Tahukah Anda bahwa kapur barus tidak hanya berfungsi untuk pengharum ruangan? Kapur barus alami yang diambil dari bagian tengah pohon kayu atau yang biasa disebut Dryibalanops Aromatica bermanfaat bagi kesehatan manusia. Anda dapat menggunakan kapur barus untuk banyak hal seperti menyembuhkan batuk kering atau gatal. Anda juga dapat menggunakan kapur barus sebagai obat radang kulit.

Namun, hal yang perlu diperhatikan adalah kapur barus yang dipakai harus benar – benar kapur barus yang alami. Bukan kapur yang dijual di supermarket. Karena kapur barus tersebut sudah mengandung bahan kimia yang justru berbahaya bagi kesehatan. Apakah penggunaan kapur barus benar-benar aman? Penggunaan kapur barus juga harus sesuai takaran dan tidak berlebihan. Karena pada faktanya kapur barus memiliki beberapa efek samping.

Berikut ini beberapa efek samping yang ditimbulkan apabila mengkonsumsi kapur barus dengan takaran yang berlebihan.

1. Kekeringan Bibir
Kapur barus dapat menyebabkan bibir menjadi kering.
Bibir kering akibat kapur barus.

Kapur barus dapat menyebabkan bibir menjadi kering. Meskipun kapur barus bermanfaat untuk mengobati berbagai penyakit radang kulit, faktanya kapur barus dapat menyebabkan kekeringan bibir akut. Setelah mengalami kekeringan, kulit bibir akan terkelupas. Diperlukan bantuan medis untuk mengatasi kekeringan bibir yang disebabkan oleh alergi terhadap kapur barus.

2. Ruam

Kapur barus menyebabkan kulit menjadi kemerahan dan ruam apabila digunakan secara berlebihan. Ruam akan berkembang di seluruh kulit. Ruam-ruam tersebut bisa terasa menyakitkan dan gatal di kulit Anda. Akan sangat sulit untuk mengatasi rasa gatal dan rasa sakit yang disebabkan karena ruam seperti itu di rumah.

3. Eksim

Eksim adalah kondisi kulit yang juga disebabkan oleh efek samping kapur barus. Eksim ditandai dengan pengeringan kulit yang berlebihan, pembengkakan pada daerah mata dan wajah, nyeri, iritasi dan pengelupasan. Eksim merupakan kondisi kulit yang parah yang tidak dapat dirawat di rumah. Dibutuhkan perhatian medis untuk memberi bantuan pengobatan dalam jangka pendek dan panjang. Satu hal yang perlu Anda ketahui adalah bahwa kapur barus tidak dapat dimakan. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan kapur barus hanya boleh di bagian luar tubuh. Dengan demikian, sangat berbahaya apabila Anda menggunakan kapur barus pada kulit yang rusak dan terkelupas. Karena kapur barus sangat beracun jika dicerna oleh sarana langsung atau tidak langsung.

4. Toksisitas

Toksisitas dapat diartikan sebagai kemampuan racun (molekul) untuk menimbulkan kerusakan apabila masuk ke dalam tubuh dan lokasi organ yang rentan terhadapnya. Kapur barus sangat beracun bagi manusia. Jumlahnya yang kecil juga dapat menyebabkan kematian pada anak-anak dan toksisitas pada orang dewasa. Toksisitas merupakan efek samping yang serius dari mengkonsumsi kapur barus. Ini menyebabkan kerusakan hati dan kematian mendadak.

5. Kejang

Kapur barus dapat menyebabkan ketidakseimbangan kimia akut di otak. Hal ini dapat menyebabkan kejang. Ini merupakan efek samping yang sangat serius dari mengkonsumsi kapur barus. Hal ini adalah alasan bahwa Anda harus berhati-hati menggunakan kapur barus dalam bentuk apa pun jika Anda memiliki epilepsi.

6. Masalah Pernafasan

Kapur barus juga bisa menyebabkan gangguan pernafasan. Ini adalah kondisi medis akut untuk anak-anak dan bayi yang menderita gangguan pernapasan. Hindari penggunaan kapur barus pada anak-anak yang menderita bronkitis atau asma. Kapur barus sangat berbahaya untuk anak-anak yang menderita penyakit tersebut, karena menyebabkan rasa sesak pada dada dan serangan pernapasan tiba-tiba.

7. Ibu Hamil dan Menyusui
Kapur barus sangat berbahaya bagi ibu menyusui dan wanita hamil
Kapur barus sangat berbahaya bagi ibu menyusui dan wanita hamil

Kapur barus sangat berbahaya bagi ibu menyusui dan wanita hamil. Kandungan yang terdapat pada kapur barus bisa terserap oleh plasenta dan dapat menyebabkan kerusakan saraf dan fisik pada janin. Kapur barus juga dapat dengan mudah diserap melalui celah-celah kulit dan tercampur pada air susu bagi ibu menyusui.

 8. Penyakit Parkinson

Kamper sangat berbahaya bagi orang yang menderita penyakit Parkinson. Ini mengganggu obat yang digunakan di Parkinson dan meningkatkan tingkat toksisitas. Itu bisa berubah menjadi sangat beracun dalam kasus seperti itu.

9. Masalah Kulit Kepala

Penggunaan kapur barus secara berlebihan dapat mengakibatkan masalah pada kulit kepala, seperti kulit kepala gatal dan terkelupas hingga rambut rontok.

 10. Masalah Dada

Kapur barus dapat menyebabkan ketidaknyamanan di dada. Kapur barus dapat menginduksi perasaan sesak di sekitar wilayah dada dan dapat menyebabkan pembengkakan area dada yang terkena efek samping. Secara konvensional kapur barus dapat disebut sebagai ramuan penyembuhan. Tetapi masih banyak orang yang tidak mengetahui berbagai efek samping yang ditimbulkan dari penggunaan kapur barus secara berlebihan. Anda dapat melakukan konsultasi dengan dokter dalam penggunaan dosis kapur barus.