Apakah Anda ingin menjadikan tubuh bagian bawah Anda super kuat? Pernahkah Anda merasa perlu memiliki peralatan ‘ajaib’ yang dapat memenuhi kebutuhan kebugaran Anda apalagi ketika merasa malas untuk pergi ke gym? Inilah jawabannya, alat latihan favorit sepanjang masa – sepeda statis!

Setiap gym memiliki sepeda statis. Jadi, kemungkinan besar Anda tahu seperti apa bentuknya. Sepeda ini merupakan alat olahraga dengan siklus stasioner, yang memiliki pelana, pedal, setang, serta monitor untuk mencatat sesi latihan dan denyut jantung. Yang terpenting, alat ini memiliki beberapa manfaat luar biasa! Mari kita lihat apa saja manfaatnya.

1. Pilihan Tepat Untuk Cardio:

Anda tidak bisa selalu melakukan sesi lari di setiap latihan cardio; Anda butuh variasi. Faktanya, melakukan gerakan yang sama berulang kali membuat tubuh kita kebal terhadap aktivitas itu. Jadi, jika Anda berlari setiap hari untuk mengisi cardio, maka kemungkinan kalori yang terbakar tidak lagi signifikan. Bersepeda adalah pilihan tepat yang bisa dimasukkan dalam jadwal latihan Anda. Latihan sepeda statis memberi semua manfaat kardiovaskular yang Anda dapatkan dari latihan cardio lainnya. Cara ini baik untuk melatih dan memperkuat jantung dan sistem pernapasan Anda tanpa membebaninya dengan aktivitas yang berlebihan.

2. Latihan Kekuatan:

Bersepeda menargetkan sebagian besar otot pada bagian bawah tubuh Anda. Ada pilihan untuk meningkatkan dan menurunkan resistensi Anda. Ketika gerakan bersepeda diulang dalam jangka waktu tertentu, hal tersebut akan membakar lemak serta mengerahkan otot-otot Anda. Kontraksi konstan dan perluasan otot memberi latihan isotonik.

3. Menurunkan Berat Badan:

Menurunkan Berat Badan
Menurunkan Berat Badan

Karena bersepeda membakar banyak kalori. Olahraga dengan sepeda statis merupakan latihan cardio yang baik dan juga merupakan pilihan latihan kekuatan yang efektif. Menurut womenshealthmag.com, seorang wanita seberat 60 kilogram dapat membakar hingga 500 kalori dari satu jam bersepeda. Bersepeda tidak hanya membakar lemak tetapi juga memperkuat dan membangun otot. Melakukan latihan sepeda statis secara teratur meski sekadar 20 menit dapat membantu menjaga berat badan, terutama ketika Anda tidak memiliki banyak waktu untuk berolahraga.

4. Latihan Berisiko Rendah:

Keuntungan lainnya dari sepeda statis adalah ini merupakan latihan yang berisiko rendah dan berdampak rendah. Pada latihan cardio penuh seperti berlari atau melompat-lompat, ada risiko cedera lutut atau pergelangan kaki. Tetapi dengan bersepeda, dampak pada lutut dan sendi lainnya sangat rendah. Malah, penelitian menunjukkan bahwa alih-alih merusak persendian Anda, bersepeda justru memperkuat mereka.

5. Peningkatan Mobilitas Sendi:

Bersepeda membantu meningkatkan jangkauan gerak sendi Anda. Lutut, pergelangan kaki dan sendi pinggul dipengaruhi oleh bersepeda. Ketika Anda mengayuh, semua sendi ini berputar, yang mana bagus untuk rentang gerak para sendi tadi dan menjadikannya kuat.

6. Mudah dan Nyaman:

Bersepeda dapat dilakukan oleh semua kalangan olahraga – pemula, menengah, maupun yang sudah ahli. Sepeda statis dapat memberi pilihan untuk mengubah kecepatan sesuai dengan kapasitas Anda sendiri. Berolahraga dengan sepeda statis juga sangat nyaman karena Anda dapat melakukan banyak hal sambil berolahraga, seperti menonton TV, membaca, dan lainnya hanya dengan duduk. Hal ini juga bisa mempermudah Anda yang selalu sibuk dan tidak dapat menemukan waktu yang tepat untuk berolahraga.

7. Ramah Cuaca:

Dengan bersepeda dalam ruangan, Anda bisa melakukan sesi latihan cardio tanpa gangguan apapun dari cuaca.

8. Penghilang Stres:

Sepeda statis juga bisa memperbaiki suasana hati serta meningkatkan tingkat energi. Melakukan olahraga ini dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mental Anda.

9. Tubuh Bagian Bawah Yang Mengagumkan:

Tubuh Bagian Bawah Yang Mengagumkan
Tubuh Bagian Bawah Yang Mengagumkan

Bersepeda secara teratur dapat mengencangkan sebagian besar otot-otot tubuh bawah Anda – paha bagian dalam, paha luar, paha belakang, betis, tulang kering dan bokong.

10. Kesehatan yang Lebih Baik:

Bersepeda tidak hanya membantu menurunkan berat badan tetapi juga meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan. Menurut womenshealthmag.com, seorang pengendara sepeda hidup dua tahun lebih lama daripada non-bikers dan menderita 15% lebih sedikit penyakit. Bersepeda juga luar biasa untuk kesehatan kardiovaskular. Oleh karena itu, latihan ini dapat meningkatkan kesehatan internal dan juga meningkatkan kualitas hidup.

Tips Untuk Latihan Bersepeda yang Baik:

Berikut adalah beberapa tips yang harus Anda masukkan dalam latihan sepeda statis untuk mendapatkan hasil terbaik:

1. Pelana atau Sadel:

Pilih pelana Anda dengan bijak. Pelana, sadel, atau kursi harus nyaman agar tidak menciderai bagian bokong saat berolahraga.

2. Posisi:

Usahakan kursi Anda diatur posisinya oleh seorang profesional. Jika Anda melakukannya sendiri, ingatlah bahwa kursi harus setinggi dimana kaki Anda hanya sedikit ditekuk saat Anda bersepeda. Hal ini supaya menghilangkan risiko tekanan pada sendi lutut dan memberi Anda kontrol yang lebih baik.

3. Setang:

Sebagian besar profesional menyarankan Anda untuk membeli sepeda statis dengan setang. Bagian setang harus ditempatkan lebih tinggi dari tempat duduk Anda, serta jarak setang harus sepanjang lengan dari tubuh Anda. Menggunakan setang akan menggerakkan tubuh bagian atas.

4. Resistensi:

Sementara kecepatan memberi Anda manfaat kardio, resistensi diperlukan untuk latihan kekuatan. Jika tidak menggunakan resistensi yang cukup, Anda tidak bisa melatih otot-otot. Itu berarti Anda tidak membakar kalori sebanyak yang Anda bisa dan mengorbankan hasilnya. Oleh karena itu, gunakan cukup resistensi bahkan jika itu berarti kecepatan Anda melambat.

5. Posisi Tubuh Anda:

Manfaat Sepeda Statis
Manfaat Sepeda Statis

Jangan terlalu condong ke depan saat bersepeda. Bersandar sedikit dan jaga otot inti Anda tetap ketat saat menggunakan sepeda statis. Ketika Anda terlalu membungkuk, hal itu dapat mengganggu pernapasan dan asupan oksigen. Ini berarti Anda akan kehabisan tenaga lebih cepat dan tidak bekerja dengan optimal.

6. Memiliki Variasi:

Pastikan ada variasi dalam latihan Anda. Jika Anda mengayuh dengan kecepatan yang sama selama satu jam tanpa variasi apa pun, Anda tidak akan mendapatkan hasil yang diinginkan karena otot Anda beradaptasi dengan gerakan yang diulang untuk waktu yang lama. Karena itu, Anda perlu menstimulasi otot-otot secara konstan dengan variasi untuk menjaga tubuh tetap ‘terjaga’ dan membakar kalori maksimum. Sepeda statis, seperti juga treadmill, memiliki pilihan seperti bukit, menurun, jalan datar, variasi hambatan, dan banyak lagi.

7. Musik:

Gunakan musik untuk membuat latihan Anda makin seru. Manusia memiliki insting untuk bergerak dengan ketukan. Buat daftar lagu untuk latihan sepeda statis Anda. Anda dapat memilih lagu berdasarkan ketukannya dan menggunakannya untuk membawa variasi dalam latihan Anda, seperti mengayuh lebih cepat pada lagu upbeat dan menggunakan variasi bukit atau resistensi untuk lagu ballad.

Cara Memilih Sepeda Statis:

Sepeda statis merupakan salah satu peralatan olahraga yang paling hemat anggaran. Penting untuk mengetahui bagaimana memilih sepeda untuk olahraga rutin Anda.

  • Sepeda statis Anda harus memiliki pelana atau sadel yang nyaman, yang dapat disesuaikan dengan ketinggian yang baik.
  • Selanjutnya, ketahui berat sepeda sebelum membeli. Sepeda untuk kategori berat yang lebih rendah biasanya lebih murah, namun baiknya Anda mempertimbangkan bobot semua anggota keluarga yang mungkin akan memakai sepeda statis ini. Sehingga bisa dipakai bersama-sama.
  • Jika Anda atau pengguna sepeda lainnya mungkin memiliki masalah punggung, disarankan untuk membeli sepeda dengan sandaran. Di sisi lain, jika tidak ada masalah punggung, maka jangan terpikat untuk membeli model yang lebih mahal hanya demi aksesori tambahan yang tidak Anda perlukan.
  • Setang harus dapat disesuaikan dan dapat digerakkan.
  • Pastikan sepeda Anda memiliki opsi untuk menggunakan resistensi. Biasanya, ada pompa di dekat setang di mana Anda dapat mengubah resistensi. Periksa terlebih dahulu apakah berfungsi dengan baik atau tidak.
  • Fitur penting berikutnya yang tak kalah penting adalah tampilan layar. Pastikan sepeda statis Anda memiliki layar tampilan yang dapat menunjukkan kecepatan, detak jantung, dan jumlah kalori yang terbakar. Hal ini sangat membantu karena Anda dapat merekam kemajuan Anda.
  • Jika anggaran memungkinkan Anda mencari opsi yang lebih mahal, Anda dapat mencoba sepeda yang dilengkapi dengan fitur tambahan. Ada pilihan sepeda statis yang dilengkapi dumbbell, atau stepper dan twister yang terpasang pada model 6000R Bodygym.
  • Periksa ulasan sebelum Anda melakukan pembelian untuk mengetahui apakah sepeda itu kokoh dan cukup aman.

Itu tadi hal-hal dasar yang perlu diketahui sebelum membeli sepeda statis. Pastikan untuk meminta penjual untuk menyerahkan kartu garansi yang disediakan oleh perusahaan. Investasi pada sepeda yang bagus dapat membantu Anda berolahraga dan merasakan manfaatnya secara signifikan.

Kesimpulan:

Bersepeda sangat bagus untuk tujuan penurunan berat badan dan membentuk tubuh, terutama bagian bokong, kaki, dan betis. Namun, tentunya Anda tidak bisa hanya bersepeda sepanjang waktu karena latihan ini hanya berfokus pada tubuh bagian bawah, dan tidak banyak untuk tubuh bagian atas. Jadi Anda juga harus memasukkan kegiatan cardio lainnya sebagai pelengkap. Terakhir, meski sepeda statis pilihan yang sangat bagus untuk berolahraga, Anda juga bisa menggunakan sepeda biasa untuk perjalanan jarak dekat. Sebab, bersepeda tidak hanya memberi Anda semua manfaat kesehatan yang disebutkan di atas tetapi juga ramah lingkungan dan ramah saku.

Selamat mengayuh!