewani. Lemak nabati yang dihasilkan kacang juga tidak menyebabkan kolesterol dalam darah sehingga sangat dianjurkan untuk orang yang sedang diet.

9. Jangan Lewatkan Sarapan

Jangan Lewatkan Sarapan
Jangan pernah melewatkan sarapan dalam sitauasi apapun.

Banyak yang berpikir melewatkan sarapan membantu menurunkan berat badan dengan cepat. Sebaliknya, melewatkan sarapan adalah kesalahan besar, karena akan menjadikan perut Anda kembung dan mendorong tubuh Anda menjadi mudah lapar.

10. Imbangi Aktifitas dengan Tidur yang Cukup

Imbangi Aktifitas dengan Tidur yang Cukup
Tidur adalah elemen penting untuk keseheatan dan keberhasilan diet.

Banyak mitos telah mengungkapkan bahwa tidur dapat meningkatkan berat badan dan penumpukan lemak. Akan tetapi orang yang kurang tidur justru punya waktu lebih panjang untuk memasukkan makanan ke dalam tubuhnya.

Seseorang yang sering begadang akan merasa lapar pada malam hari dan berisiko mengonsumsi makanan sebelum tidur, yang mengakibatkan penumpukan kalori lebih banyak.

Itu dia tadi beberapa tips untuk membuat diet Anda menjadi lebih efektif. Bagaimana menurut Anda? Apakah artikel ini membantu Anda? Jangan lupa berikan komentar Anda di bawah sini, ya!